Land Cruiser Muammar Khadafi Jadi Pajangan

Land Cruiser Muammar Khadafi Jadi Pajangan

- detikOto
Senin, 24 Okt 2011 09:44 WIB
Land Cruiser Muammar Khadafi Jadi Pajangan
Tripoli - Pasukan revolusioner memajang tunggangan terakhir Muammar Khadafi yakni sebuah Toyota Land Cruiser di atap sebuah pasar di Misrata. Mobil ini ditempatkan dekat jenazah Khadafi.

Seperti dilansir Daily Mail, Senin (24/10/2011), Land Cruiser merupakan tunggangan terakhir Khadafi saat pesawat NATO menghajar konvoi kendaraan Khadafi, ketika Khadafi berusaha melarikan diri dari kejaran pasukan revolusioner.

Meski terkena serangan udara, tidak terlihat tanda-tanda mobil mengalami kerusakan parah. Mobil itu terlihat hanya mengalami kerusakan pada jendela. Sementara bodinya sudah dipenuhi dengan coretan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Khadafi sebelumnya pernah terlihat mengendarai mobil yang sejenis bulan April lalu saat berkeliling kota Tripoli sebelum kota itu dikuasai pasukan revolusioner. Belum diketahui apakah ini mobil yang sama.



dok Daily Mail

Warga Lybia dan pasukan revolusioner terlihat berpose dengan mobil segala medan yang tangguh ini.

Khadafi sendiri tewas dengan luka tembak di kepala dan kedua kakinya. Mayat Khadafi yang telanjang dada, diseret oleh pasukan dan dibawa ke sebuah masjib di Kota Misrata. Sebelum berpulang, Khadafi sempat menuliskan surat wasiatnya.

Dalam surat itu, Khadafi menuliskan sejumlah permintaan terakhirnya. Salah satunya, Khadafi meminta agar jenazahnya tidak dimandikan.

"Ini adalah surat wasiat saya. Saya, Moammar bin Mohammad bin Abdussalam bi Humayd bin Abu Manyar bin Humayd bin Nayil al Fuhsi Khadafi, bersumpah tidak ada Tuhan lain selain Allah dan Muhammad adalah Nabi Allah. Saya bersumpah akan mati sebagai Muslim," demikian bunyi surat wasiat tersebut.

"Jika saya terbunuh, saya ingin dikuburkan sesuai ritual Islam, dalam baju yang saya kenakan saat saya meninggal, tubuh saya tidak dimandikan, di pekuburan di Sirte, di samping keluarga dan kerabat saya," demikian bunyi surat wasiat yang dipublikasikan di situs Seven Day News milik Khadafi seperti diberitakan BBC, Senin (24/10/2011).


(ddn/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads