Hal ini langsung dirasakan detikOto, saat mengendarai Porsche Cayenne S. Meski model ini terbilang bukan model terbaru, tetap saja asyik untuk mencobanya apalagi di tanah!
Yuk mari kita simak test drivenya:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Desain bongsor
Kalau ngomong soal desain yang disajikan Porsche Cayenne S, mobil ini terbilang bongsor dibandingkan para saudaranya. Tapi tampilannya tidak kalah 'kece', tampil eksostis dengan paras yang cantik jelas tidak perlu diragukan lagi.
Tampilan mewah terpancar dari tampilan headlamp, bersama alis LED yang berada pada grill hitam, begitu juga dengan lampu foglamp yang berada di bagian bawahnya.
Tampilan belakang juga tidak perlu diragukan lagi, dengan memiliki twin muffler alias 2 knalpot membuat model ini begitu cantik. Tampilan stop juga tidak usah diragukan lagi.
2. Interior ala Jerman
Bukan mobil Eropa namanya jika tidak menawarkan kenyamanan lebih untuk para pengendaranya. Seperti pada tampilan interior yang disajikan Cayenne S.
detikOto langsung merasakan kemewahan sangat terlihat di setiap sudut interior yang disajikan. Sebagai catatan mobil yang dirasakan detikOto kali ini, langsung didatangkan dari Jerman yang masih memiliki kemudi di bagian kiri. Meski demikian kemudahan berkendara masih sangat terasa.
Seperti pada bagian setir kemudi yang telah dilegkapi dengan berbagai panel yang memudahkan pengendara. Di kiri stir, disediakan tombol untuk menerima panggilan telepon dan lain-lainnya. Dan bagian kanan setir kemudahan mengatur panel odo meter serta melihat kondisi mobil juga disediakan.
Pada bagian tengah konsol, kemudahan mengatur sistem entertainment layar sentuh sudah pasti disediakan. Namun yang menjadi perhatian selanjutnya ialah mudahnya mengatur sistem suspensi, mode kecepatan Sport atau memilih sistem 2 wheel drive atau all wheel drive. Bahkan pengoperasiannya cukup mudah hanya tinggal di tekan saja.
3. Sensasi Offroad Bareng Porsche Cayenne
Nah akhirnya tiba juga buat detikOto, berbagai pengalaman bagaimana sih rasanya offroad bareng mobil yang dibanderol miliaran rupiah ini.
Sebelum melakukan tantangan offroad bareng Porsche Cayenne, mobil harus dipastikan mengusung sistem gerak roda yang sesuai dengan medan berat. Sistem ini disapa dengan sebutan PTM (Porsche Traction Management) Control.
Sistem ini pun bisa membuat suspensi secara otomatis naik 3 cm. Bahkan di saat jalanan terjal, suspensi mobil bisa naik saat mobil melaju dalam kecepatan 3 km/jam dan tercepatnya mencapai 30 km/jam.
Β
Sistem ini memastikan Cayenne benar-benar siap untuk menghadang berbagai medan. Pengoperasian sistem PTM Control, memiliki 3 pilihan mode off-road.
Nah pengujian kali ini menggunakan mode off-road ketiga, sistem yang benar-benar digunakan untuk melakukan offroad. Suspensi dibuat lebih tinggi, yang otomatis badan akan lebih tinggi. Sistem ini juga akan mengatifkan Torque Vectorin Plus (PTV Plus), yang bisa dengan mudah mengatur sistem pengereman.
Tidak sabar, detikOto pun melintas di berbagai medan, mulai dari jalanan bergelombang disisi ban yang berbeda, jalanan penuh batu, kemiringan, hingga ketinggian hingga 45 derajat.
Hasilnya semuanya dilalui dengan sempurna, bahkan saat jalanan bergelombang. Suspensi sangat empuk dan tidak terasa meski melintasi jalanan bergelombang yang cukup tinggi. Begitu juga saat melintas di ketinggian 45 derajat, tenaga begitu terasa sangat besar. Bahkan saat berhenti sesaat ditengah-tengah ketinggian, mobil ini tidak terasa lelah.
Namun yang paling terasa saat memasuki jalan turunan. Benar saja Porsche Cayenne ini bisa mengatur kecepatannya sendiri hingga 3 km/jam. Bahkan detikOto tidak perlu menginjak rem mobil ini bisa mengaturnya sendiri.
Dan jika dirasa kecepatannya terasa kurang, maka cukup dengan menginjak pedal gas. Untuk mengatur kecepatan agar lebih kencang, detikOto cukup menekan gas sedikit sehingga bisa berkendara lebih cepat dengan maksimal kecepatan mencapai 30 km/jam.
