Sepintas mobil ini terlihat seperti Mazda2 versi standar. Eits, jangan salah, mobil ini adalah Mazda2 versi listrik. Dan detikOto pun berkesempatan menjajalnya!
Mazda menyebut Mazda2 versi listrik ini Concept Electric Vehicle (EV) Mazda2. Berbeda dengan mobil listrik lainnya, hatchback ini dibekali mesin rotary dan motor listrik. Jadi ada colokan listrik dan tangki bensinnya. Mesin ikoniknya tidak menggerakkan roda depan, tapi motor listriklah yang bekerja.
Nah, dalam kunjungan ke Yokohama, Jepang, kali ini reporter detikOto Muhammad Ikhsan bersama rekan jurnalis lain mendapat kesempatan langka merasakan sensasi berkendara langsung mobil konsep ini di Pacifico Yokohama, Jepang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengembangan Mobil Listrik
|
|
Alasan Mazda menggabungkan mesin rotary dan motor listrik untuk mendapatkan mode 'range extender' dimana bisa memperpanjang jarak tempuh kendaraan, saat baterai listrik sudah ngos-ngosan karena kehabisan arus.
Metode Pengetesan
|
|
detikOto mendapat giliran keempat mencoba Mazda2 listrik warna merah marun ini. Tak ada perubahan dari segi desain dan interiornya. Semuanya masih berbentuk Mazda2, hanya saja mesin 1.500 cc dan tangki bensin dilucuti. Selanjutnya mesin rotary menggantikan posisi tangki bensin.
Baterai
|
|
Untuk baterainya, Mazda mendesainnya agar bisa berdekatan dengan mesin rotary. Nah, pada bagian kap mesin tersemat 'jeroan' untuk membantu kerja mesin rotary dan motor listrik yang terintegrasi dengan baterainya.
Pengisian baterai
Untuk diketahui, ada 2 metode pengisian charger mobil listrik Mazda2. Pertama bisa dilakukan di listrik rumahan. Untuk quick charger memakan waktu tak sampai 1 jam, dan pengisian normal selama 4 jam.
Pengisian baterai cukup colok pada tempat yang sudah disediakan di samping kiri depan. Sedangkan untuk mengisi bensin rotary pada corong bensin yang sudah tersedia sebelumnya.
Interior
|
|
Namun panel instrumen sudah berubah total. Bagian kiri panel instrumen terdapat indikator untuk menunjukkan kerja motor listrik, sementara bagian tengah panel instrumen ada pengukur kecepatan dan paling kiri indikator isi baterai.
Mazda2 listrik konsep ini dilengkapi indikator AC dan pengatur suhu ruangan di tengah dasbor. Tapi saat uji coba, AC tidak dinyalakan.
Juga ada tombol 'emergency' kalau terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Wajar mobil Mazda2 listrik ini masih prototipe.
Performa
|
|
Penasaran, detikOto akhirnya injak pedal gas agak dalam saat menemukan lintasan lurus. Nah, motor listrik bertenaga 75 kW (102 Ps) dan torsi 105 Nm mulai menunjukkan performanya. Tidak terasa perpindahan gigi karena motor listrik ini dipadukan dengan electric CVT.
Sempat mencapai kecepatan 60 km/jam, tapi kerja motor listrik masih tak terdengar, justru mesin rotary yang terdengar. Deruan mesin rotary single rotor 330 cc yang tersemat di belakang sampai ke kabin depan. Impresi awal merasakan Mazda2 listrik cukup unik, soalnya torsi 150 Nm sudah terasa mulai putaran bawah sampai 2.800 rpm.
Uji coba pun selesai setelah mencoba 2 kali putaran. "Bagaimana rasanya? Menarik bukan. Mobil ini belum sepenuhnya selesai, masih banyak yang harus kami lakukan untuk menyempurnakan mobil listrik ini. Mobil ini sudah berteknologi canggih," kata instruktur di sebelah detikOto.
Selebihnya seperti sektor kaki-kaki, suspensinya masih menggunakan suspensi model Mazda2 bensin. Untuk di tikungan masih senyaman Mazda2 bensin.
Meski uji coba Mazda2 listrik sangat singkat, namun karakter mobil listrik Mazda2 sebagai kendaraan ramah lingkungan patut diacungi jempol. Pasalnya mobil listrik ini sudah menunjukkan sebagai mobil ramah lingkungan masa depan Mazda meski masih berbentuk prototipe.












































Komentar Terbanyak
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?
Motor Listrik MBG Jadi Perhatian KPK
Muncul Dugaan Harga Asli Motor MBG Rp 8 Jutaan, Benarkah?