MINI John Cooper Works terbaru ini hadir dengan mesin paling bertenaga yang pernah ada di model MINI. Tak hanya itu, suspensinya telah disempurnakan dengan keahlian balap.
Kali ini, detikOto mendapat kesempatan menjajal mobil MINI paling bertenaga. Jalanan perkotaan yang padat sedikit menyulitkan untuk berakselerasi. Tapi, badannya yang mungil membuat mobil ini lebih mudah untuk bermanuver.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika mengendarai mobil ini, detikOto merasa seperti berada di sebuah mobil balap. Tonjokan torsinya sudah terisi dari putaran mesin rendah. Untuk mendapatkan kecepatan tinggi pun tidak lama.
Berikut ulasan detikOto setelah menguju MINI John Cooper Works di jalanan perkotaan.
1. Desain khas MINI
|
Foto: Reno Hastukrisnapati Widarto
|
Namun, bagian depan mobil ini memiliki lubang udara besar yang mencolok. Lubang udara besar itu mengindikasikan kebutuhan pendinginan yang tinggi untuk mesin sehingga menunjukkan kualitas performa yang cukup mumpuni.
Lampu depan LED dikelilingi oleh driving light ring yang juga berteknologi LED. Desain lampunya membulat, khas mobil MINI.
Bentuk bagian sampingnya sama seperti MINI standar dengan roofline yang mendatar. Tapi, kesan sporty mencuat berkat desain pelek aloi ringan John Cooper Works eksklusif berukuran 18 inci.
Begitu juga pada bagian belakangnya. Bumper belakang yang berbeda dengan dua knalpot yang berada di tengah menggambarkan kesan sporty. Ditambah lagi dengan spoiler di bagian belakang.
2. Interior
|
Foto: Reno Hastukrisnapati Widarto
|
Suasana kabin mobil terbilang sporty. Kokpit kenadaraan sport dengan jok sport John Cooper Works menciptakan sensasi balap.
Berada di dalam kabin mobil ini cukup nyaman. Maklum, jok berlapis kulit Dinamica/Carbon Black serasa memeluk badan.
MINI John Cooper Works memiliki perlengkapan standar eksklusif seperti roda kemudi berlapis kulit John Cooper Works terbaru, lengkap dengan tombol multifungsi. Selain itu, paket perlengkapan lainnya adalah entry sill John Cooper Works, tuas selektor John Cooper Works, pedal stainless steel dan roof liner antrasit.
Di balik roda kemudi mobil ini sudah terdapat paddle shift yang memudahkan pengendara untuk memindahkan posisi gigi. Pengoperasian paddle shift ini serasa seperti membawa mobil balap sungguhan.
Informasi yang ada di instrumen cluster-nya cukup mudah dilihat. Informasi itu juga tersaji di sistem Head-up display yang terdapat tepat di depan pandangan pengemudi.
Selain informasi kecepatan, arah navigasi, pesan Check Control, daftar nomor telepon dan program-program hiburan, MINI Head-Up Display juga dapat menampilkan gigi transmisi yang sedang dipilih dan skala kecepatan mesin secara full-colour yang dilengkapi dengan sinyal titik pergeseran.
Di bagian tengah, ada layar hiburan khas mobil MINI. Layar itu dikelilingi frame yang melingkar. Di bawahnya terdapat beberapa tombol pengatur. Tombol untuk menghidupkan dan mematikan mesin juga terdapat di bagian tengah.
Sementara itu, tuas pengubah mode berkendara berada di dekat tuas transmisi. Mode berkendara bisa dipilih sesuai keinginan, ada Green Mode yang membuat konsumsi bahan bakar lebih irit, ada MID Mode dan Sport Mode yang membuat performa mesin lebih bertenaga.
3. Fitur
|
Foto: Reno Hastukrisnapati Widarto
|
Tak hanya itu, mobil ini juga memiliki perangkat airbag serta sabuk pengaman otomatis 3 titik pada semua kursi. Untuk Anda yang ingin mengajak si kecil jalan-jalan menggunakan MINI John Cooper Works juga tak perlu khawatir. Mobil mungil ini sudah terdapat perlengkapan ISOFIX untuk memasang kursi anak yang disediakan di bagian belakang.
Sementara fitur kenyamannya, MINI John Cooper Works memiliki beragam fungsi yang dapat diintegrasikan melalui aplikasi jejaring sosial dan infotainment, tersedia untuk Apple iPhone maupun smartphone yang menggunakan sistem operasi Android.
