ADVERTISEMENT

Slalom dengan New Chevy Aveo

- detikOto
Rabu, 24 Okt 2012 09:24 WIB
Jakarta - Kendaraan hatchback dengan ground clearance agak pendek umumnya 'kudu' mampu berslalom. Dan predikat sebagai kendaraan hatchback sepertinya pantas disandang Chevrolet Aveo generasi 2 yang memiliki ground clearance 130 mm.

Pembuktian tersebut dirasakan langsung oleh detikOto ketika mendapat kesempatan berslalom bersama All New Chevrolet Aveo otomatis di Pantai Karnaval, Ancol, Selasa (23/10/2012) siang. Kendaraan hatchback ini mampu dibawa meliuk-liuk di aspal hitam dan agak berkerikil.

Perpaduan bodi yang cukup aerodinamis dan dilengkapi pelek ukuran 16 inci, membuat Chevy Aveo mampu melibas jarak sekitar 500 meter dengan cara slalom. Wuih!

Nah, sebelum berslalom, detikOto diharuskan memakai helm demi keamanan. Sebelum berslalom, cerita sedikit soal interior mobil yang diproduksi di Thailand ini. Rasanya mudah mengaktifkan audio system, tuas perseneling, tuas pengatur jok, dan tombol power window. Segala perlengkapan yang tersemat di mobil tersebut mudah diaktifkan dan jangkau.

Koreksi pada lingkar setir. Posisi terlalu dekat dengan dada detikOto yang memiliki tinggi badan 168 cm. Untuk mengatasinya, kursi dimundurkan. Tapi posisi ini tidak membuat aktivitas berkendara nyaman karena kaki jauh dari pedal gas dan rem. Mau tidak mau kursi harus dimajukan lagi, tapi dengan resiko setir agak 'mepet' dada.

Seharusnya, hatchback Aveo terbaru dilengkapi pengatur pengatur maju-mundur setir. Fungsinya untuk membuat pengendaranya lebih nyaman dan tentunya bakal membuat pola berkendara lebih agresif.

Secara kesuluruhan, interior mobil satu ini normal seperti hatchback di bawah Rp 200 juta. Kursi depan dan belakang empuk, dan kabin penumpang pas untuk pengendara tinggi badan 178 cm. "Enggak sempit, pas banget kalau duduk belakang," kata salah satu rekan detikOto.

Saat duduk sebagai pengendara, kursi yang dibalut bahan kain lumayan nyaman. Kaca samping dan tengah dalam jangkauan detikOto. Pandangan ke depan dan daerah blin spot mudah terpantau, jadi risiko tabrak samping lebih bisa dihindari.

Saat berslalom, lintasan yang dilalui tidak terlalu lebar. Dan trek yang kering membuat aktivitas slalom lebih asyik. Agar moncong mobil lebih terarah, detikOto sesekali melakukan hand break lalu putar setir sedikit saja. Menariknya setir Chevy tergolong ringan, jadi tidak sulit untuk bermanuver. Aktivitas berkendaran pun menjadi terasa lebih mantap.

Saat berslalom, detikOto cukup meletakkan tuas perseneling di posisi M (triptonic). Sebenarnya bisa di posisi D, tapi mesin tidak mengerti keinginan detikOto. Dan cara mengoperasikan fitur triptonic cukup menekan tombol di samping tuas perseneling. Ke atas untuk menaikkan gear, dan ke bawah untuk menurunkan gear.

Berbekal mesin 1.4 L DOHC Double CVC yang menawarkan tenaga 100 Ps pada putaran mesin 6.000 RPM dan mampu mencapai torsi 130 Nm pada putaran 4.000 RPM terbilang lumayan. Tenaga yang tidak terlalu besar menambah keseruan berslalom.

Hal positif lainnya dari mesin tersebut yakni spesifikasi mesin yang tertanam cukup untuk mengimbangi perjalanan dalam kota.

Tak lupa suspensinya. Suspensi MacPherson struts direct acting stabilizer bar di depan dan compound crank with double wallaed V beam di belakang memupuskan kesan ketidaktangguhan mobil tersebut. Hasilnya pada saat berslalom hebat, kondisi suspensi masih normal. Kehabatannya yakni ban seperti nempel di aspal. Ini yang jadi kehandalan Chevy Aveo terbaru.

Walhasil, jarak sekitar 500 meter berhasil ditempuh dengan waktu 1 menit 2 detik. Waktu tersebut tercepat di antara 'tester' lainnya.

Secara keseluruhan meski slalom terbilang singkat, namun karakter mesin dan suspensi New Chevy Aveo lumayan kompetitif jika dibandingkan mobil sekelas. Kekonsistensian GM Indonesia punya andil besar supaya mobil tersebut lebih memasyarakat. Di Indonesia All New Chevrolet Aveo dibanderol Rp 168,8 juta sampai Rp 193,8 juta On the road Jakarta.

(ikh/ddn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT