PAMOR
Logo PAMOR

Rabu 13 Desember 2017, 13:05

Cafe Racer Ini Disapa Amoracer, Keren Tidak?

  • Caferacer Ini Disapa Amoracer, Keren Tidak?
    // Motor
  • Caferacer Ini Disapa Amoracer, Keren Tidak?
    // Motor
  • Caferacer Ini Disapa Amoracer, Keren Tidak?
    // Motor
  • Caferacer Ini Disapa Amoracer, Keren Tidak?
    // Motor
Modifikasi motor Cafe Racer memang tengah digandrungi, soalnya tampilan berbeda dengan nuansa klasik kerap menjadi jawaban para pecinta modifikasi. Seperti yang dilakukan Banter Prayogo asal Jambi mempermak abis Honda Tiger 2007 miliknya dengan gaya Cafe Racer. Hasilnya bisa dikatakan cukup memukau.

"Dengan mengusung konsep caferacer, biarpun kata tak se-elok CR di luar sana, tapi saya sudah merasa senang, biar bagai manapun ini hasil karya kreatifitas sendiri, mengejar konsep rapih," ujar Banter Prayogo.

Lihat: Parade Modifikasi Mobil dan Motor

"Seiring perkembangan zaman, style motor classic sudah semakin langka. Padahal dibanding motor sekarang, motor clasic memiliki tampilan yang terkesan apik untuk di pandang dan di tunggangi yang tentunya tidak membosankan sebagaimana tampilan motor pada zaman sekarang ini. Aliran modifikasi cafe racer tentunya menjadi jawaban akan persoalan tersebut, menurut saya Amoracer mmpunyai daya tarik tersendiri sebagai wadah kreativitas untuk menunjukan kemampuannya menggabungkan antara seni dan otomotif," tambahnya.

Prayogo pun mengatakan dengan menghabiskan dana hingga Rp 16-17 juta dan menghabiskan waktu hingga bulan, akhirnya Prayogo bisa membuktikan dirinya mampu melahirkan motor modifikasi bergaya Cafe Racer.

Honda Brio Ini Milik Bos Laundry

"Untuk soal biaya total modifikasi pengerjaan dan bahan kurang lebih sekitar Rp 16-17 jutaan, tapi itu diluar harga motor tersebut. Sedangkan untuk pengerjaan motor saya yang saya beri nama Amoracer ini membutuhkan waktu 3 bulanan. Didampingi oleh rekan saya sebagai mekaniknya dan saya sebagai desain konsep. Maklum lama, karena saya ngebangun Amoracer ini dengan perlahan, setiap selesai gajian baru deh saya bisa nyicil lagi siapin bahan, itung itung sambil menikmati prosesnya. Alhamdulillah sekarang bisa kelar juga," katanya.

Berbagai perubahan dilakukan disetiap sudut, semuanya dilakukan untuk menjadikan Honda Tiger 2007 miliknya benar-benar berbeda dibandingkan lainnya.

"Amoracer klasik tapi menarik. Itulah yang dapat saya ungkapkan terhadap tunggangan saya sehari hari. Saya memang berniat merubah tampilanya dari yang standar menjadi lebih menarik, yaitu dengan memodifikasi motor tersebut menjadi tampilan klasik ala cafe racer. Banyak part yang harus di ganti. dari bawaan tiger standard saya hanya memakai rangka dan mesinya saja," katanya.

Selain itu Prayogo juga ikut menyelipkan part custom. Mulai dari roda, menggunakan pelek Rossi ring 17 ukuran 250 depan & 300 belakang, tromol memakai punya cb 150 depan belakang, dan ban swallow clasicc 350 depan & 400 belakang.

Lari kesuspensi Prayogo memilih untuk menggunakan upsidedown custom dibagian depan dan shock yoko di bagian belakang. Perubahan juga dilakukan pada bagian stang jepit custom diamer 51mm.

"Begitu juga dengan sistem pengereman depan, saya merencanakan untuk menggunakan doble disc meskipun saat ini masih menggunakan 1 pengereman depan karena kalipernya belum lengkap kanan kiri. Selain itu pengereman belakang saya juga melakukan perubahan dari yang awalnya hanya pengereman tromol, saya ubah ke cakram dengan menggunakan set pengereman cb 150," ujarnya.

Namun tampilan yang benar-benar berbeda terletak pada tangki, jok bodi dan spakbor juga custom lampu, baik head lamp lampu sen dan stop lamp. Semua parts memang sengaja disesuaikan dengan konsep awal dan tentunya juga memikirkan untuk bisa menghemat budget.

"Saya ingin, meskipun saya ini baru pertama kali bermain di modifikasi motor dengan budget yang terbatas juga, tapi setidaknya saya bisa mendapatkan kepuasan terhadap hasilnya. Saya ingin motor saya itu rapih dan tangguh baik secara penampilan maupun tenaga, tapi tentunya tidak terlalu memaksakan. Untuk mesinnya sendiri saya hanya mengganti noken as-nya memakai noken as racing dan karburator keihin PE 28 copotan dari motor NSR SP. just simple but I'ts Ok," ujarnya.

Pesan semangat untuk para modifikator pun diungkapkan Prayogo, untuk tetap semangat saat ingin melakukan modifikasi.

"Buat temen temen bikers yang sedang memodifikasi motor kesayanganya, tetap semangat ya guys, apapun alirannya, berapapun budgetnya itu bukan menjadi jaminan guys. Kreatifitas dan kesabaran-lah yang utama. Hasil itu gak akan menghianati proses, so nikmati proses modifikasinya, jangan terburu buru, terkadang ide cemerlang itu datang pas kita lagi santai. salam nunduk dari Batam," ujarnya.
Copyright @ 2020 detikcom. All Right Reserved