Sebanyak 20 jurnalis perwakilan media daerah dari seluruh Indonesia beberapa waktu lalu menikmati petualangan seru, dan menantang di Pulau Bali dengan menggunakan 11 unit mobil Terios.
Petualangan bermula dari Denpasar menuju perbukitan Kintamani dan berlanjut menyusuri jalur pantai utara Bali hingga ke ujung barat laut pulau untuk bermalam di Pantai Menjangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jadi benarkah Terios sudah bertransformasi menjadi mobil yang lebih aman dan nyaman?
1. Eksterior
|
|
Dibanding model terakhir yang dirilis pada tahun 2013, Terios mengalami perubahan cukup signifikan pada bemper, kap mesin dan grille-nya. Mobil menjadi terlihat lebih kokoh.
Grillenya kini terlihat bertingkat dengan penggunaan lapisan krom sebanyak 3 lapis. Krom juga bisa dilihat pada bagian bawah bagian depan mobil.

Bagian lampu juga kini sudah menggunakan lampu LED baik dari lampu utama dan lampu belakangnya. Jadi tren DRL atau Daytime Running Light juga sudah mulai diadopsi pada Terios.
Lampu rem juga terlihat makin ciamik dengan bentuk lampu yang mirip huruf J dan huruf J terbalik di sebelah kiri. 
Antena mobil juga kini ada desain baru yang lebih stylish meski tetap menggunakan antena standar jarum.
Ada beberapa tipe Terios mulai dari tipe standar X, R, dan tipe Adventure bagi mereka yang menginginkan Terios yang lebih macho.

Pada adventure lebih banyak aksen kromnya dibanding model standar, begitu juga dengan konde atau penutup ban cadangan di belakang yang memiliki ornamen garis krom.

Namun dengan roof rack yang berwarna hitam.
Di tipe R dan R Adventure juga anda bisa mendapatkan tambahan pelek alloy.
Serta spoiler belakang yang dilengkapi dengan kamera.
Mundur pun kini lebih gampang karena ada tampilannya di layar monitor mobil.
2. Interior
|
|
Meski interiornya berwarna hitam secara keseluruhan, Anda juga bisa melihat pola di jok dan trim yang berwarna merah, membuat mobil terkesan sporty.

Audionya kini sudah mengusung fitur HDMI, dan USB yang memungkinkan Anda memutar aplikasi video dan audio langsung dari smartphone Anda.
Untuk mengatur audio bisa diatur lewat tombol di setir. Pada tipe R yang detikOto coba, steering switch ini berwarna krom.
Melirik ke bagian meter clusternya, kini lebih kinclong dengan desain baru, meski sayang kita tidak bisa melihat info mengenai konsumsi BBM mobil secara real time. Meter cluster hanya menyediakan informasi mengenai sisa bensin saja.

Untuk jok belakang, bisa dilipat dengan sekali sentuh saja jadi mempermudah akses keluar masuk untuk penumpang yang duduk di baris ketiga.
3. Fitur keamanan
|
|
DaihatsuΒ memasang beberapa fitur seperti Window Jam Protection, yang melindungi pengendara dari kejepit kaca pintu mobil. Kaca mobil akan terhenti menutup ke atas jika ada tangan atau obyek yang menghalangi.
Namun dengan catatan, kaca akan berhenti sekitar 10 cm dari ujung paling atas, jadi tidak langsung berhenti ketika tangan atau obyek menghalangi kaca dari bagian tengah kaca pintu.
![]()
Fitur keamanan lain yang dipasang adalah immobilizer, fitur standar yang disiapkan pabrikan. Dengan fitur ini, mobil tidak akan menyala jika tak ada kunci aslinya.
Fitur ketiga yang juga ditambahkan adalahSide Impact Beam, fitur untuk melindungi pengemudi dan penumpang dari benturan yang berasal dari samping.
Sementara itu ABS, dual airbag untuk pengendara dan penumpang di depan, serta sabuk pengaman di semua kursi, sudah menjadi fitur standar.
4. Performa mesin dan kenyamanan
|
|
Mesinnya masih menggunakan mesin 3 SZ-VE berkapasitas 1.500 cc yang menghasilkan tenaga sampai 109 ps dan torsi maksimum 14,4 kgm.
Saat perjalanan di Bali, detikOto menjajal mobil bertransmisi manual 5 percepatan dengan rute dari Denpasar menuju Menjangan Resort sejauh hampir 180 km. Ya sudah ayo kita putar kunci mesinnya ke posisi on.
Berbagai jenis medan ditemui dalam perjalanan menuju ke Menjangan, mulai dari aspal, jalan menanjak, sampai jalan berbatu.
Dalam perjalanan di sekitar Danau Bedugul, kehandalan Terios di jalur menanjak benar-benar teruji. Mesin mobil pun harus berada dalam torsi maksimum untuk bisa melalui jalanan yang menanjak dengan belokan yang cukup ekstrem pula. Untung lah si compact SUV ini masih sanggup melaksanakan tugasnya. Mobil bisa melalui jalanan yang berat.
Begitu juga saat berada di sekitar Buleleng, menuju restoran Ngiring Ngawedang Munduk, performa Terios dalam medan tanjakan dan terjal benar-benar teruji. Ground clearance yang mencapai 200 mm membuat mobil juga terasa aman untuk dikendarai di jalanan berbatu.
Mobil melaju dengan nyaman, dalam pengamatan detikOto, suspensi mobil ini sudah cukup untuk mengurangi gejala limbung yang biasa terjadi pada Terios. Menurut Direktur Pemasaran PT Astra Daihatsu Motor Amelia Tjandra, pihaknya sudah melakukan penyempurnaan pada suspensi mobilnya.
Meski begitu beberapa kawan media lain masih ada yang merasa gejala limbungnya masih terasa. Saat itu mobil diisi oleh 4 orang dan bagasi yang terisi penuh dengan tas bawaan para awak media dan juga makanan serta minuman ringan.
Bagaimana dengan konsumsi BBM-nya? detikOto belum melakukan perhitungannya dengan pasti, namun sebagai perbandingan untuk menjangkau 180 km dengan medan berat, indikator bensin di meter cluster hanya menghabiskan 3 bar saja.
5. Kenyamanan
|
|
Anda bisa menyimpan barang di glove box, coin box, konsol tengah untuk menyimpan telepon genggam, di pintu, atau kantung di belakang jok. Tinggal pilih.
6. Kesimpulan
|
|
Poin Plus
1. Kabin cukup luas dan bisa menampung 7 orang
2. Adanya fitur keamanan dan kenyamanan baru membuat Terios naik level
Poin Minus
1. Noise atau bunyi mesin masih terdengar ke kabin
2. Gejala limbung masih terasa meski sudah berkurang.












































Komentar Terbanyak
Tukang Tambal Ban Pungut Pelat Nomor Terbawa Banjir, Minta Tebusan Rp 50 Ribu
Baru Jual 1 Mobil, Polytron Sudah Ungguli Merek Jepang-China Ini di Indonesia
Tampang SUV Seharga Rp 104 Jutaan yang Sudah Bisa Dipesan di Dealer