Karena bisa dipastikan, rasa khas Vespa 2 tak sangat terasa. Meski sistem transmisi dan mesin yang jauh berbeda dan lebih modern.
Selama beberapa waktu, detikOto menjajal ketangguhan Vespa GTS Super 150 yang dijual sekitar Rp 39 jutaan. Mau tahu bagaimana ulasannya? Yuk kita simak yang berikut ini.
1. Tubuh Bongsor
|
|
Tubuh bongsor dan beban yang terbilang berat, sangat mirip dengan Vespa 2 tak yang sudah beredar lama di Indonesia. Wajar saja karena bodinya memang terbuat dari baja.
Namun perbedaannya desain yang disajikan begitu stylish dan memiliki urat Vespa. Tampilan jok yang terbentuk unik dengan lekukan yang disajikan.
Pada tampilan depan, headlamp bulat dengan logo Piaggio tepat di bawahnya, serta logo Vespa di sisi depan bagian kanan memperkuat tampilan Vespa GTS Super 150 cc yang satu ini.
Motor juga dilengkapi dengan dengan pelindung panel kemudi, spatbor depan dengan line-art ‘S’, line-art ‘Super’ di sisi samping, kisi-kisi sporty di sisi samping menyerupai model Vespa balap klasik.
Kemewahan juga terlihat pada tampilan sstep penumpang di sisi kanan kiri dibagian bawah, dimana step bisa dilipat ke dalam mempercantik tampilan. Begitu juga dengan pelek racing hitam yang menambah kesan eksklusif begitu terlihat.
Begitu juga dengan tampilan krom handle belakang yang membuat kesan Vespa GTS yang satu ini begitu klasik. Begitu juga lubang-lubang udara didesain mempercantik tampilan Vespa GTS Super yang satu ini.
2. Bagasi luas
|
|
Vespa sempat mengklaim, kalau bagasi di bawah jok ini cukup untuk memuat dua helm full face. Namun saat dicoba, cukup sulit untuk memasukkan dua helm half face ke bagasi motor ini.
3. Fitur dan kaki-kaki
|
|
Karena fitur stop engine akan berlaku jika sandaran samping Vespa GTS Super masih menggantung.
Single arm dengan helical spring and single double-acting hydraulic shock absorber membuat Vespa GTS 150 cc begitu stabil.
Begitu juga dengan suspensi bagian belakang, dengan 2 peredam kejut yang bisa diatur dengan 4 setingan, bisa menambah kenyamanan saat berkendara.
Keamanan lebih dalam berkendara juga diberikan Vespa GTS Super 150, dengan mengusung sistem rem depan 220-mm disc brake dan sistem rem belakang mencapai 220-mm disc brake.
4. Performa dalam kota
|
Mesin GTS Super
|
Vespa memasang mesin 154,8 cc LEm 3 single cylinder, 4 strokes, 3 valves, yang langsung dikawinkan dengan Electronic injection.
Dengan perpaduan itu Vespa GTS Super diklaim mampu menyemburkan tenaga hingga 8.7 kW/ 7.500 rpm, dan memiliki Maximum Torque 12 Nm/ 5,000 rpm.
Namun sayang jalanan ibukota Jakarta yang cukup padat, detikOto hanya bisa mencapai 110 km per jam. Namun bisa dipastikan nuansa motor 2 tak dengan bobot yang lumayan berat sangat terasa.
5. Kesimpulan
|
|
1. Desain stylish syarat dengan nuansa klasik
2. Mudah dikontrol.
3. Stabil di kecepatan tinggi
Minus
1. Motor agak lama untuk berakselerasi cepat
2. Dengan postur tubuh orang Indonesia, akan sulit untuk menjejakkan kaki ke tanah/aspal. Pengendara harus jinjit untuk menahan bodi motor.










































