Merasakan Auman 'Singa' 508

Merasakan Auman 'Singa' 508

- detikOto
Kamis, 07 Jun 2012 11:33 WIB
Merasakan Auman Singa 508
Peugeot 508
Jakarta -

Eksterior bongsor

Eksterior
Tampak luar bodi Peugeot 508 memang cukup panjang. Pasati bagian depan yang menggunakan fender cukup lebar.

Peugeot 508 memiliki dimensi PXLXT ( 4,792 mm, 1.853 mm, 1,456) dengan wheelbase 2.817 mm. Konsep tersebut dipadukan dengan grille menganga lebar sebagai ciri khas Peugeot saat ini. Memang wajahnya tidak terlalu mewah.

Perpaduan tersebut semakin pantas dengan head lamp yang sengaja didesain untuk berkendara di malam hari. Peugeot 508 sangat mengutamakan aerodinamika. Terlihat dengan bodi yang mengecil ke belakang. Eksteriornya minim garis tapi ringkas dan terkesan elegan.

Interior Eropa banget

Interior
Masuk ke kabin penumpang kita sudah disuguhkan kompartemen kelas menangah. Sangat wajar jika dihargai Rp 535 juta off the road Jakarta.

Nah, jika Anda yang terbiasa berada di balik kemudi mobil Rp 600 jutaan tentu hafal ketika mengaktifkan fitur-fitur di dalamnya seperti audio yang terintegrasi DVD, Aux-in, dan Bluetooth.

Selain itu fitur canggih seperti paddle shift, cruise control sudah menjadi menu utama Peugeot 508.

Ciri khas Peugeot lainnya, 508 sudah dibekali Head Up Display (HUD). Fungsi alat tersebut dapat memantau drive dalam mengantisipasi kecepatan tanpa harus mengganggu aktivitas mengemudi.

Sayangnya, Peugeot 508 tidak tersedia kursi elektrik. Anda harus meraih tuas di bawah jok untuk maju-mundur kursi dan tuas di samping sandaran untuk maju-mundur.

Negatifnya, posisi tuas untuk maju-mundur sandaran terlalu ke belakang dan sulit terjangkau. detikOto pun harus berhenti ketika hendak meraih tuas tersebut. Bahaya kalau kondisi mobil masih melaju.

Selain itu yang bisa mengurangi poin Peugeot 508 adalah kulit jok yang agak keras. Terasa kurang empuk dengan kulit bawaan pabrik. Kalau kurang puas, Anda mesti modifikasi.

Performa

Peugeot 508
Awal masuk ke kabin dan menyalakan mesin 1.598 cc ET6CDT turbo 16 Valve, VVT sempat ragu. Meski auman mesin tak sampai ke kabin penumpang.

Pertanyaan timbul apakah mesin sekecil ini mampu melesatkan bodi yang terbilang gambot. Tak percaya, mobil pun langsung di arahkan ke jalan bebas hambatan.

Pedal gas dibejek habis. Wushh!!! kepala terdorong ke belakang dan menyentuh head rest. Mesin kecil yang teraplikasi EP6CDT Turbo membuktikannya. Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga 156 hp pada 5.800 RPM dengan torsi 240 Nm pada 1.400 RPM.

Performa besar sangat menyokong mobil untuk berakselerasi. Untuk menjangkau kecepatan 100 km/jam dengan D 6 percepatan otomatis sangat mudah.

Apa lagi, menggunakan drive 5 percepatan manual. Mesin langsung mengikuti keinginan pengendara.

Suspensi

Peugeot 508
Bagaimana dengan suspensinya? Jangan khawatir kesempatan 3 hari cukup membukti kelembutan suspensi yang tersemat pada Peugeot 505.

Mobil satu ini diperkuat dengan Independent Mac Pherson (depan), dan Multi arm link type RS30, built-in coil spring, hydraulic shock absorbers (belakang).

Komponen itu sudah biasa tersemat pada mobil berharga Rp 600 juta ke atas.

Jadi kalau ditanya soal kenyamanan kabin penumpang ketika melibas jalan bergelombang, kerikil hingga bebatuan jangan diragukan. Dengan komponen pengendara dan penumpangnya lumayan nyaman.

Kesimpulan

Peugeot 508

Setelah 3 hari berkendara, mobil Peugeot 508 sepertinya tidak sia-sia masuk ke pasar mobil tanah air. Untuk masyarakat Indonesia, mobil tersebut sangat pantas. Untuk perjalanan jauh dan dekat (luar kota) mobil ini sangat mewakili.

Kesimpulan:

Poin Plus:

  • Kabin penumpang lega dan nyaman.
  • Mesin responsif.
  • Suspensi lembut.

Poin Minus:

  • Kursi keras.
  • Tuas pengatur sandaran sulit dijangkau.
Halaman 2 dari 6
(ikh/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads