Kombinasi Masalah Motor Marquez Jadi Penyebab Insiden Horor di MotoGP Aragon

ADVERTISEMENT

Kombinasi Masalah Motor Marquez Jadi Penyebab Insiden Horor di MotoGP Aragon

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Senin, 19 Sep 2022 17:13 WIB
ALCANIZ, SPAIN - SEPTEMBER 17: March Marquez of Spain and Repsol Honda Team in action during the Qualifying at Motorland Aragon Circuit on September 17, 2022 in Alcaniz, Spain. (Photo by Joan Cros Garcia - Corbis/Corbis via Getty Images)
Foto: Masalah yang dialami Marquez sampai sebabkan kecelakaan dengan Quartararo dan Nakagami (Corbis via Getty Images/Joan Cros Garcia - Corbis)
Jakarta -

MotoGP Aragon 2022 menyajikan drama di awal-awal balapan. Marc Marquez mengalami kontak dengan Fabio Quartararo usai melewati tikungan ketiga lap pertama, dan dengan Takaaki Nakagami empat tikungan berikutnya.

Marc Marquez memberikan penjelasan mengapa dua kecelakaan itu bisa terjadi. Masalah pertama yang membuat Fabio Quartararo menubruk Marquez dari belakang adalah karena motor Honda RC213V milik Marquez tak memiliki cengkeraman yang baik di ban belakang. Itulah alasan Marquez menutup gas, sedangkan Quartararo yang jaraknya sangat dekat tetap gaspol.

"Saya memiliki momen kecil, yang sering Anda alami dengan ban dingin. Saya kehilangan (cengkeraman) bagian belakang sedikit dan menutup gas, tetapi itu bukan momen yang sangat besar. Saya melihat tayangan ulang dan masalahnya adalah Fabio sangat dekat, seperti biasa di awal balapan. Jadi itu adalah insiden balapan, dan sangat apes," ujar Marquez.

Quartararo sendiri mengaku memiliki grip yang lebih baik daripada Marquez saat itu. Quartararo tidak menyangka bahwa Marquez akan menutup gas. Dengan jarak yang sangat dekat, kecelakaan tak bisa dihindari.

Usai mengalami kontak dengan Quartararo, Marquez merasakan keanehan pada motornya di tikungan lima. Namun, itu masih bisa diterima.

[Gambas:Instagram]

Petaka kedua kembali terjadi ketika Nakagami berusaha menyalip Marquez dan melebar. Marquez kemudian mengaktifkan perangkat ride-height device. Aktifnya perangkat ride-height device ditambah ada bagian motor Quartararo yang tersangkut membuat motor Marquez tak terkendali.

"Begitu saya mengaktifkan holeshot (ride-height device), saya merasa roda belakang terkunci. Saya memeriksa tayangan ulang dengan sangat hati-hati, dan Anda dapat melihat bahwa bagian (dari motor Quartararo yang tersangkut di motor Marquez) keluar dari fairing. Ketika saya merasa itu terkunci, semuanya menjadi gila," ucapnya.

Akibat roda belakang yang merasa terkunci, Marquez mengaku motornya menjadi tidak terkendali. Motor lebih 'lari' ke kiri dan tidak ada torsi.

Akibatnya, kecelakaan dengan Nakagami terjadi. Kecelakaan tersebut terbilang horor, karena Nakagami masih di dalam trek. Beruntung beberapa rider di belakang mampu menghindari Nakagami.



Simak Video "Marc Marquez: Roger Federer Seperti Valentino Rossi"
[Gambas:Video 20detik]
(rgr/dry)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT