Nah salah satu mobil yang harganya mencapai hampir Rp 1 miliar adalah SUV buatan Mazda, Mazda CX-9. Mobil dijual Mazda seharga Rp 818 juta on the road di Jabodetabek. Mobil yang model barunya sudah meluncur akhir 2018 itu langsung kami coba di jalanan yang cukup spesial, tol Bakauheni-Terbanggi Besar di Lampung yang baru diresmikan awal Maret lalu. Tol memiliki panjang 140,94 km cukup untuk mengalahkan panjang ruas tol Cikampek Palimanan yang mencapai 116,75 km.
Baca juga: Wuss! Mulusnya Tol Terpanjang Indonesia |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
Perjalanan dalam kapal ekonomi menempuh waktu sekitar 2 jam. Jika ingin cepat ada kapal eksekutif yang hanya butuh waktu sejam. Tiba di dermaga Bakauheni, mobil kami langsung menuju tol. Ternyata jaraknya tidak jauh dari dermaga. Belum sampai beberapa km, mobil kita akan diarahkan belok kiri masuk gerbang tol Bakau. Nah saatnya ngegas dengan CX-9 untuk mengetahui performa aslinya.
1. Eksterior Mazda CX-9
Mazda CX-9 Foto: Dikhy Sasra
|
Sebelum memulai, mari kita lihat dulu bagian luar mobil Mazda CX-9. Seperti halnya mobil Mazda lainnya, mobil memiliki desain Kodo yang khas. Jadi dari depan Anda mungkin susah membedakan antara Mazda CX-5, CX-3, dan CX-9. Meski bedanya ada pastinya.
Mobil yang digunakan detikcom merupakan Mazda CX-9 dengan warna Soul Red yang menggoda. Anda mungkin susah mendapatkan warna seperti itu di pabrikan lain. Warna merahnya sangat cerah dan memantulkan cahaya yang indah kalau mobil terkena sinar matahari yang hampir tenggelam.
![]() |
Namun yang menjadi fokus perhatian kami adalah bagian depannya. Bagian depannya memang ada sedikit meruncing, tepat di atas grille. Meski membuat bodi mobil jadi sedikit mancung, mobil memang jadi terlihat lebih gagah ya.
![]() |
Nuansa krom begitu terasa dari depan, mulai dari lekukan grille, sampai bemper bawah. Aliran krom dari grille menyatu sempurna dengan lampu depan LED. Mazda mendesain 'mata' mobil yang membuat kita selalu mendapatkan 'eye contact' dengan mobil ini. Dari depan desain mobil cukup cantik lah. detikers setuju kan?
Rodanya pun berukuran cukup besar untuk ukuran mobil SUV yakni 20 inci. Di bagian belakang, detikers bakal melihat lampu belakang menggunakan LED yang diletakkan secara horizontal dengan perantara lengkungan krom. Jarang desain seperti ini diterapkan di mobil Jepang. Sebagai tambahan ada lengkungan berbentuk bumerang menuju spoiler atas. Mazda memang jago mendesain bagian belakang mobil ya?
![]() |
![]() |
2. Interior Mazda CX-9
Foto: Dikhy Sasra
|
Mazda pun menyiapkan sistem ventilasi pada joknya. Ventilasi ini bisa diatur sampai 3 kekuatan. Jangan kenceng-kenceng anginnya ya, biar badan Anda tidak masuk angin.
![]() |
Di setir, Anda akan melihat berbagai tombol, seperti cruise control atau pengaturan audio. Sayang belum ada paddle shift di mobil ini.
![]() |
Untuk audio, Mazda sudah mengusung sistem audio premium buatan Bose dengan 12 speaker. Dentuman suaranya pun membuat mood kita jadi enak saat berkendara. Speaker subwoofernya yang unik dipasang di atas ban serep. Jadi kalau mau mencopot ban serep, harus membongkar dulu speakernya. Tapi tidak sulit kok, tinggal buka saja dan cabut kabel penghubungnya.
Mengatur audio bisa dilakukan lewat tombol HMI di konsol tengah. Jadi cukup memutar atau menekan tombol anda bisa mengatur fungsi hiburan tanpa konsentrasi terlalu terpecah antara mengemudi dan mengatur audio.
Selain itu Mazda juga memasang fitur Carplay dan Android Auto. Tinggal colokkan HP anda ke USB yang terletak di konsol tengah, maka layar audio akan menampilkan berbagai aplikasi di HP, mulai dari Whatsapp sampai pemutar lagu. Namun sayang untuk navigasi, Mazda CX-9 yang kami coba belum menyediakannya.
