1. Eksterior
|
Chevrolet Trailblazer
|
Jika melihat trek yang dilalui, sepertinya sepadan jika All New Trailblazer berjibaku di medan offroad.
Soalnya sasis dan platform mobil tersebut menggunakan platform yang sama dengan pikap Chevrolet Colorado.
Jadi kemampuan All New Trailblazer sama persis dengan Chevrolet Colorado. Hanya saja pada All New Trailblazer memiliki karoseri layaknya SUV biasanya dan mampu menampung 7 penumpang.
Dalam sesi test drive kali ini, detikOto memilih All New Trailblazer LTZ warna hitam berpenggerak roda 4X4 dan diperkuat mesin 2.800 cc diesel DOHC common rail direct injection, turbocharger with intercooler variable geometry (VG). Mobil tersebut bisa menyesuaikan segala medan. Soalnya tersemat sistem 4L dan 4H untuk lintasan off road.
Bentuk bodi antara Chevy Trailblazer 2.5 liter LT dan 2.8 liter LTZ sama persis. Hampir tidak ada perbedaan. Keduanya mampu menciptakan kesan kokoh untuk kelas SUV di Indonesia.
2. Interior
|
Chevrolet Trailblazer
|
Nah, satu lagi yang membuat mobil ini terlihat seperti saudara Chevrolet Colorado. Pada pengaturan kaca spion otomatis, keduanya sama meletakkannya di bibir pintu sebelah kanan.
Mudah untuk meraihnya. Sedangkan pengatur kursi eletrik pada All New Trailblazer LTZ 4X4 2.800 cc juga mirip dengan milik Chevrolet Colorado.
Sementara gaya berkendara All New Trailblazer LTZ 4X4 cukup nyaman. Kenyamanan dibuktikan lewat duduk tinggi hingga pandangan ke depan sangat baik.
3. Mesin
|
Chevrolet Trailblazer
|
Mesin ini sanggup menyemburkan tenaga 180 Ps pada 3.800 RPM dan torsi 470 Nm pada 2.000 RPM. Mesin satu ini tidak ada halangan ketika melintasi tanjakan terjal hingga 45 derajat.
Mesin masih sanggup mengangkat bodi gambot All New Trailblazer. Memang pedal gas harus dipijak agar dalam, agar torsi keluar.
Sedangkan dari segi kenyamanan, suara mesin hanya sedikit masuk ke kabin penumpang dan relatif normal.
4. Daya jelajah
|
Chevrolet Trailblazer
|
Untuk sesi test drive ini detikOto hanya menggunakan 4H. Soalnya medan tidak berlumpur.
Begitu masuk ke 4H, terasa tenaga mesin tersalurkan ke empat roda mobil SUV tersebut.
Belum sempat menggunakan gigi 3, mobil sudah tertahan dengan jalan rusak dan tanjakan curam. Tapi hasilnya lumayan baik. Mobil sanggup melewati dengan mulus.
Tak luput fitur Hill Start Assist, dan Hill Descent Control sangat erperan dalam sesi test drive ini. Pedal rem enggak perlu dipijak ketika menghadapi turunan curam. Cukup atur kemudi biar mobil tak bergerak liar.
Perjalanan pun terus berlanjut. Pedal gas terus digeber hingga menemui turunan dan langsung menanjak. Terdengar suara gesekan tanah ke foot step. Tidak menyentuh ke sasis atau bumper. Pasalnya mobil tersebut memiliki ground clearance 231 mm.
Mobil agak ngepot ke kiri dan kanan, tapi lumayan stabil. "Seandainya trek basah lebih seru lagi. Bisa main lumpur," kata rekan media yang ikut dalam rombongan.
5. Kaki-kaki
|
Chevrolet Trailblazer
|
Sejatinya mobil SUV sekelas All New Trailblazer memang disetting agak keras untuk menopang bodi yang besar.
Tak ayal ketika melintasi jalan bergelombang, perut agak terkocok. Badan bergerak ke kiri ke kanan dan tak bisa diam. Akan tetapi menjelajahi trek off road, kaki-kaki lumayan kokoh.
Dukungan handling yang mantab serta kaki-kaki yang mumpuni pada All New Trailblazer sangat penting. Hal ini dibuktikan ketika menghadapi jalanan kerikil. Setir sangat ringan hingga memudahkan pengendaraa saat bermanuver.
6. Kesimpulan
|
Chevrolet Trailblazer
|
Dan ini menjadi nilai plus untuk SUV Trailblazer. Setidaknya mobil sekelas harus memperhitungan kedatangan mobil tersebut.
Poin Minus
1. Jok keras
2. Kursi baris ketiga sempit
3. Suspensi keras
Poin Plus
1. Bisa offroad dan on road
2. Posisi mengemudi nyaman












































Komentar Terbanyak
Biaya Tes Psikologi SIM Online Naik, Sekarang Jadi Segini
Baru Jual 1 Mobil, Polytron Sudah Ungguli Merek Jepang-China Ini di Indonesia
Intip Garasi Kakanwil Pajak Jakarta Utara yang Dicopot Purbaya