Bamsoet: WSBK Mandalika 2022 Milestone Penting bagi Indonesia

ADVERTISEMENT

Bamsoet: WSBK Mandalika 2022 Milestone Penting bagi Indonesia

Erika Dyah - detikOto
Rabu, 16 Nov 2022 11:08 WIB
Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo mengikuti Grid Ceremony Race 2 World Superbike 2022.
Foto: Dok. MPR RI
Jakarta -

Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo menilai penyelenggaraan World Superbike Mandalika ini sebagai milestone penting bagi Indonesia. Alasannya WSBK mandalika jadi race ke-900 World Superbike sejak 1998.

"Penyelenggaraan World Superbike 2022 di Mandalika juga menjadi milestone penting bagi Indonesia. Karena menjadi race ke-900 World Superbike, sejak race pertama dimulai pada April 1988 di Sirkuit Donington Park, Inggris," ungkap Bamsoet dalam keterangannya, Rabu (16/11/2022).

"Sebuah kebanggaan besar bagi kita, karena Indonesia dan Pertamina Mandalika International Street Circuit sukses menggelar World Superbike dan telah menjadi bagian penting dari sejarah panjang perjalananan World Superbike," imbuhnya.

Bamsoet menjelaskan dirinya ikut mengumandangkan lagu Indonesia Raya bersama 45 ribu lebih penonton yang hadir langsung di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok, NTB pada Minggu (13/11/22). Menurutnya, kegiatan ini juga disaksikan langsung dari televisi masing-masing oleh masyarakat dunia.

Lebih lanjut, Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini menjelaskan dalam Race 2 World Superbike, Toprak Razgatl─▒oglu berhasil finis di urutan pertama. Disusul Alvaro Bautista di posisi kedua dan Jonathan Rea di posisi ketiga. Walaupun finis di urutan kedua, Alvaro Bautista berhasil mengunci gelar juara dunia World Superbike 2022.

"Alvaro Bautista mengoleksi 553 poin di puncak klasemen WSBK 2022. Sementara Toprak Razgatl─▒oglu berada di posisi kedua dengan 487 poin. World Superbike 2022 hanya menyisakan satu putaran lagi pada 18-20 November 2022 di Australia, sehingga poin yang diraih Alvaro Bautista tidak mungkin terkejar oleh pembalap lainnya," jelas Bamsoet.

Bamsoet pun mengungkap sudah lebih dari 45.517 tiket menonton World Superbike yang terjual habis ke berbagai kalangan masyarakat. Menurutnya, penonton dari luar negeri tetap banyak karena Mandalika memiliki eksotisme tersendiri yang tidak akan pernah habis dinikmati oleh siapapun yang datang ke sini.

Ia menilai kedatangan turis domestik maupun internasional untuk menyaksikan World Superbike selama tiga hari di NTB pada 11-13 November 2022 telah memberikan multiplier effect economy yang besar bagi masyarakat NTB. Hal ini tampak dari okupansi hotel, jasa transportasi, serta industri kuliner, merchandise, dan UMKM lainnya yang laris manis kebanjiran order.

"Pada saat penyelenggaraan WSBK Indonesia Round 2021 saja, perputaran uangnya dikabarkan mencapai ratusan miliar. Antara lain terlihat dari peningkatan signifikan terhadap okupansi hotel, dari biasanya 15 persen menjadi 95 persen, pembukaan lapangan pekerjaan terhadap sekitar 1.500 pekerja yang direkrut berasal dari masyarakat NTB, terutama penduduk dari enam desa penyangga di sekitar KEK Mandalika, hingga tambahan pemasukan asli daerah (PAD), dengan rincian dari pajak hiburan sebesar 15 persen, pajak parkir 30 persen, dan pajak restoran sebesar 15 persen," pungkasnya.

(akd/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT