Kok Bisa Marco Bezzecchi Start dari Pole tapi Melorot Finis ke-16?

ADVERTISEMENT

Kok Bisa Marco Bezzecchi Start dari Pole tapi Melorot Finis ke-16?

Dina Rayanti - detikOto
Senin, 03 Okt 2022 12:14 WIB
BURIRAM, THAILAND - SEPTEMBER 30: Marco Bezzecchi of Italy and Mooney VR46 Racing Team rides during the free practice of the MotoGP OR Thailand Grand Prixat Chang International Circuit on September 30, 2022 in Buriram, Thailand. (Photo by Steve Wobser/Getty Images)
Marco Bezzecchi dapat pole position tapi kemudian hanya bisa menuntaskan balapan di urutan 16. (Foto: Steve Wobser/Getty Images)
Jakarta -

Marco Bezzecchi untuk pertama kalinya bisa mengamankan pole position di MotoGP Thailand. Penampilan pebalap tim Mooney VR46 itu memang sudah terlihat cemerlang pada sesi latihan bebas keempat ketika menggunakan simulator balap.

Namun turunnya hujan di Chang International Sirkuit pada hari Minggu membuat situasinya berbeda. Kondisi lintasan masih basah ditambah cipratan air membuat visibilitas pebalap ikut berkurang.

Meski begitu, Bezzecchi masih bisa memulai balapan dengan baik namun bersenggolan dengan sessama pebalap Ducati Jorge Martin di tikungan pertama.

"Saya memulai dengan start yang bagus, tapi Martin datang mendekat sebelum tikungan sehingga saya menjauh," kata Bezzecchi menjelaskan situasi tersebut sebagaimana dikutip Speedweek.

Bezzecchi pun tak gentar. Ia masih memimpin di tiga lap pertama, namun justru mendapat peringatan dari Race Direction bahwa ia harus turun satu posisi di belakang. Race Direction beralasan Bezzecchi tidak kehilangan banyak waktu dalam insiden di tikungan pertama dan justru memperoleh keuntungan.

"Penalti itu benar-benar tidak bisa dipahami. Martin menyentuh saya di trek lurus dan tikungan sehingga saya menjauh. Tapi malah saya yang mendapat hukuman dan dia tidak," katanya geram.

Setelah mendapatkan penalti, Bezzecchi berada di tempat kedua persis di belakang Jack Miller. Sayangnya, kecepatan Bezzecchi tidak cukup baik sehingga ia harus kehilangan posisi. Pada lap ke-14, ia tak lagi bisa mengejar ketinggalannya.

Alhasil, Bezzecchi harus puas di posisi ke-16 dengan catatan waktu 33,466 detik lebih lambat di belakang Miguel Oliveira yang menjadi juara.

"Saat lintasan masih sangat basah, saya sangat cepat dan merasa baik-baik saja. Bagaimanapun, penalti itu membuat saya kehilangan ritme dan ketika lintasan mulai mengering saya merasa makin buruk. Saya beberapa kali merasa kehilangan grip ban depan dan juga rasa percaya diri menurun. Yang jelas saya tidak mau jatuh dan menyia-nyiakan akhir pekan yang indah ini. Meskipun tanpa penalti, hasilnya mungkin tidak jauh berbeda," pungkas Bezzecchi.



Simak Video "Marc Marquez: Roger Federer Seperti Valentino Rossi"
[Gambas:Video 20detik]
(dry/din)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT