Marquez: Saya Tidak Perlu Berjuang 100% untuk Jadi Juara Dunia

Luthfi Anshori - detikOto
Sabtu, 26 Feb 2022 12:28 WIB
Pembalap Repsol Honda Team MotoGP Marc Marquez melaju menuju lintasan pada hari kedua tes pramusim MotoGP 2022 di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok Tengah, NTB, Sabtu (12/2/2022). Sesi tes pramusim di sirkuit Mandalika tersebut akan berlangsung hingga Minggu (13/2/2022). ANTARA FOTO/Andika Wahyu/pras.
Marc Marquez pede bisa jadi juara dunia MotoGP 2022 meski tak bisa berjuang 100% lantaran kondisnya belum fit benar (ANTARA/ANDIKA WAHYU)
Jakarta -

Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, menjadi salah satu kandidat juara MotoGP 2022. Terlepas dari kondisinya yang baru saja pulih cedera, Marquez tetap jadi ancaman besar bagi para pebalap muda bertalenta di MotoGP. Bahkan secara terbuka Marquez mengatakan bahwa dirinya tidak perlu berjuang 100% untuk bisa menjadi seorang juara dunia.

Marquez merasa senang bisa kembali ke lintasan MotoGP, kendati dia masih terus terus berbicara tentang betapa sulitnya hidup di antara cedera.

"Setelah dua musim yang sulit, di mana saya harus mengalami yang terbaik dan terburuk dari olahraga ini, ketika Anda tampaknya bisa pergi (ke sirkuit), Anda mengalami cedera lain," buka Marquez dikutip dari Motosan, Sabtu (26/2/2022).

Meski berada dalam kondisi sulit, The Baby Alien tetap optimistis melihat dirinya sebagai salah satu kandidat juara MotoGP 2022.

"Saya telah mengatakan secara terbuka bahwa tujuan saya tahun ini adalah untuk memperjuangkan gelar, saya melihat diri saya sebagai kandidat (juara)," sambung pebalap asal Spanyol.

Terkait dengan motornya, Marquez menilai bahwa prototiope Honda RC213V versi 2022 memiliki titik lemah dan titik kuat yang berbeda dengan motor-motor sebelumnya. Tapi apapun itu, Marquez menegaskan dirinya harus mampu beradaptasi secepat mungkin.

Lalu terkait peluangnya juara dunia tahun ini, Marquez mengatakan dirinya tidak perlu berjuang 100% untuk memperebutkan gelar.

"Saya tidak tahu apakah saya bisa 100%, tetapi saya pikir tidak perlu 100% untuk berjuang demi juara dunia. Saya mulai berlatih fisik secara terlambat, tetapi tes di Malaysia dan Indonesia baik untuk saya, dan juga tiga minggu ini saya datang ke sini untuk berlatih, saya sangat memperhatikan mereka, saya pikir saya siap tiba di Qatar," lanjut pebalap asal Spanyol itu.

"Saya pindah ke Madrid dengan tujuan menjaga lengan saya tetap terkontrol, dokter tepercaya yang saya temukan semuanya ada di sini, jadi saya melakukan segalanya dan saya telah memutuskan untuk melakukan ini," tukasnya.



Simak Video "MotoGP Mulai Sepi Penonton, Dorna: Indonesia Penuh!"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/din)