Berita Otomotif Terbaru Dalam Dan Luar Negeri
Kamis 09 Februari 2017, 12:47 WIB

Mengetes Performa Ban Dunlop Anyar

Dina Rayanti - detikOto
Mengetes Performa Ban Dunlop Anyar Foto: Dina Rayanti
Bogor - Ban Dunlop Enasave EC300+ diklaim sebagai ban yang ramah lingkungan, hemat bahan bakar dan antibising, benarkah? Langsung saja kita tes.

Produsen ban Dunlop, PT Sumi Rubber Indonesia mengajak serta jurnalis otomotif nasional untuk menguji ban Dunlop Enasave EC300+ di Sirkuit Sentul Bogor, Jawa Barat.

Ada tiga tes yang dilakukan yaitu, Low Rolling Resistance atau tes hambatan bergulir, Wet Braking Performance, dan Feeling Test menggunakan 2 mobil Avanza yang sudah diset masing-masingnya menggunakan ban berbeda.

Pada tes pertama yaitu Low Rolling Resitance ada dua mobil yang digulirkan melalui bidang luncur dengan sudut kemiringan 12 derajat. Satu mobil menggunakan ban dari kompetitor sementara mobil satu lagi memakai Dunlop Enasave EC300+.

Dari hasil tes tersebut terlihat mobil mana yang melaju lebih jauh tanpa digas membuktikan hambatan gulirnya rendah sehingga ban mudah menggelinding. Memang terlihat mobil yang menggunakan Dunlop Enasave EC300+ menggelinding lebih jauh dibanding kompetitor. Dengan begitu tenaga yang diperlukan untuk menggerakan mobil lebih ringan menjadikannya hemat BBM.

Di tes kedua Wet Braking Performance, dilakukan di jalanan yang disirami air untuk membuktikan daya cengkram ban saat jalanan basah atau hujan. Dari situ terlihat daya cengram Enasave EC300+ lebih baik karena jarak berhenti yang lebih cepat dibandingkan ban milik kompetitor.

Tes terakhir merupakan Feeling Test. Pada tes terakhir ini, ada 3 rangkaian kegiatan yang dilakukan mulai dari pindah jalur, slalom, dan tes kebisingan. Satu mobil diisi oleh empat orang dimana yang menyetir merupakan instruktur Dunlop dari Jepang.

Di tes ini detikOto diajak melewati jalan yang sudah dipasang tricone dan berjalan zigzag dalam kecepatan 60 km/jam. Memang cukup stabil saat terutama saat diajak bermanuver juga suara di dalam kabin mobil tidak terlalu bising.

"Ada garis yang melintang yang akan menyebabkan udara terjebak ketika sebuah ban bersentuhan dengan jalan. Udara yang terjebak itu ketika ban berputar dia akan lepas dan akan menimbulkan suara desis sehingga kebisingannya besar. Pada Enasave 300+, jaringan yang melintang ini kita kurangi jumlahnya, sehingga udara yang terjebak lebih kecil otomatis tingkat kebisingannya lebih rendah," tutur Manager Training PT Sumi Rubber Indonesia, Bambang Herman Muhadi, di Sirkuit Sentul Bogor Jawa Barat. (dry/ddn)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed