Dalam kesempatan ini, detikOto menjajal motor bergaya klasik, Honda CB1100. DetikOto mengendarai motor klasik bermesin 4 silinder berpendingin udara ini sejauh sekitar 200 km dari pabrik Honda di Penang sampai salah satu rest area di Plus Highway, Malaysia.
Mengendarai Honda CB1100 penuh dengan sensasi. Tanpa windshiled melaju hingga 150 km/jam, angin menerpa sangat kencang dari depan.
Posisi riding Honda CB1100 bagi detikOto cukup nyaman. Suara gahar mesin empat silinder mewakili tenaga dari motor.
Usai rehat di salah satu rest area Plus Highway, Malaysia, detikOto kembali menggunakan Honda CBR500R yang sudah dipakai hari sebelumnya. Sebelum memasuki Kuala Lumpur, perjalanan Honda Asian Journey sempat diwarnai dengan hujan. Cukup menantang memang mengendarai motor saat hujan di jalan tol dengan kecepatan tinggi.
(rgr/ddn)











































Komentar Terbanyak
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Cabut ke Vietnam, Ribuan Pegawai Kena PHK
2 Pabrik Otomotif Jepang di RI Mau Cabut ke Vietnam, Ini Alasannya
Indonesia Ditinggal Kabur Pabrik Otomotif, Pemerintah Harus Ambil Sikap!