Dalam laporan keuangannya, seperti dikutip Reuters, General Motors memaparkan kalau ada kompensasi sebesar US$ 11,1 juta untuk CEO-nya dengan US$ 2 juta diantaranya adalah opsi saham terbatas yang belum diambil Akerson.
Sementara bila melihat gaji pokoknya, gaji pokok Akerson sesungguhnya tidak naik, tetap US$ 1,7 juta per tahun. Pendapatan besar tadi adalah tambahan-tambahan tunjangan dan saham.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, laba bersih perusahaan turun 32,7 persen menjadi US$ 6,19 miliar akibat berbagai masalah keuangan di Eropa. Tapi, harga saham GM tercatat naik tiap tahunnya.
Pendapatan yang didapat Akerson ini sesungguhnya tidak besar bila dibanding dengan rivalnya Alan Mulally yang memimpin Ford.
Bos produsen mobil Ford itu merupakan bos otomotif dengan pendapatan terbesar di dunia. Pada tahun 2012 silam, Alan Mulally mendapatkan hampir US$ 21 juta atau sekitar Rp 203,98 miliar.
(syu/ddn)











































Komentar Terbanyak
Prabowo Klaim Upah Ojol Naik 3 Kali Lipat, Begini Reaksi Asosiasi
Pertalite Mau Dibatasi, Bahlil: yang Kaya Jangan Ambil Hak Rakyat
Viral Ribut-ribut Perkara Parkir: Istri Turun buat Nge-tag Tempat, Emang Boleh?