Carlos Ghosn terbilang sukses menakhodai dua perusahaan berbeda kultur Nissan dan Renault. Namun begitu dia mundur dari CEO, dia menyarankan kedua perusahaan itu dipimpin oleh dua orang saja."Saya sudah dikorbankan sebagai CEO dari 2 perusahaan. Saya tidak mengharapkan orang lain untuk mengikuti seperti saya untuk urusan pribadi. Dimana ada sesuatu yang salah di sana, Anda selalu diminta bertanggung jawab. Itu tidak normal," ujar Ghosn di Reuters, Rabu (13/6/2012).
Ghosn menuturkan para pemilik saham di Renault dan Nissan selama ini melihat 1 bos untuk dua perusahaan cukup memberikan keuntungan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika ditanya apakah ada kemungkinan Nissan dan Renault melakukan merger, dia menepis hal itu.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?