Menpera Djan Faridz Setia dengan Lexus

Menpera Djan Faridz Setia dengan Lexus

Feby Dwi Sutianto - detikOto
Kamis, 15 Mar 2012 09:16 WIB
Menpera Djan Faridz Setia dengan Lexus
Jakarta - Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) Djan Faridz segelintir dari sekian anggota kabinet yang lebih memilih menggunakan mobil pribadinya ketimbang mobil dinasnya. Bos Tanah Abang ini lebih banyak menunggangi Lexus LS 600hl warna hitam keluaran tahun 2008.

Selain Djan, ada beberapa menteri yang melakukan hal sama seperti Menteri BUMN Dahlan Iskan dan Menteri Perindustrian MS Hidayat yang setia dengan Mercy pribadinya.

Menurut sumber di Kemenpera, sejak ditunjuk jadi Menpera Oktober tahun lalu, pria berkacamata ini lebih banyak memakai Lexus hybrid keluaran 2008 dengan pelat nomor RI 44.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mobil yang merupakan sedan hybrid mewah pertama di Indonesia ini harganya mencapai Rp 2,7 miliar dan selalu setia menemani Djan Faridz bertugas ketimbang Toyota Crown Royal Saloon yang kelasnya di bawah Lexus.

"Karena tidak empuk dan suspensinya kurang nyaman. Mobil dinasnya sekarang digunakan oleh istrinya," kata sumber tersebut kepada detikFinance, di kantor Kemenpera, Rabu (14/3/2012)

Dari sisi mesin Lexus LS 600 hl merupakan gabungan antara mesin bensin berkapasitas 5.000 cc V8 yang mampu menghasilkan tenaga mencapai 394 PS, dan motor listrik yang memiliki tenaga mencapai 224 PS.

Meskipun bermesin bengkak, namun tidak begitu dengan konsumsi bahan bakarnya karena mesin hybrid. Lexus mengklaim, LS 600hL bisa menempuh jarak 12,5 km untuk 1 liter bensin, dan tentunya berkat teknologi mesin hybrid tersebut.


Sementara itu Djan Faridz saat dikonfirmasi menjelaskan secara prinsip ia bukan penggemar mobil Lexus. Alasannya lebih memakai mobil pribadinya karena ada kerusakan pada mobil dinasnya Toyota Crown Royal Saloon.

"Kebetulan mobil yang itu (dinas) sedang rusak. Kalau nggak rusak saya pakai mobil itu," katanya

"Saya bukan penggemar mobil lexus, saya sukanya sama mobil kaki panjang," jelasnya.

Seperti diketahui Djan Faridz ditunjuk menjadi Menpera tanggal 17 Oktober 2011 lalu, ia menggantikan Suharso Monoarfa yang mengundurkan diri. Sejak awal menjadi menteri ia cukup punya gebrakan dengan memangkas suku bunga KPR subsidi (FLPP) hingga 7,25%.




(hen/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads