Ayah Lorenzo Sentil Marc Marquez: Mungkin Kena Karma Ganggu Rossi

ADVERTISEMENT

Ayah Lorenzo Sentil Marc Marquez: Mungkin Kena Karma Ganggu Rossi

Ridwan Arifin - detikOto
Minggu, 25 Sep 2022 13:05 WIB
Marc Marquez (93) of Spain and Repsol Honda Team during the press conference previews of Gran Premio Animoca Brands de Aragon at Motorland Aragon Circuit on September 15, 2022 in Alcaniz, Spain. (Photo by Jose Breton/Pics Action/NurPhoto via Getty Images)
Marc Marquez Foto: NurPhoto via Getty Images/NurPhoto
Jakarta -

Marc Marquez mendapat pesan menohok dari ayahnya Jorge Lorenzo, Chico Lorenzo. The Baby Aliens diminta mengubah gaya balapnya yang agresif, meski baru sembuh dari cedera.

Komentar pedas dari Chico Lorenzo tak terlepas dari penampilan Marc Marquez di MotoGP Aragon, minggu lalu. Rider Spanyol itu masuk ke pit stop setelah terlibat insiden dengan Fabio Quartararo dan Takaaki Nakagami.

Aksi Marc Marquez dinilai sebagai insiden balap. Rider 29 tahun itu pun tidak dijatuhkan sanksi. Menurut Chicho Lorenzo, ada sosok yang melindungi Marc Marquez. Gaya balapnya dinilai berbahaya untuk pebalap lain, namun tak ada satupun yang menegurnya.

"Marc sudah melakukan segalanya dan tidak ada yang pernah terjadi padanya, ada kekuatan yang melindungi di baliknya," kata Chicho dikutip Motosan.es, Jumat (23/9/2022).

Tiga tahun sudah Marc Marquez kesulitan di MotoGP. Chicho bahkan berani menyebut Marquez sedang menjalani karma.

"Dia harus berhenti menjadi kotor untuk memenangkan balapan lagi. Di luar sana mereka banyak berbicara tentang karma, saya tidak tahu apakah karma itu ada atau tidak... tapi dia tidak bisa memungkiri bahwa karma itu ada," ceplos dia.

Salah satunya, kata Chicho karena Marquez mengganggu Valentino Rossi di musim 2015. Ya, di mana Rossi gagal menggenapkan juara dunia, The Doctor beberapa kali terlibat insiden hingga puncaknya dikenal dengan "Sepang Clash".

"Di Malaysia 2015 seluruh balapan didedikasikan untuk mengganggu Valentino. Apa yang dilakukan Marc hari itu adalah pergi dan mengganggunya. Dia melakukan beberapa pukulan kapak yang tidak memiliki alasan untuk itu," ungkap dia.

Meski begitu, Chicho mengatakan dua pebalap yang paling nakal di MotoGP adalah Marquez dan Valentino Rossi. Khusus Valentino Rossi, legenda balap Italiano itu kerap membuat perang psikologis di luar lintasan.

"Seperti yang telah saya katakan di lain waktu, saya pikir Valentino dan Marc adalah pilot paling nakal yang pernah saya lihat, Valentino mencoba strategi di luar lintasan ketika dia tahu bahwa dia bukan yang tercepat, tetapi pada tahun 2015 putra saya mampu mengalahkannya terlepas dari semua siasatnya," kata dia.

Chicho juga masih ingat betul saat anaknya berhadapan dengan pebalap rookie yang masih punya nyali tinggi di atas motornya. Mundur ke belakang, sebelum menyentuh garis finis Jorge Lorenzo disalip oleh sang rookie, Marquez, lewat sebuah aksi yang nyaris membuat keduanya saling bersenggolan pada Jerez 2013.

Terakhir Chicho juga masih ingat kecelakaan Lorenzo saat membela Ducati 2018 di Aragon. Dia menuding Marc Marquez sudah menghancurkan balapan dan juga kaki anaknya.

"Di Jerez 2013 dia (Marc Marquez) menabrak anak saya. Suatu tindakan yang membuatnya mendapatkan gelar a posteriori dan pada saat itu tidak memiliki sanksi. Juga di Aragón, setelah setahun cedera, dia mengacaukan balapan dan Jorge berakhir di rumah sakit dengan pergelangan kaki patah," tambahnya.



Simak Video "MotoGP Mulai Sepi Penonton, Dorna: Indonesia Penuh!"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/dry)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT