Sensasi Motor 4 in 1 Ducati Multistrada

Laporan dari Thailand

Sensasi Motor 4 in 1 Ducati Multistrada

Isfari Hikmat - detikOto
Jumat, 04 Mar 2016 18:05 WIB
Sensasi Motor 4 in 1 Ducati Multistrada
Foto: Ducati
Chiang Rai - Jurnalis se-Asia berkesempatan menjajal motor Ducati Multistrada 1200S di Chiang Rai, Thailand, beberapa waktu lalu. Mesin 1.200 cc itu dites sejauh 350 kilometer melintas dua provinsi di bagian utara.

Chiang Rai dipilih sebagai ajang uji coba karena memiliki karakter jalan perpaduan jalanan kota dan pedesaan. Lalu lintasnya juga tidak terlalu padat termasuk saat ada di kota.Β  Sementara jalanan berkelok ditemui saat memasuki kawasan perbukitan.

Sistem aktivasi semi elektrik dalam radius dua meter mengaktifkan panel LED 15 inco. Pengendara lalu membuka tombol kunci untuk menekan tombol aktivasi. Suara khas mesin Ducati mulai meraung-raung. "Yes, it is speed. Namun andalah yang mengendalikannya," ujar Direktur Marketing Ducati Asia David JamesΒ  mencoba menenangkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



Berikut kesan-kesan selama detikOto mengendarainya :

1. Tangguh dan Stylish.

Foto: Ducati

Kesan pertama dari tampilannya, Multistrada 1200S terlihat tangguh dan stylish. "Ini karena permukaannya ramping dan berotot. Bahu tinggi dan lebar. Bagian belakang yang tajam. Serta siluet dinamisnya," ujar David James.

Model Ducati ini memberikan pengalaman berkendara jarak jauh namun tetap bergaya, journey in style. Karakter motor tangguh terlihat dari garis design dan warna merah khas. Bagian depan memiliki kemampuan aerodinamis sementara ramping di tengah memudahkan rider.

Posisi menunggangi kuda besi ini tidak membuat badan rider cepat lelah. Kesan gagah dengan setang (handl ebar) lebar dan posisi duduk selama berkendara memberi kesan stylish.

2. 4 Riding Mode in 1

Foto: Ducati
Bukan hanya dari tampilan namun juga sistem berkendaranya. Ducati Multistrada menawarkan konsep riding 4-bikes-in-1 yakni sport, touring, urban, dan enduro. Keempat model berkendara ini dapat dioperasikan dengan mudah. Tombol riding mode di sebelah kiri memudahkan pengendara menggantinya kapan saja.

Panel display 5 inch di dashboard akan menunjukan pilihan yang dikehendaki, tekan enter selama tiga detik. Riding mode dapat diaktifkan saat kondisi diam, bila ingin diaktifkan saat berjalan pengendara hanya perlu menutup throttle. Begitu sistem diaktifkan, otomatis terjadi penyesuaian dengan sistem brake, suspension, sekaligus tarikan mesin.


Ketika menguji pada sistem urban dan enduro, motor terasa lebih ada akselerasi. Saat mengaktifkan sport mode, sistem kemudi dan suspensi terasa lebih berat. Fitur Ducati Wheelie Control (DWC) mengatur sistem fokus pada kecepatan, akselerasi maksimal, dan keamanan saat pengereman.

3. Motor Touring Bermesin Superbike

Foto: Ducati
Motor ini juga dirancang agar posisi pengendara dan penumpang dibuat dalam suatu konfigurasi chassis. Posisi demikian membuat nyaman saat berkendara jarak jauh dan aman saat melaju kencang. Termasuk saat mengerem, system rem motor superbike menjaga orientasi pengendara yang mendadak saat menurunkan kecepatan sesegera mungkin.

Posisi duduk pengendara dan penumpang juga telah didesign agar keduanya onboard comfort. Ketika ditanyakan apakah Ducati Multistrada 1200s ini motor touring atau superbike. David menjawab Multistrada 1200s motor memiliki kedua sistem itu. Multistrada 1200s fleksibel saat berkendara jarak jauh, melintasi jalanan offroad, bermanuver di belokan, ataupun ngebut di trek jauh.

Mesin 1.200 cc



Ketinggian tempat duduk pun bisa disesuaikan antara 80cm hingga 84. Kerampingan dudukan membuat tipe pengendara Asia masih nyaman menunggangi kuda besi ini. Namun disarankan berkendara dengan stamina bagus, karena bobot motor mencapai 200 kilogram lebih dikhawatirkan jadi kendala saat posisi diam.

4. Mesin Canggih

Foto: Ducati
Dalam sebuah video singkat yang dipertunjukan David kepada jurnalis. Tampak bagaimana kerja mesin baru Testastertta DVT (Desmo Variable Timing). Variasi valve terlihat antara kompresi, tenaga, dan pembuangan bekerja dengan minimal overlap. Hal ini yang memungkinkan mesin tetap stabil dan halus baik dalam rpm tinggi maupun rendah.
Β 
Dalam posisi Touring dan Sport riding mode mesin dapat dipacu hingga 160 horse daya kuda, namun saat dalam posisi Urban dan Enduro mesin akan terpatok pada 100 daya kuda. Sebagaimana varian Multistrada lainnya yang dibenamkan sistem elektronik canggih, Inertial Measurement Unit (IMU) yang dikembangkan Bosch.

Pada touring mode mesin disetting memberikan rasa nyaman karena suspensi akan dimaksimalkan. Namun terasa tarikan mesin pada sistem ini lebih lama daripada mode lainnya. Mesin Ducati Testastretta DVT memiliki kemampuan menyesuaikan cara kerja mesin, namun tetap menjaga kelembutan dan tenaga mesin. Saat pada enduro mode yang cocok untuk berkendara off road, motor bisa tetap stabil dan tarikan mesin tersetting sehingga tidak akan berlebihan.

5. Terkoneksi dengan sistem iOS

Foto: Isfari Hikmat
Fitur menarik lainnya adalah aplikasi Multistrada pada sistem iOS. Sehingga mampu merekam jejak pengendara selama touring. Catatan jarak tempuh, temperatur, kecepatan, hingga lean angle (sudut kemiringan) saat berbelok bisa tercatat dengan baik.

Multistrada 1200s adalah varian pertama Ducati yang terkokeneksi dengan aplikasi iOS. Sistem ini menghubungi antara motor, headset dan smartphone rider. Mengunakan bluetooth Ducati Multimedia System yang terpasang handlebar dan sistem TFT di dashboard yang canggih. Memungkinkan rider mampu untuk menerima pesan, telepon, atau mendengarkan musik. Mirip sebuah audio di mobil.

Dengan aplikasi Multistrada Link App, rider juga mampu mengetahui kondisi motor, performanya, bahkan menyimpan catatan performa selama berkendara. Termasuk menampilkannya di social media.

Halaman 2 dari 6
(ddn/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads