Bos Ducati: Marc Marquez Sekarang Sudah Tua

ADVERTISEMENT

Bos Ducati: Marc Marquez Sekarang Sudah Tua

Ridwan Arifin - detikOto
Minggu, 22 Jan 2023 19:56 WIB
BURI RAM, THAILAND - FEBRUARY 18:  Paolo Ciabatti of Italy and Ducati Team  looks on in box during the MotoGP Tests In Thailand on February 18, 2018 in Buri Ram, Thailand.  (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Paolo Ciabatti Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp
Jakarta -

Ketertarikan Ducati dengan Marc Marquez perlahan mulai luntur. Direktur Balap Ducati Corse, Paolo Ciabatti tak ingin menampung pebalap tim pabrikan yang berumur lebih tua dari Enea Bastianini dan Francesco Bagnaia.

Ciabatti tidak menampik kalau Marquez masih menjadi pebalap yang fantastis. Hanya saja filosofi Ducati saat ini lebih senang dengan pebalap muda.

Rider tertua yang di bawah bendera Ducati saat ini Johann Zarco. Tahun ini dia akan berumur 33 tahun. Selebihnya, Jorge Martin, Enea Bastianini, Francesco Bagnaia, Marco Bezzechi, Alex Marquez, dan Luca Marini masih berikisar 25-26 tahun. Sedangkan umur Marc Marquez tahun ini menginjak kepala tiga.

VALENCIA, SPAIN - NOVEMBER 05: Marc Marquez of Spain and Repsol Honda Team the second place at the end of the MotoGP qualifying practice during the MotoGP of Comunitat Valenciana - Qualifying at Ricardo Tormo Circuit on November 05, 2022 in Valencia, Spain. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)Marc Marquez Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp

"Marc Márquez adalah pembalap yang fantastis, tapi dia 5 atau 6 tahun lebih tua dari pembalap yang kami miliki, jadi kami lebih memilih untuk fokus pada pembalap yang berkembang bersama Ducati," kata Ciabatti dikutip dari Motosan.es, Minggu (22/1/2023).

"Mereka -Marc dan Alex- hidup bersama dan berbagi banyak hal, jadi saya yakin Marc akan bertanya bagaimana keadaan Alex... tapi rencana kami berbeda," sambung Italiano itu.

Ducati diketahui sempat dekati Marc Marquez. Tepatnya setelah The Baby Alliens menyegel gelar keenam MotoGP 2019. Tapi negosiasi Ducati gagal, Marquez memperpanjang kontrak berdurasi 4 tahun bersama Honda hingga 2024.

Setelah kontrak baru itu, awan mendung malah menyelimuti rider Repsol Honda ini. Marc Marquez mengalami cedera patah lengan pada musim 2020. Pemegang enam titel juara dunia MotoGP itu absen dari balapan sepanjang tahun.

Marquez sempat comeback di MotoGP 2021, di tengah kondisinya yang belum prima betul. Tapi masalah lain kemudian menghampiri, Marquez didiagnosis mengalami diplopia alias penglihatan ganda pada Oktober 2021.

Juara dunia 8 kali itu juga menghabiskan sebagian MotoGP 2022 dengan pemulihan cedera dan operasi. Marquez cuma mengikuti 12 balapan dan sekali naik podium saat finis runner-up di Australia. Meski jarang tampil, ajaibnya Marc Marquez masih menjadi pebalap terbaik Honda. Dia sudah mengumpulkan 113 poin, Pol Espargaro 56 poin, Alex Marquez 50 poin, dan Takaaki Nakagami 46 poin.

Motor RC213V juga tak kunjung kompetitif. Marquez mulai menunjukkan gejala tidak betah kalau motor Honda tidak mengalami perbaikan.

Ciabatti tak ingin mengulang masa lalu bersama rider berumur kepala tiga. Kejadian ini pernah dialami bersama Andrea Dovizioso. Rider itu keluar dari Borgo Panigales pada 2020 silam.

"Kami membuat keputusan untuk meremajakan tim karena kami mencapai titik tidak dapat berbuat lebih banyak dengan pilot yang kami miliki," kata Ciabatti.

"Kami menghabiskan delapan tahun dengan Dovi di tim dan dia mencapai hasil yang fantastis, tetapi kadang-kadang dalam hubungan, ada saatnya ketika mereka tidak memberikan lebih... dan saya pikir itu adalah keputusan yang tepat," renung Paolo.



Simak Video "Marc Marquez: Roger Federer Seperti Valentino Rossi"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/lua)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT