Anggota Komisi I DPR dari Fraksi Demokrat tersebut mengatakan dirinya ingin menjadi pelopor diantara anggota dewan untuk menggunakannya.
"Saya serius. Saya sudah hubungi pihak-pihak yang terkait dengan mobil ini," cetusnya kepada detikOto, Selasa (3/1/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Roy yang juga pecinta mobil klasik ini lalu menjelaskan kalau dirinya berharap bila dirinya menggunakan mobil ini kelak, para anggota dewan akan terpanggil untuk ikut membeli juga.
"Saya yakin produk ini bagus dan ini harus dipelopori mulai dari DPR lalu ke DPRD dan pejabat pemerintah," tandasnya.
Dirinya yakin kalau Esemka memiliki masa depan yang cerah bila dilepas dengan strategi-sterategi tadi. Apalagi bila dihitung kuantitas, anggota DPR, DPRD, Gubernur, Bupati, Walikota dan pejabat lainnya jumlahnya tergolong sangat banyak.
Hal ini tentu saja selain mendorong produksi Esemka untuk berkembang juga menjadi contoh bagi masyarakat banyak tentang pentingnya menggunakan produk karya anak bangsa.
Mobil bermodel Sport Utility Vehicle (SUV) ini sendiri diperkuat dengan mesin bensin 4 silinder berkapasitas 1500 cc dengan teknologi multi point injection rakitan 2011. Mesinnya mampu menghasilkan tenaga sebesar 105 hp pada putaran 5.500 rpm dengan torsi maksimum mencapai 145 Nm di 4.100 rpm.
Mobil ini mampu menampung 7 orang karena mempunyai panjang 5.035 mm, lebar 1.690 mm,dan tinggi 1.630 mm, sehinga mobil tersebut tergolong handal untuk keluarga Indonesia. Apalagi mobil tersebut masih bisa mengkonsumsi bahan bakar bensin (RON 88) atau premium dengan kapasitas tangki 75 liter.
Hebatnya Esemka sudah tersemat fitur elektronik mirip SUV premium lainnya, misalnya power steering, central lock, power windows, AC dual zone, sensor parkir, dan CD player. Sementara itu ATPM selaku penjual dan distribusi Esemka akan dipegang oleh PT Solo Manufaktur Kreasi.
Walikota Surakarta Joko Widodo menyebutkan jika diproduksi massal mobil ini harganya mencapai Rp 95 juta.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
Impor Pickup India Disebut Lebih Murah, Segini Harganya
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih