Ya memang, kali ini detikOto diundang untuk mengarungi padang pasir di Gunung Bromo dengan Honda HR-V.
Jalanan menuju Gunung Bromo sangat ekstrem, namun bersama fitur modern yang disajikan HR-V, perjalanan berat pun tidak menjadi masalah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Tampilan mewah mirip coupe
|
|
Klaim yang mengatakan HR-V diperuntukkan untuk Otolovers yang berjiwa berpetualang dan berani menghadapi tantangan, namun tetap mengutamakan penampilan bukan isapan jempol semata.
Mobil bergaya Sport Utility Vehicle (SUV) yang syarat dengan Crossover ini telah berhasil menyajikan kemewahan di setiap sudutnya. Terlebih hadir dengan konsep dynamic cross solid yang menggabungkan unsur atraktif serta aerodinamis. Membuat HR-V terlihat seductive layaknya sebuah Coupe.
Mencoba lebih mendalam, tampilan grille berdesain 'Solid Wing Face' memberikan kesan HR-V yang begitu maskulin. Kecantikan juga terpancar dengan pemilihan lampu LED Projector bersama LED Daytime Running light.
Terlebih dengan penempatan foglamp, power retractable door minor LED turning signal (tanda sen di spion) dan smart entry system (pada pembuka pintu) dan Shark fin antena, jelas membuat HR-V bakal mengancam SUV pabrikan lainnya.
Lari ke bagian belakang, tampilan stop lamp Sporty Tailgate Spoiler dengan lampu LED High Mount di bagian atas, bisa menjadi penambah penunjuk bagi pengendra dibagian belakang.
Begitu juga dengan desain stop lamp LED yang langsung dikombinasikan dengan lampu sein, membuat mobil ini terlihat menawan dan cantik. Terlebih sentuhan knalpot krome menambah kesan mewah.
Kemewahan sesungguhnya kembali ditunjukkan pada tampilan pelek 17 inci dan Panaromic Sunroof (HR-V 1.8 Liter).
2. Kenyamanan kabin
|
|
Secara keseluruhan, tampilan interior begitu mewah. Dengan pemilihan bahan material yang didukung dengan inovasi di kabinnya.
Sebut saja pada tampilan meter Cluster atau indikator RPM, kecepatan, dan odometer sebagai petunjuk seberapa jauh HR-V melangkah dengan sisa bahan bakar yang tersedia, berapa konsumsi bahan bakarnya, dan berapa jarak yang ditempuh, yang dipancarkan dengan lampu LED.
Tampilannya sekilas mungkin sederhana, namun saat Otolovers menghidupkan HR-V dengan sekali sentuh (one push ignition system). Kemewahannya baru terlihat pada bagian meter Cluster.
Misalnya sistem ECO yang disediakan. Jika sistem ECO pada pabrikan lain mengarah pada indikator bertulisan ECO. Lain dengan HR-V, mobil ini akan menunjukkannya dengan lampu cahaya berwarna hijau berbentuk lingkaran, pada bagian indikator kecepatan.
Pada setir, kemudahan mengatur sistem infotainment dan kecepatan (Cruise control), ikut disediakan HR-V dalam sdtir kemudi. Sehingga setiap pengemudi tidak perlu menekan layar sentuh audio video system 7 inci saat berkendara.
Saat membutuhkan kecepatan berlebih, transmisi juga bisa diatur sendiri dengan sekali sentuh di balik setir kemudi (paddle shift). Dan kemewahan yang sangat jelas terlihat ialah panaromic sunroof, layar sentuh auto A/C dan handbrake yang juga cukup ditekan.
Pengendara dengan cukup menyentuh, untuk bisa mengoperasikan sunroof dan A/C. Wow, jelas menjadi ancaman besar buat pabrikan untuk memberikan fitur lebih kepada penumpang nih.
Dan faktor pendukung seperti desain Console Box pada bagian tengah, sliding front arm rest yang bisa diatur, soft pad dan kursi dengan kulit terbaik, dan stir yang bisa diatur juga membuat interior kian mewah.
