Dilansir situs resmi Toyota, Prius PHEV yang diberikan kepada Pangeran Albert II merupakan Prius listrik pertama yang diproduksi di Eropa. Prius listrik akan menggantikan Prius hybrid biasa yang sebelumnya sudah dipakai Pangeran Albert II.
"Kami bangga bisa mengirimkan kendaraan Plug-in Hybrid Electric Vehicle pertama di Eropa kepada Yang Mulia," ujar Presiden dan CEO Toyota Motor Eropa Didier Leroy.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kecintaannya pada mobil ramah lingkungan pun terlihat di kebijakannya. Pada Februari 2012 lalu, pemerintah Monako memperkenalkan subsidi untuk mobil ramah lingkungan.
Subsidi harga sebesar 5.500 euro itu berlaku mobil-mobil hybrid yang mengeluarkan emisi karbondioksida lebih rendah dari 60 g/km. Sementara untuk mobil listrik subsidi yang diberikan lebih tinggi lagi yakni sebesar 9.000 euro.
Biar mobil listrik tetap hidup di jalanan Monako, pemerintah menyediakan setidaknya 424 stasiun pengisian baterai di Monako. Prius PHEV sendiri mengeluarkan emisi CO2 sebesar 49 g/km.

Mobil ini menggunakan sistem Hybrid Synergy Drive® dan memiliki jarak jelajah 25 km dengan mode listriknya. Baterai mobil bisa diisi dalam 90 menit.

Untuk mencapai jarak yang lebih jauh lagi, Prius PHEV menggunakan sistem hybrid yang sama seperti Prius standar. Dengan demikian jarak jelajah Prius PHEV bisa mencapai 1.200 km.
Bagaimana rasanya menjajal mobil yang memiliki angka konsumsi BBM setara 250 km per liter ini? Simak saja artikelnya di sini
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Merasa Jago Nyetir? Buktikan di Kuis Ujian 'SIM' DetikOto, Ada Hadiahnya!
Opsen Mencekik! Muncul Gerakan Setop Bayar Pajak Kendaraan