Program MINI Connected yang disediakan melalui aplikasi smartphone meliputi fungsi-fungsi yang berhubungan dengan kendaraan, seperti Mission Control, Dynamic Music, Driving Excitement dan MINIMALISM Analyser. Layanan berbasis online seperti fungsi radio internet, penggunaan media sosial seperti Foursquare, RSS News dan fitur hiburan seperti AUPEO! dan TuneIn juga bisa digunakan melalui fitur ini.
Dengan layar berwarna di panel instrumen pusat, semua fungsi dapat dioperasikan dengan gaya khas MINI.
4. Performa MINI John Cooper Works Membelah Kepadatan Kota
|
Foto: Reno Hastukrisnapati Widarto
|
Apalagi biasanya, mobil berperforma tinggi boros bahan bakar. Bermacet-macetan hanya menghabiskan bensin.
Tapi ternyata, mobil ini bisa disesuaikan. Ketika sedang bermacet-macetan, detikOto bisa menggunakan Green Mode yang membuat bahan bakar mobil ini lebih irit. Saat menggunakan Green Mode, mesin juga otomatis mati ketika mobil berhenti total. Dan ketika kaki diangkat dari pedal rem, mesin otomatis kembali menyala.
Hanya memang saat menggunakan Green Mode tenaga dari mesin sedikit tertahan. Tapi setidaknya, mode ini bisa membantu menekan angka konsumsi bahan bakar.
Sebaliknya, saat menemui jalan yang kosong, detikOto langsung mengubah mode berkendara ke Sport Mode. Performa saat menggunakan Sport Mode terasa sangat dahsyat. Mobil langsung melesat cepat ketika pedal gas diinjak.
Oh ya, sebagai pengingat mobil ini menggendong mesin empat silinder 2.0 liter dengan MINI TwinPower Turbo Technology. Tenaga dari mesin itu disalurkan melalui transmisi sport Steptronic enam tingkat percepatan.
Mobil ini memiliki turbocharging yang diintegrasikan ke dalam exhaust manifold, injeksi langsung dengan injektor yang ditata di tengah di antara katup-katup, fully-variable valve control dalam bentuk VALVETRONIC sebagaimana dipatenkan oleh BMW Group, dan variable camshaft control pada intake dan sisi pembuangan (double VANOS).
![]() |
Hasilnya, tenaga mobil ini bisa mencapai 231 daya kuda pada 5.200β6.000 rpm. Torsi maksimum 320 Nm sudah terasa dari 1.250β4.800 rpm, yang memungkinkan kendaraan ini melesat dari posisi diam sampai 100 km/jam hanya dalam 6,1 detik dengan kecepatan puncak 246 km/jam.
detikOto beberapa kali merasakan lesatan mobil ini yang cukup cepat. Di jalan yang cukup kosong, detikOto bisa mendapat kecepatan tinggi dengan singkat.
Sensasi mengendarai mobil ini seperti sedang balapan menggunakan go-kart. Struktur bodi yang kaku dan teknologi suspensi generasi terbaru dari MINI menyajikan stabilitas saat menikung.
Spesifikasi standar MINI John Cooper Works terbaru dilengkapi dengan suspensi sport dan mengambil manfaat dari prinsip desain single-joint spring strut axle di depan dan multilink rear axle. Bermanuver di jalan raya cukup asyik menggunakan MINI John Cooper Works ini.
Sementara sistem pengeramannya, MINI John Cooper Works menggunakan rem cakram 4 kaliper dari Brembo. Untuk memperlambat laju kendaraan dari kecepatan tinggi tak butuh waktu lama.
5. Kesimpulan
|
Foto: Reno Hastukrisnapati Widarto
|
Tidak hanya performa yang dinomorsatukan MINI pada mobil ini. Saat digunakan di perkotaan, mobil ini pun terbilang nyaman. Meski mengusung mesin berperforma tinggi, konsumsi bahan bakar juga bisa ditekan berkat penggunaan Green Mode.
Kenyamanan saat dikendarai di tengah kemacetan kota ditambah lagi dengan sistem hiburan pada mobil ini. detikOto tak merasa cepat jenuh saat mengendari mobil ini di tengah kemacetan karena terhibur dengan sistem itu.
Tapi, ada catatan detikOto setelah mengendarai mobil ini. MINI John Cooper Works yang dibanderol Rp 829.000.000 off the road masih menggunakan penyesuaian jok dan rem parkir secara manual. Padahal jika penyesuaian jok dan rem parkir sudah menggunakan sistem elektrik, mobil ini lebih terkesan premium.













































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk