Kamis, 05 Jul 2018 12:31 WIB

Samurai Biru Mitsubishi Outlander PHEV

M Luthfi Andika - detikOto
3 2. Sistem PHEV yang berbeda dengan pabrikan lainnya
Halaman 3 dari 6
Foto: M Luthfi Andhika Foto: M Luthfi Andhika

Senior Manager Product Planning and Market Research Mitsubishi Motor R&D Europe Gmbh, Ryuichi Kimura, menjamin sistem PHEV Mitsubishi Outlander sangat berbeda jika dibandingkan dengan sistem PHEV lainnya.

Mitsubishi Outlander PHEV memiliki mesin, motor listrik pada roda depan dan belakang dan belakang, dan baterai. Karena sistemnya sudah terkomputerisasi, saat Otolovers berkendara maka komputer akan mengatur semuanya.

Pada Mode EV, sistem ini membuat mobil akan bergerak dengan menggunakan tenaga baterai yang dikirimkan ke motor listrik pada roda depan dan belakang.

Selanjutnya Mitsubishi Outlander PHEV juga memberikan Mode Series hybrid. Saat baterai mulai berkurang, maka mesin akan membantu baterai agar memiliki kapasitas baterai yang stabil. Sehingga baterai akan tetap mensuplai tenaga ke motor listrik yang terdapat pada roda depan dan belakang. Sehingga mesin konvensional disini akan berperan seperti generator.

Sistem mode ke-3 adalah Mode Parallel Hybrid. Sistem ini akan berfungsi di saat pengendara membutuhkan tenaga lebih. Artinya disaat baterai mulai berkurang, maka mesin konvensional akan tetap menjaga pasokan baterai, dan baterai akan memberikan energi pada motor listrik yang berada pada roda depan dan belakang.

Pada Mode Parallel Hybrid, mesin konvensional juga akan berperan memberikan energi langsung pada motor listrik tidak melalui baterai. Sehingga mesin konvensional pada mode ini akan berperan lebih.

(lth/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com