Viral Mekanik Ngamuk Tendang Pebalap Moto3, Aleix Espargaro Tak Terima!

ADVERTISEMENT

Viral Mekanik Ngamuk Tendang Pebalap Moto3, Aleix Espargaro Tak Terima!

Ridwan Arifin - detikOto
Minggu, 02 Okt 2022 14:09 WIB
NORTHAMPTON, ENGLAND - AUGUST 25: Tom Booth-Amos of Great Britain  and CIP Green Power prepares to start on the grid during the Moto3 race during the MotoGp Of Great Britain - Race at Silverstone Circuit on August 25, 2019 in Northampton, England. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Tom Booth Amos Foto: Mirco Lazzari gp/Getty Images
Jakarta -

Media sosial dihebohkan dengan potongan video eks pebalap Moto3, Tom Booth-Amos ditendang oleh mekaniknya sendiri. Booth Amos mendapat tendangan dari mekanik usai protes motornya mogok pada balapan seri Grand Prix Thailand 2019 silam.

Video itu muncul setelah tiga tahun Thailand tidak menggelar rangkaian balap MotoGP. Tom Booth-Amos dari CIP Moto3 Team kala itu memilih untuk diam tanpa boleh menceritakan apapun supaya posisinya aman musim depan.

"Video yang muncul adalah dari Thai Grand Prix 2019. Ada banyak masalah dengan tim tahun itu yang tidak pernah dibicarakan dan saya tetap diam hanya untuk mencoba dan mempertahankan perjalanan saya untuk musim 2020 karena itu adalah impian saya untuk tetap di paddock itu," kata dia dalam akun media sosialnya dikutip Minggu (2/10/2022).

"Ini terjadi setelah balapan ketika motor saya mogok karena kesalahan mekanik, saya diminta untuk tidak mengatakan apa-apa dan tetap diam. Saya tidak pernah memberi tahu siapa pun, termasuk Dorna dan manajemen saya saat itu. Itu hanya satu hal yang terjadi tahun itu, orang tidak tahu apa yang terjadi di balik layar TV," tutup dia.

Klip tersebut mengundang respon keras dari pebalap senior Aleix Espargaro. Bahkan rider MotoGP itu sudah menghubungi Sporting Director MotoGP Carlos Ezpeleta untuk menghukum mekanik tersebut tidak diizinkan lagi bekerja di paddock lagi.

"Saya melihat videonya, dan saya tidak pernah semarah itu sepanjang karir saya. Saya belum pernah melihat sesuatu seperti ini di paddock, dan saya menelepon Carlos Ezpeleta dan saya berbicara dengannya. Saya bukan siapa-siapa untuk memutuskan, tetapi saya merasa seperti saya adalah salah satu orang tua di paddock ini setelah hampir 20 tahun di dalamnya," ceplor rider Spanyol ini dikutip The Race, Minggu (2/10/2022).

"Kami tidak memiliki serikat pebalap, tetapi saya pikir itu benar bahwa para pebalap bermoral berbicara ketika hal seperti ini terjadi. Bagi saya orang ini harus keluar dari paddock, dan Dorna harus pergi ke lapangan bersamanya," tambah dia.

Tim CIP Moto mengkonfirmasi sudah tidak lagi memperkejakan mekanik yang menendang Tom. Skuad asal Prancis ini juga segera meminta maaf kepada mantan pebalapnya.

"Atas nama tim, kami sangat mengecam perilaku semacam ini, dan kami ingin meminta maaf secara terbuka kepada Tom Booth-Amos. Sebuah tim bukanlah usaha dari satu orang, tetapi dari seluruh kelompok orang," bunyi pernyataan Tim CIP Moto

"Itulah mengapa teknisi ini tidak lagi terlibat dalam tim kami. Kekerasan dalam bentuk apa pun tidak dapat diterima dalam olahraga kami dan di luarnya. Kami telah mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk memastikan hal itu tidak terjadi lagi di masa depan." tambah pernyataan itu.

Namun, disinyalir bahwa mekanik tersebut tetap berada di paddock grand prix dalam peran yang berbeda. Dorna saat ini tengah melakukan investigasi terhadap mekanik tersebut.

"Insiden yang terjadi di GP Thailand 2019 yang melibatkan pembalap Moto3 Tom Booth-Amos dan mantan timnya baru-baru ini terungkap. Karena itu, sedang diselidiki." bunyi pernyataan Dorna.

Tom Booth Amos saat ini sudah tidak berlaga lagi di Moto3. Dia hanya semusim di sana, selanjutnya beralih ke World SSP 300 pada musim 2020.

Tahun ini, pebalap 26 tahun itu tampil di berbagai kejuaraan termasuk World Supersport, dan akan British Supersport.



Simak Video "Catat! Tugas Polantas Tidak Hanya Sebatas Menilang Lho"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/lua)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT