Mencicipi Sensasi Varian Diesel All New Kijang Innova

Mencicipi Sensasi Varian Diesel All New Kijang Innova

Arif Arianto - detikOto
Jumat, 27 Nov 2015 10:34 WIB
Mencicipi Sensasi Varian Diesel All New Kijang Innova
Jakarta - Melengkapi peluncuran All Kijang Innova, PT Toyota Astra Motor menggelar uji atau tes drive singkat di seputar lingkungan hotel tempat peluncuran digelar. Cukup singkat mengingat jarak yang harus ditempuh sangat pendek.

Namun, jenis dan karakter lintasan yang dilewati cukup beragam. Tanjakan, lintasan datar, bergelombang, tikungan, semua ada. Ini yang membuat detikOto tertarik untuk ikut mencicipi sensasi berkendara Kijang Innova terbaru itu.

Keinginan mencoba semakin menggebu karena Toyota menyebut, dari dua varian yang ditawarkan – bermesin bensin dan bermesin diesel – varian bermesin diesel mendapatkan mesin baru, yakni 2GD-FTV berkapasitas 2.400 cc.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski kapasitasnya lebih kecil 100 cc dibanding mesin diesel generasi lawas, namun torsinya diklaim lebih besar 25 persen dibanding mesin model lama itu. Sederet klaim itulah yang membuat detikOto ingin membuktikannya.

Otographics: Wajah Baru Kijang Innova

Lantas seperti apa performa yang sebenarnya? Bagaimana pula handling dan kenyamanannya? detikOto sengaja menjadi pengemudi dan penumpang di varian bermesin diesel bertransmisi otomatis. Hasilnya, seperti berikut:





1. Tampilan eksterior dan interior yang berubah

Soal ubahan tampilan--di varian bermesin bensin maupun diesel-- baik di eksterior maupun interior ini telah dibahas di artikel berita di detikOto.

Singkat kata, ubahan pada eksterior menggabungkan antara unsur ergonomic yang tinggi dengan garis-garis tegas, serta lekukan.

Walhasil kesan sebuah mobil dengan performa tinggi, yang mencerminkan sebuah multi performance vehicle, begitu kuat terpancar.

Ubahan total mulai terlihat dari gaya desain grill, lampu utama dan lampu depan, lampu kabut, hingga lampu sein dan spion.

Sementara pada tipe G dan V, Toyota menggunakan pelek alloy ukuran 16 inci. Sedangkan di tipe tertinggi, yakni varian diesel Q, pelek yang digunakan berukuran 17 inci.

Ubahan skala besar juga terjadi di bagian interior. Jok Captian Seat disediakan di tipe V dan Q. Begitu pun dengan perangkat hiburan dengan layar berukuran 8 inci dengan menu yang lebih interaktif, termasuk menu Toyota Move.
Β 
Fitur-fitur ini adalah beberapa diantara sederet fitur lain yang terbilang lebih maju atau baru tersedia dibanding di generasi lawas.

Di tipe Q juga ada papan lipat di baris kedua untuk menyimpan berbagai barang/gelas.

2. Tingkat vibrasi dan kebisingan lebih rendah

Harus diakui, klaim tingkat getaran atau vibrasi dan kebisingan di kabin pada varian diesel di jajaran Innova generasi terbaru lebih rendah memang terbukti.Β 

Sesaat setelah mesin dinyalakan, getaran dan suara bising khas mesin diesel terasa lebih rendah dibanding mobil bermesin diesel umumnya, dan Innova generasi sebelumnya.

Begitu pun di saat saat mesin idle, tidak jauh berbeda dengan suasana kabin di mobil bermesin bensin di saat kondisi mesin yang sama.

3. Entakan torsi yang lebih tinggi

Entakan torsi yang dihasilkan mesin diesel varian ini memang lebih besar.

Toyota mengaku mengadopsi teknologi Thermo Swing Wall Insulation Technology (TSWIN), variable nozzle turbo-intercooler, serta silica-reinforced porous anodized aluminum (SiRPA) pada piston.

Hasil dari itu semua, selain konsumsi bahan bakar yang lebih irit, torsi juga meningkat. Sehingga, entakan torsi lebih besar, dan kemampuan akselerasi mobil juga lebih cepat.

Hal itu dirasakan saat detikOto mencoba menghentikan mobil di saat berjalan di lintasan datar di area parkir hotel.

Beberapa detik kemudian, dengan tanpa menginjak pedal gas dalam-dalam, mobil sudah terasa responsif.

Sementara, di saat kaki tak menginjak pedal gas, dan mobil berjalan dengan posisi putaran mesin bawah, tenaga juga masih terasa besar. Semburan tenaga dan torsi yang kontinyu tersebut menjadikan mobil tak mengalami turbo lag.

Data spesifikasi yang diberikan Toyota menyebut, mesin diesel 2.400 cc itu mampu menyemburkan tenaga hingga 150 hp pada 3.400 rpm dn torsi 400 Nm pada 1.600-2.000 rpm.

4. Kenyamanan bagi penumpang

Usai menjadi pengemudi detikOto ingin merasakan sensasi sebagai penumpang. Duduk di jok captain seat, terasa begitu leluasa. Ruang untuk selonjoran kaki juga terasa lebih lapang.

Kondisi ini tentu akan sangat dirasakan manfaatnya oleh penumpang di kala menempuh perjalanan jauh.

Sedangkan lampu iluminasi bercahaya kebiruan, memancarkan efek kesejukan. Tentunya, ini menambah kenyamanan.

Rasa nyaman bertambah di saat sistem suspensi yang menyokong mobil terasa empuk di saat mobil melibas semua jenis lintasan. Lagi-lagi, ini bakal menopang kenyamanan di saat berkendara.

5. Poin minus

Harus diakui, meski sederet kenyamanan dan keunggulan disediakan, masih ada poin yang terasa kurang maksimal.

Meski, harus jujur dikatakan, penilaian ini sangat subyektif karena berdasar feeling yang ada pada penguji/detikOto.

Poin minus itu adalah, putaran roda kemudi yang terasa sedikit lebih berat.

Barangkali, hal itu dikarenakan penggunaan pelek yang berdiameter lebih besar. Walhasil, butuh sedikit tenaga ekstra di saat memarkir mobil.

Halaman 2 dari 6
(arf/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads