1. Tampang yang modern dan sporty
|
|
Terlihat juga pada lampu depan, sein dan lampu belakang. Namun jika melongok ke bagian belakang force ini terlihat mirip Vega ZR.
Menariknya lagi pelek racingnya yang sporti menjadikan Force bakalan digemari oleh konsumennya. Bentuk spidometernya juga cukup oke sehingga pengendara lebih mudah melihatnya.
Secara keseluruhan Force ini sangat mencerminkan motor bebek yang handal dan sporti. Tampilannya tidak norak dan bodinya yang ramping akan semakin nyaman untuk dikendarai.
2. Performa mesin 115 cc
|
|
Sesekali dihadapi dengan jalan yang berlubang, Force tetap stabil dan hentakannya cukup halus.
Memasuki sesi kedua, detikOto mencobanya sebagai pengendara. Hasilnya dengan mesin berkapsitas 115 cc dengan fuel injection, forged piston dan teknologi low friction menjadikan Force lebih nyaman dan mudah dikendarai.
Memang disini tidak mencoba seberapa tangguh mesinnya karena jarak yang disediakan juga cukup pendek. Kurang lebih hanya 6 km.
Tapi dengan beberapa mesin terbaru serta teknologi baru yang dibenamkan, maka perpindahan gigi, handling serta performa Force memang cukup mumpuni. Perpindahan giginya halus, tenaganya juga responsif.
Sayang sesi test ridenya hanya sebentar, jadi belum bisa mengetahui secara detail atau belum intim merasakan ketangguhan force yang diklaim motor bebek bertenaga dan tangguh.
Tapi secara keseluruhan, Force ini cukup mumpuni dan patut direkomendasikan terutama bagi Anda yang selalu disibukan dengan segudang aktivitas.
3. Kesimpulan
|
|
Karena baru beberapa menit dengan Force jadi belum diketahui secara detail apa yang menonjol di motor bebek injeksi terbaru Yamaha ini.
Secara garis besar Force ini memiliki banyak keunggulan, seperti tarikannya bertenaga, responsif dan cukup mumpuni di segala medan jalan.
Bantingan shockbreakernya yang halus serta suara mesin dan perpindahan giginya yang halus menjadikan nilai plus bagi Yamaha Force ini dibanding Vega ZR.
Dari segi tampilan cukup oke, mesin juga oke. Bicara keunggulan pasti tidak ada habisnya.
- Point minus
|
|
Untuk point minus ini, yang detikOto rasakan dan lihat yakni penempatan kunci bagasi yang diletakan dibagian belakang atau diatas plat nomor di belakang.
Mungkin ingin terlihat beda, tapi dirasa kurang pas saja. Sebaiknya, ini hanya saran detikOto, kunci bagasi disimpan saja seperti biasanya atau dibuat menyatu dengan kunci kontak di depan.
Dari segi mesin memang oke, tapi sesekali jika dibawa sedikit kencang ketika perpindahan gigi masih terasa sedikit kasar dan gejala bunyi mesin berisik tetap sering terdengar. Apalagi saat menurunkan gigi dari 4 ke 3 atau dari 3 ke 2, saat menginjak pedal masih terasa kesulitan.
Untuk kesan pertama yang singkat ini kesimpulan yang detikOto dapatkan seperti itu. Tapi over all Force tetap mencerminkan motor bebek injeksi modern Yamaha di segmen entry level.
Halaman 2 dari 5












































Komentar Terbanyak
Tukang Tambal Ban Pungut Pelat Nomor Terbawa Banjir, Minta Tebusan Rp 50 Ribu
Pengendara Singapura Banyak yang Mau Balik Beli Mobil Bensin
Lawan Arah di Malaysia Didenda Rp 60 Juta, di Indonesia Cuma Rp 500 Ribu