Dan jika sudah melintasi jalur yang berat dan membutuhkan kecepatan lebih, cukup dengan menginjak gas maka kecepatan akan normal akan bisa langsung dirasakan.
1. Desain bongsor
|
|
Tampilan mewah terpancar dari tampilan headlamp, bersama alis LED yang berada pada grill hitam, begitu juga dengan lampu foglamp yang berada di bagian bawahnya.
Tampilan belakang juga tidak perlu diragukan lagi, dengan memiliki twin muffler alias 2 knalpot membuat model ini begitu cantik. Tampilan lampu stop juga tidak usah diragukan lagi.
2. Interior ala Jerman
|
|
detikOto langsung merasakan kemewahan sangat terlihat di setiap sudut interior yang disajikan. Sebagai catatan mobil yang dirasakan detikOto kali ini, langsung didatangkan dari Jerman yang masih memiliki kemudi di bagian kiri. Meski demikian kemudahan berkendara masih sangat terasa.
Seperti pada bagian setir kemudi yang telah dilegkapi dengan berbagai panel yang memudahkan pengendara. Di kiri stir, disediakan tombol untuk menerima panggilan telepon dan lain-lainnya. Dan bagian kanan setir kemudahan mengatur panel odometer serta melihat kondisi mobil juga disediakan.
Pada bagian tengah konsol, kemudahan mengatur sistem entertainment layar sentuh sudah pasti disediakan. Namun yang menjadi perhatian selanjutnya ialah mudahnya mengatur sistem suspensi, mode kecepatan Sport atau memilih sistem 2 wheel drive atau all wheel drive. Bahkan pengoperasiannya cukup mudah hanya tinggal ditekan saja.
3. Sensasi Offroad Bareng Porsche Cayenne
|
|
Sebelum melakukan tantangan offroad bareng Porsche Cayenne, mobil harus dipastikan mengusung sistem gerak roda yang sesuai dengan medan berat. Sistem ini disapa dengan sebutan PTM (Porsche Traction Management) Control.
Sistem ini pun bisa membuat suspensi secara otomatis naik 3 cm. Bahkan di saat jalanan terjal, suspensi mobil bisa naik saat mobil melaju dalam kecepatan 3 km/jam dan tercepatnya mencapai 30 km/jam.
Β
Sistem ini memastikan Cayenne benar-benar siap untuk menghadang berbagai medan. Pengoperasian sistem PTM Control, memiliki 3 pilihan mode off-road.
Nah pengujian kali ini menggunakan mode off-road ketiga, sistem yang benar-benar digunakan untuk melakukan offroad. Suspensi dibuat lebih tinggi, yang otomatis badan akan lebih tinggi. Sistem ini juga akan mengatifkan Torque Vectorin Plus (PTV Plus), yang bisa dengan mudah mengatur sistem pengereman.
Tidak sabar, detikOto pun melintas di berbagai medan, mulai dari jalanan bergelombang disisi ban yang berbeda, jalanan penuh batu, kemiringan, hingga ketinggian hingga 45 derajat.
Hasilnya semuanya dilalui dengan sempurna, bahkan saat jalanan bergelombang. Suspensi sangat empuk dan tidak terasa meski melintasi jalanan bergelombang yang cukup tinggi. Begitu juga saat melintas di ketinggian 45 derajat, tenaga begitu terasa sangat besar. Bahkan saat berhenti sesaat ditengah-tengah ketinggian, mobil ini tidak terasa lelah.
Namun yang paling terasa saat memasuki jalan turunan. Benar saja Porsche Cayenne ini bisa mengatur kecepatannya sendiri hingga 3 km/jam. Bahkan detikOto tidak perlu menginjak rem mobil ini bisa mengaturnya sendiri.
Dan jika dirasa kecepatannya terasa kurang, maka cukup dengan menginjak pedal gas. Untuk mengatur kecepatan agar lebih kencang, detikOto cukup menekan gas sedikit sehingga bisa berkendara lebih cepat dengan maksimal kecepatan mencapai 30 km/jam.
Dan jika sudah melintasi jalur yang berat dan membutuhkan kecepatan lebih, cukup dengan menginjak gas maka kecepatan akan normal akan bisa langsung dirasakan.
Halaman 2 dari 4












































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Di Indonesia Harga Mobil Terkesan Mahal, Padahal Pajaknya Aja 40%!
Harga Mobil di Indonesia Terkesan Mahal, Padahal...