Kim Jong-il, Pecinta Rahasia Mercedes-Benz

Kim Jong-il, Pecinta Rahasia Mercedes-Benz

- detikOto
Rabu, 21 Des 2011 12:48 WIB
Kim Jong-il, Pecinta Rahasia Mercedes-Benz
Pyongyang - Di Korea Utara, jumlah mobil yang berkeliaran di jalanan sangat sedikit karena rakyatnya miskin. Namun pemimpin Korea Utara yang kini sudah meninggal Kim Jong-il diam-diam merupakan pecinta Mercedes-Benz sejati.

Berkuasa selama 18 tahun, Kim Jong-il dikenali dengan mobil-mobil Mercedes-Benz miliknya yang mengkilat. Kabarnya seperti dilansir jalopnik, Rabu (21/12/2011) sang penguasa tertinggi Korut itu menghabiskan kocek sebesar U$ 20 juta untuk membeli ratusan mobil Mercy.

Darimana uang itu, dia dikabarkan membeli mobil dari dana US$ 80 juta yang seharusnya ditujukan untuk dana kemanusiaan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Entah itu kenyataan atau tidak yang pasti hal itu ada dalam buku berjudul Escaping North Korea: Defiance and Hope in the World's Most Repressive Country yang ditulis oleh pembelot Korea Utara yakni Mike Kim.

Selain Mercedes, Kim Jong-Il juga memiliki mobil mewah Maybach yang merupakan keluaran Daimler sama seperti Mercedes-Benz. Dia menukar mobil itu pada 2009 lalu untuk dua unit mobil antipeluru Mercedes-Benz S600 Pullman Guard.

Kedua mobil itu diimpor dari China dengan harga mencapai US$ 3,1 juta.

Mobil-mobil Mercy itu kadang tidak dipakai Kim, dia juga termasuk royal memberikan mobil-mobilnya kepada pejabat Korut sebagai hadiah. Contohnya di 2010 lalu dia memberikan 160 Mercy kepada pejabat-pejabat top.

Bagaimana awalnya Kim Jong-il menjadi penggemar Mercy? Kim rupanya ketularan cinta Mercedes-Benz dari ayahnya Kim il-Sung, yang juga memiliki Mercedes 500 SEL. Mobil itu dipamerkan di Mansoosan Memorial Palace tempat jenazah Kim il-Sung berada.

Pertanyaan yang menarik tentunya ada di penerus Kim Jong-il yakni Kim Jong-un. Apakah dia memiliki selera yang sama dengan ayah dan kakeknya? Atau karena masih muda dia memilih mobil yang lain, Lamborghini misalnya? Entahlah, Korea Utara masih tertutup dan penuh rahasia.


(ddn/ddn)

Berita Terkait