3. Kabin lapang
|
|
Saat Anda hanya berkendara 4-5 orang, kabin belakang begitu luas. Dan saat anda membutuhkan kabin yang lebih luas, ultra seat dengan kursi yang bisa diatur bisa menjadi jawabannya.
Saat ingin membawa sepeda, kursi penumpang bagian tengah bisa dibuat tertidur untuk menyimpan sepeda lipat atau bahkan papan selancar berukuran sedang.
Saat membawa pot bunga, tidak perlu khawatir, karena kursi penumpang bagian tengah bisa dilipat kearah belakang. Dan menyediakan ruang untuk untuk Anda menaruh pot.
Dan buat pengendara yang ingin menikmati terang bintang, kursi penumpang bagian depan bisa diubah menjadi refresh mode alias bisa dibuat merebah layaknya sebuah kasur.
Sekali lagi HR-V membuktikan kapasitas kabin dan bagasi luas, yang menyajikan kenyamanan dan mampu berkendara disegala medan telah dibuktikan.
4. Soal Mesin
|
|
Dengan mengusung mesin 1.5 L SOHC i-VTEC yang mampu menyemburkan tenaga hingga 120 PS di 6.600 rpm dan torsi mencapai 145 Nm. Dan mesin 1.8 L SOHC i-VTEC yang mampu menyemburkan tenaga hingga 139 PS dan torsi mencapai 169 Nm.
Sayang jarak tempuh dan panjangnya rombongan, detikOto hanya mampu menginjak gas hingga 110 km/jam dengan menggunakan mesin 1.8 L SOHC i-VTEC. Namun sebagai catatan tenaga begitu terasa dan performa juga mumpuni.
Saat melakukan perjalanan dari Surabaya menuju Probolinggo ke tempat pemberhentian pertama berjarak 57,8 km. Dengan kecepatan mencapai 70-90 km/jam, tercatat konsumsi bahan bakar HR-V pada indikator mencapai 13,4 km/liter.
5. Menguji mobil di Padang Pasir
|
|
Kali ini pengujian dilakukan dalam beberapa tahap, diantaranya dengan melakukan pengujian suspensi dan aerodinamis kendaraan, kecepatan, brake dan manuver. Dan lagi-lagi, hitam dan panasnya pasir gunung Bromo bukan menjadi penghalang utama.
Pengujian diawali dengan membentuk angka 8 dengan kecepatan yang mumpuni. Setelah membuat angka 8, detikOto langsung menginjak full gas untuk mencapatkan akselerasi sebelum memutari batu besar bekas muntahan larva, untuk melakukan pengujian manuver dan suspensi.
Selanjutnya detikOto pun langsung menginjak ful gas dengan dan pengereman. Hasilnya suara pasir berbisik yang telah menjadi ciri khas Bromo tidak terdengar, namun yang terlihat hanya debu dari ketangguhan HR-V dan suara berderu mesin 1.8 L SOHC i-VTEC.
6. Minusnya si Tangguh Honda HR-V
|
|
Namun rasanya rasanya masih ada faktor minus adik dari Honda CR-V yang satu ini. Seperti pada desain A/C pada bagian dashbord, detikOto merasakan desain yang disajikan terlalu mengarah ke badan penumpang bagian depan.
Selanjutnya pilar yang terlalu tebal, membuat pandangan agak kurang maksimal saat melakukan manuver kearah kanan. Selanjutnya pengatur kursi bagian depan dirasa kurang maksimal yang masih menggunakan tuas bukan tombol pencet mewah, layaknya fitur lainnya.
Meski demikian, HR-V dinilai menjadi pendatang yang berkualitas dan siap menjadi pesaing utama yang menakutkan bagi pasar SUV di Indonesia.
Halaman 2 dari 7












































Komentar Terbanyak
Prabowo Mau Buka Pabrik Mobil di RI: Kenapa Kita Jadi Pasar Mobil Orang Lain?
BBM Shell Kosong, Bahlil: Negara Nggak Cuma Ngurus 1 Kelompok!
Viral Istri Ketinggalan di Rest Area saat Mudik, Diantar Polisi Naik Moge