ADVERTISEMENT

Kata Pebalap Formula E Soal Sirkuit Ancol

Tim detikcom - detikOto
Jumat, 03 Jun 2022 11:45 WIB
Dalam foto yang dipotret pada tanggal 25 Mei 2022, terlihat sejumlah pekerja beraktivitas di area Sirkuit Formula E, Jakarta.
Foto: Sirkuit Formula E (Pradita Utama/detikcom)
Jakarta -

Beberapa pebalap Formula E sudah tiba di Jakarta untuk mengikuti Jakarta E-Prix akhir pekan ini, Sabtu (4/6/2022). Balapan Formula E akan digelar di Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC) di kawasan Ancol, Jakarta.

Ini merupakan sirkuit yang sama sekali baru. Bahkan bagi pebalap Formula E sendiri ini menjadi tantangan baru.

Sebagai gambaran, Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC) memiliki 18 tikungan. Sirkuit ini mempunyai panjang total 2,37 km searah jarum jam. Para pebalap pun mengomentari sirkuit yang dibangun dalam waktu 54 hari ini.

"Tata letak trek terlihat sangat menarik, cukup cepat, tidak terlalu banyak tikungan sempit dan cukup mengalir, yang selalu menjadi pengalaman yang baik bagi pebalap ketika ada aliran yang bagus di tata letak trek. Saya tidak sepenuhnya yakin di mana menyalip terbaik. Peluang akan ada, di Formula E, akan selalu ada. Ini adalah acara yang sangat saya nantikan, pasti," kata Nyck De Vries, pebalap dari Mercedes-EQ Formula E Team dikutip situs resmi Formula E.

Pebalap Belanda keturunan Indonesia itu sangat menantikan balapan Formula E di Jakarta akhir pekan ini. Apalagi, Formula E sudah lama tidak balapan di Asia karena pandemi COVID-19.

Oliver Rowland dari Nissan e.dams, mengatakan trek baru ini akan menjadi tantangan baru. Kata dia, setiap kali ada trek baru akan menjadi penyeimbang yang baik.

"Terutama untuk pebalap yang kurang berpengalaman. Bagi saya, saya suka pergi ke tempat-tempat yang saya tahu sekarang karena saya menjadi lebih dan lebih berpengalaman, tetapi saya pikir secara mental, itu seperti yang lain, Anda melakukan persiapan, dan Anda pergi ke sana dan melakukan yang terbaik," ujarnya.

Robin Frijns dari Envision Racing menambahkan, akan ada banyak hal yang didapati dari sirkuit baru ini. Dia menyoroti suhu di Jakarta.

"Suhu pada ban, suhu pada baterai, dan tentu saja energi akan selalu memainkan peran besar. Jadi, saya pikir ada banyak skenario berbeda yang bisa terjadi dan kita perlu fokus pada semuanya," ucap Robin.

Jean-Eric Vergn dari DS Techeetah menyebut, dirinya senang pergi ke lokasi baru, sirkuit baru dan kota baru. Dia berharap sirkuit di Ancol ini akan menjadi trek yang bagus seperti di Roma.

"Saya tidak yakin saya menantikan panas dan kelembaban, terutama (suhu dan kelembaban) saat ini di tahun ini, itu akan menjadi intens," sebutnya.

Simak Video 'Formula E Jakarta Start Besok, Ini Jadwal Lengkapnya!':

[Gambas:Video 20detik]



(rgr/dry)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT