Begini Cara Pebalap MotoGP Beramal

Begini Cara Pebalap MotoGP Beramal

Syubhan Akib - detikOto
Rabu, 11 Sep 2013 15:36 WIB
Begini Cara Pebalap MotoGP Beramal
Jakarta - Tidak bisa dipungkiri kalau MotoGP merupakan balapan motor paling banyak disukai di dunia. Akibatnya, para pebalap MotoGP menjadi idola. Pelelangan memorabilia para pebalap pun mampu meraup Rp 3,77 miliar.

Pelelangan massal barang-barang memorabilia para pebalap MotoGP ini dilakukan sebagai upaya pengumpulan dana untuk masyarakat miskin Afrika. Total US$ 377.000 atau sekitar Rp 3,77 miliar terkumpul.

Pelelangan ini digalang oleh organisasi Riders for Health yang fokus menyediakan fasilitas kesehatan pada 14 juta warga Afrika dengan mengandalkan motor untuk mencapai pemukiman-pemukiman Afrika yang terpencil.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berbagai barang dilelang pada kesempatan ini dan barang yang paling di incar adalah ban balap Bridgestone yang telah ditanda-tangani oleh para pebalap MotoGP. Ban ini laku hingga US$ 7.217 atau sekitar Rp 80 jutaan.

Sementara juara dunia sembilan kali, Valentino Rossi berhasil mengumpulkan dana hingga US$ 20.788 (Rp 233 jutaan). Bahkan saat diatas panggung lelang, dia melepas topinya dan menawarkan untuk dilelang. Hasilnya, topi itu laku US$ 1.569 (Rp 17,5 jutaan).

Dalam 10 tahun terakhir, total dana dari pelelangan atribut Rossi oleh Riders for Health mencapai US$ 400.000.

Selain Rossi, rokkie paling fenomenal dalam sejarah Marc Marquez juga menarik perhatian. Pelindung siku Marquez saja laku 3.800 pounds dan secara total hampir US$ 17.000 (Rp 190 jutaan) berhasil dikumpulkan dari pelelangan memorabilia Marquez.

Sementara Lorenzo berhasil menjual berbagai meorabilia miliknya dengan total harga 3.700 pounds (Rp 65 jutaan). Nicky Hayden meningkatkan bantuan setelah memorabilianya terjual US$ 13.440 (Rp 150 jutaan).

Semua uang yang dikumpulkan itu rencananya akan digunakan untuk membayar lebih banyak ahli kesehatan untuk bekerja di Afrika sehingga ribuan orang di berbagai desa terpencil bisa mendapatkan bantuan kesehatan.

(syu/ikh)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads