Yuk kita simak!
Eksterior
|
|
Penampilan Honda Accord terbaru berbeda jauh dari versi sebelumnya. All New Accord tampil lebih mewah.
Eksteriornya dipercantik dengan aplikasi LED di head lamp. Bemper depan yang membentang panjang dengan lampu kabut persegi panjang menambah keeleganan mobil yang didatangkan dari Thailand satu ini.
Sepintas dilihat bagian depan All New Accord mirip dengan MPV Odyssey.
Perubahan yang paling kentara adalah bagian buritan Honda Accord dengan bentuk bemper dan stop lamp terbaru.
Honda mengurangi desain bulat di bodi belakang. Kata orang-orang desain belakang Accord terbaru lebih baik ketimbang versi sebelumnya, yang menyebutkan mirip bahkan meniru desain mobil asal asal Eropa.
Sementara itu ketika hendak masuk ke kabin penumpang. Pengendara dipermudah mengakses kabin penumpang lewat fitur Smart Key System. Kunci cukup disimpan di dalam saku dan dengan sensor, kunci pintu dapat terbuka.
Interior
|
|
Jadi jangan aneh jika para bos juga tertarik merasakan sensasi mengemudikan mobil satu ini.
Bagaimana tidak, mulai Integrated Audio System (IAS) yang dipadukan dengan DVD/CD, USB, Aux in, Bluetooth, iPod & iPhone, kursi elektrik, cruises control, paddle shift, Econ Mode, Dual SRS Airbag, lane watch, kamera parkir, tombol start/stop engine.
Semuanya tersemat dengan apik untuk memuaskan pengendaranya.
Duduk sebagai pengendara
|
|
Dan hasilnya tubuh tetap di tempat dan tak bergerak. Asumsi detikOto jika kursi model ini efektif menjaga badan tidak bergerak ketika mobil bermanuver.
Nah, asyiknya mengatur posisi duduk dengan menekan tombol di samping kanan kursi.
Sayang tilt steering masih manual. Tapi tak mengurangi kemewahan dengan banyaknya fitur tambahan pada model terbaru Honda Accord. Mesin pun dinyalakan pertanda mobil siap digeber.
Mesin 2.400 cc Earth Dreams Technology
|
|
Honda Accord terbaru masih menggunakan mesin 2.4 liter DOHC i-VTEC. Hanya saja tenaganya sebesar 176 PS pada 6.200 rpm dengan torsi maksimal 225 Nm pada 4.000 rpm.
Untuk diketahui, Honda mengklaim mesin dengan Earth Dreams Technology bertenaga lebih besar. Saat posisi diam, suara mesin tidak terdengar ke kabin penumpang.
Pedal gas mulai diinjak hingga kecepatan tinggi. Suara mesin hampir tak terdengar hingga kecepatan 100 km/jam.
Penasaran dengan Econ Mode, detikOto langsung menekan tombol yang ada di sebelah kanan pengendara.
Ya, untuk fitur satu ini, akselerasi mesin langsung berkurang. Gaya berkendara jadi agak smooth. RPM pun langsung turun begitu tombol ditekan.
Katanya Econ mode yang terintegrasi drive by wire ini langsung melakukan penyesuaian secara bertahap, baik mesin dan pengoperasi AC bekerja secara efisien.
Kesempatan untuk mencoba akselerasi Honda Accord semakin terbuka ketika melaju di jalan bebas hambatan tol Cipularang.
Econ Mode kembali dinonaktifkan, sedangkan tuas perseneling digeser ke posisi S. Benar saja, mesin langsung merespons, dan hentakan mesin sangat terasa.
Begitu menggunakan drive S, suara mesin mulai meraung dan sampai terdengar ke kabin penumpang.
Namun raungan mesin tak mengganggu aktivitas mengemudi. Tak lengkap rasanya jika tidak menggunakan paddle shift. Dengan tambahan teknologi ini, untuk menyalip mobil depan pun lebih mudah.
Di sisi lain, Honda harus mengkoreksi karet peredam di sisi pengemudi dan penumpang. Pasalnya begitu mobil menempuh kecepatan tinggi terdengar suara hembusan angin yang masuk ke kabin penumpang. Memang terdengar sedikit, tetapi cukup mengganggu apalagi ketika audio system tidak diaktifkan.
Suspensi All New Accord
|
|
Komponen tersebut yang juga tersemat di sedan Accord lawas masih memiliki stabilitas dan kenyamanan untuk pengendara dan penumpang.
Melintasi jalan berlubang dan kerikil masih tergolong nyaman, dan enggak mentul-mentul.
Kesimpulan
|
|
Setelah selama 2 hari menjajal All New Accord, tak salah jika detikOto menampuk Honda Accors sebagai sedan kelas atas. Baik menjadi penumpang dan pengendara mirip dengan mobil sedan asal Eropa.
Poin Plus
- Gaya mengemudi nyaman
- Mesin responsif
- Banyak fitur baru
Poin Minus
- Suara angin masuk ke kabin penumpang
- Tilt steering manual
- Lane Watch kurang mumpuni di malam hari












































Komentar Terbanyak
Di RI Banyak Merek Motor Listrik, Kenapa Harus Emmo Rp 50 Jutaan buat MBG?
Bengkel Belum Ada, Kok BGN Nekat Beli 25 Ribu Unit Motor MBG?
Diborong Proyek MBG, Desain Motor Listrik Emmo Baru Didaftarkan Akhir Tahun Lalu