![]() |
![]() |
Bagaimana duduk di kursi belakang? Ya meski tidak terlalu lebar, saya yang memiliki tinggi sekitar 165 cm masih merasa nyaman duduk di kursi paling belakang, jarak antara lutut dengan jok depan juga masih oke. Untuk memasuki kursi baris ketiga pun cukup mudah karena jok depannya bisa digeser.
3. Performa Mazda CX-9
Foto: Dikhy Sasra
|
Tak butuh waktu lama buat Mazda CX-9 untuk mencapai kecepatan 100 km per jam dalam mode sport-nya. Konsumsi BBM yang detikcom raih saat mobil melaju dengan kecepatan tinggi di tol Bakter (Bakauheni-Terbanggi Besar) bisa mencapai 8,9 km per liter.
Boros? Sabar bos, kami mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi lho, bukan pelan-pelan di 60 km per jam demi mencapai konsumsi BBM yang irit.
Saat dikendarai, mobil mengeluarkan layar heads up display di depan pengendara, jadi untuk tahu berapa kecepatan tidak perlu lagi melihat ke cluster meter, cukup lihat saja ke jalanan. Begitu juga saat ada navigasi, mobil akan menunjukkannya lewat heads up display untuk pengendara.
![]() |
Mengendarai mobil ini rasanya tak perlu banyak tenaga, injak pedal gas, mobil langsung ngacir, dan bahkan mungkin Anda tak bakal merasa kalau mobil sudah melaju kencang. Kabinnya sangat senyap sehingga kecepatan 160 km per jam, anda masih bisa nyaman duduk. Kesenyapan kabinnya bahkan boleh diadu dengan sedan seharga sama dengan Mazda CX-9.
Satu lagi yang menjadi ciri khas Mazda adalah minimnya goncangan badan ke kiri dan kenan saat mobil berbelok dengan kencang. Fitur-fitur seperti ini membuat kita tidak terlalu lelah nyetir atau menumpang di mobil seharga Rp 800 jutaan tersebut.
4. Fitur Andalan
Foto: Dikhy Sasra
|
Kemudian ada lane departure warning system. Sistem pengaman ini akan memberi tahu kita kalau mobil keluar dari jalurnya di jalan tol. Setir akan bergetar dan mengeluarkan suara agar pengemudi kembali ke lajurnya. Tapi Anda bisa bertahan membelokkan kembali setirnya.
![]() |
Kemudian ada juga fitur blind spot monitoring yang membantu Anda melihat titik buta di samping mobil Anda. Fitur lain yang tak kalah canggih adalah smart city brake support yang membantu mencegah kecepatan pada kecelakaan rendah. Kemudian ada juga sistem rear cross traffic alert yang membantu pengemudi saat melaju dalam kondisi mundur. Mobil akan mendeteksi kendaraan lain saat kita parkir mundur.
Terakhir ada fitur kamera 360 yang membuat Anda terlihat seperti nyetir di pesawat. Bagian kiri kanan mobil akan terlihat di layar audio lewat 4 kamera yang terpasang di bagian depan, samping dan belakang mobil. Untuk membantu melihat jalanan, mobil juga memiliki 8 sensor di bagian depan dan belakang.
5. Kesimpulan
Mazda CX-9 Foto: Dikhy Sasra
|
Poin plus Mazda CX-9:
- Fiturnya cukup lengkap untuk ukuran mobil seharga Rp 800 juta
- Nyaman dikendarai, tidak terlalu lelah saat berkendara cukup jauh
- Audio terasa asyik di telinga
![]() |
Poin minus Mazda CX-9
- Belum tersedia fitur seperti paddle shift, hold button yang biasanya ada di kelas harga ini tidak tersedia. Dengan hold button mobil bisa ditahan lajunya saat macet atau turunan/tanjakan tanpa perlu menginjak rem.
- Warna interior bagian atas berwarna hitam, memberi kesan sempit pada interior.
Review Lengkap Mazda CX-9 di Tol Bakauheni-Terbanggi Besar
Komentar Terbanyak
Pajak Mobil Indonesia Dicap Paling Tinggi Sedunia
Bayangin Aja! Pajak Toyota Avanza Rp 150 Ribu, Nggak Ada Gesek 5 Tahun Sekali
RI Digusur Malaysia, Ini Sederet Dampak Buruk Penjualan Mobil Turun Terus