Ban paling anyar Bridgestone, Turanza AR-20, akan segera meluncur di pasaran. Tak lengkap rasanya bila tidak mencicipi ketangguhan dari AR-20. detikOto langsung menguji kehandalan ban ini pada dua track sekaligus yaitu kering dan basah.
Pengujian yang dilakukan detikoto kali ini menggunakan 2 varian kendaraan, Toyota Kijang Innova untuk track kering dan dan Toyota sedan Vios untuk track basah.
Trek Kering
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengujian Free Roll kali ini menggunakan dua varian Kijang Innova, yang dibiarkan melaju di turunan hingga bertemu lintasan datar tanpa menghidupkan mesin sekali pun.
Benar saja perbedaan jarak Turanza AR-20 dengan ban kompetitor, dalam uji coba kali ini mencapai 10,43 meter. Dimana Turanza AR-20 mampu mencapai jarak 55,73 meter dan kompetitor berinisial 'D' mampu berlari hingga 45,3 meter.
Pengujian trek kering tidak berhenti sampai disitu, pengujian berikutnya detikoto melakukan manuver di kecepatan 70 km/jam.
Saat melakukan manuver menggunakan kompetitor berinisial 'D', terasa ban tetap mengarah ke luar lintasan yang memaksa detikOto harus waspada untuk tetap pada jalur track yang disediakan akibat komponen ban yang terlalu lembek.
Berbeda disaat detikoto berlari bersama Turanza AR-20, terasa Turanza AR-20 mampu mencengkeram lebih kencang aspal. Sehingga kemudi setir mudah dikendalikan dan sangat nyaman duduk di dalam kendaraan.
Hanya berjarak beberapa meter, rintangan slalom dan track bergelombang sudah menanti. Dengan kecepatan mencapai 60km/jam, Bridgestone Turanza AR-20 menunjukkan kelasnya sebagai ban premium terbaik di kelasnya.
Saat detikOto melakukan Slalom dengan ban merek lain untuk kedua kalinya komponen yang ditawarkan kompetitor menjadi kelemahan fatal saat melintas.
Struktur yang terlalu empuk membuat kendaraan menjadi kurang stabil. Begitu juga disaat detikoto bertemu Track bergelombang, ban pun sering ingin berada keluar jalur yang disediakan.
Dari semua pengujian trek kering Bridgestone Turanza AR-20 juga membuktikan, teknologi di dalamnya dengan desain 5 Pitch Variabel Tread and 3D Triangle Blocks. Membuat ban Turanza AR-20 nyaris tidak mengeluarkan suara berlebih, yang mampu mengganggu disaat berkendara.
Trek Basah
Setelah trek kering, saatnya menguji ketangguhan dalam track basah bersama kompetitor berinisial 'D'.
Pengujian trek basah terbilang sederhana namun sangat terasa kekuatan yang diberikan kedua ban ini. Dimana detikoto harus mengitari lintasan yang basah hingga 3 kali dalam kecepatan konstan mencapai 50 km/jam.
Saat detikoto menggunakan Bridgestone Turanza AR-20, tidak perlu mengubah posisi di setir kemudi Toyota Vios yang menjadi kendaraan yang diuji. Hal ini menunjukkan Turanza mampu lebih mencengkeram aspal meski dalam keadaan basah sekali pun.
Berbeda dengan kompetitor berinisial 'D', terasa stir kemudi sesekali berubah arah. Sehingga memaksa detikoto lebih mengendalikan setir kemudi agar tetap berada di trek yang telah disediakan.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Provinsi yang Bakal Kenakan Pajak buat Mobil-Motor Listrik