Eksterior bongsor
|
Eksterior
|
Peugeot 508 memiliki dimensi PXLXT ( 4,792 mm, 1.853 mm, 1,456) dengan wheelbase 2.817 mm. Konsep tersebut dipadukan dengan grille menganga lebar sebagai ciri khas Peugeot saat ini. Memang wajahnya tidak terlalu mewah.
Perpaduan tersebut semakin pantas dengan head lamp yang sengaja didesain untuk berkendara di malam hari. Peugeot 508 sangat mengutamakan aerodinamika. Terlihat dengan bodi yang mengecil ke belakang. Eksteriornya minim garis tapi ringkas dan terkesan elegan.
Interior Eropa banget
|
Interior
|
Nah, jika Anda yang terbiasa berada di balik kemudi mobil Rp 600 jutaan tentu hafal ketika mengaktifkan fitur-fitur di dalamnya seperti audio yang terintegrasi DVD, Aux-in, dan Bluetooth.
Selain itu fitur canggih seperti paddle shift, cruise control sudah menjadi menu utama Peugeot 508.
Ciri khas Peugeot lainnya, 508 sudah dibekali Head Up Display (HUD). Fungsi alat tersebut dapat memantau drive dalam mengantisipasi kecepatan tanpa harus mengganggu aktivitas mengemudi.
Sayangnya, Peugeot 508 tidak tersedia kursi elektrik. Anda harus meraih tuas di bawah jok untuk maju-mundur kursi dan tuas di samping sandaran untuk maju-mundur.
Negatifnya, posisi tuas untuk maju-mundur sandaran terlalu ke belakang dan sulit terjangkau. detikOto pun harus berhenti ketika hendak meraih tuas tersebut. Bahaya kalau kondisi mobil masih melaju.
Selain itu yang bisa mengurangi poin Peugeot 508 adalah kulit jok yang agak keras. Terasa kurang empuk dengan kulit bawaan pabrik. Kalau kurang puas, Anda mesti modifikasi.
Performa
|
Peugeot 508
|
Pertanyaan timbul apakah mesin sekecil ini mampu melesatkan bodi yang terbilang gambot. Tak percaya, mobil pun langsung di arahkan ke jalan bebas hambatan.
Pedal gas dibejek habis. Wushh!!! kepala terdorong ke belakang dan menyentuh head rest. Mesin kecil yang teraplikasi EP6CDT Turbo membuktikannya. Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga 156 hp pada 5.800 RPM dengan torsi 240 Nm pada 1.400 RPM.
Performa besar sangat menyokong mobil untuk berakselerasi. Untuk menjangkau kecepatan 100 km/jam dengan D 6 percepatan otomatis sangat mudah.
Apa lagi, menggunakan drive 5 percepatan manual. Mesin langsung mengikuti keinginan pengendara.
Suspensi
|
Peugeot 508
|
Mobil satu ini diperkuat dengan Independent Mac Pherson (depan), dan Multi arm link type RS30, built-in coil spring, hydraulic shock absorbers (belakang).
Komponen itu sudah biasa tersemat pada mobil berharga Rp 600 juta ke atas.
Jadi kalau ditanya soal kenyamanan kabin penumpang ketika melibas jalan bergelombang, kerikil hingga bebatuan jangan diragukan. Dengan komponen pengendara dan penumpangnya lumayan nyaman.
Kesimpulan
|
Peugeot 508
|
Setelah 3 hari berkendara, mobil Peugeot 508 sepertinya tidak sia-sia masuk ke pasar mobil tanah air. Untuk masyarakat Indonesia, mobil tersebut sangat pantas. Untuk perjalanan jauh dan dekat (luar kota) mobil ini sangat mewakili.
Kesimpulan:
Poin Plus:
- Kabin penumpang lega dan nyaman.
- Mesin responsif.
- Suspensi lembut.
Poin Minus:
- Kursi keras.
- Tuas pengatur sandaran sulit dijangkau.












































Komentar Terbanyak
Tukang Tambal Ban Pungut Pelat Nomor Terbawa Banjir, Minta Tebusan Rp 50 Ribu
Pengendara Singapura Banyak yang Mau Balik Beli Mobil Bensin
Lawan Arah di Malaysia Didenda Rp 60 Juta, di Indonesia Cuma Rp 500 Ribu