Bandingkan Kepopuleran Rossi, Bos Yamaha: Siapa Marquez? Banyak Orang Tak Tahu

Ridwan Arifin - detikOto
Minggu, 12 Des 2021 08:08 WIB
MISANO ADRIATICO, ITALY - OCTOBER 24: Marc Marquez of Spain and Repsol Honda Team celebrates the victory on the podium at the end of the MotoGP race during the MotoGP of Emilia Romagna - Race at Misano World Circuit on October 24, 2021 in Misano Adriatico, Italy. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Marc Marquez disebut kalah populer dari Valentino Rossi. Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp
Jakarta -

Mulai tahun depan, kejuaraan MotoGP untuk pertama kalinya tanpa Valentino Rossi. Manajer Yamaha, Lin Jarvis yakin musim depan ingar bingar MotoGP bakal berbeda tanpa ada The Doctor.

Rossi menjadi salah satu pebalap ikonik MotoGP dengan basis besar penggemar di seluruh dunia. Jarvis menilai, selebrasi unik, dan ikonik, namun sarat prestasi, turut mendongkrak kepopuleran Rossi. Hal ini yang membuat Rossi dikenal lintas generasi, dari anak muda hingga orang tua.

"Itu (MotoGP tanpa Rossi) pasti akan berpengaruh, karena dia adalah pengendara yang unik. Jika semua orang bertanya: 'Siapa Márquez?' Banyak orang tidak tahu. 'Siapa itu Quartararo?' Tidak ada ide. 'Siapa itu Valentino Rossi?' Siapapun bisa menjawab. Semua orang mengenalnya. Jelas bahwa ia memiliki daya tarik global yang sangat besar," kata Lin Jarvis dicukil dari Motosan.es, Sabtu (11/12/2021).

KUALA LUMPUR, MALAYSIA - FEBRUARY 06: Lin Jarvis of Britain and Monster Energy Yamaha MotoGP Team speaks during the 2020 Team Monster Energy Yamaha MotoGP presentation during the MotoGP Pre-Season Teams Unveiling at Sepang Circuit on February 06, 2020 in Kuala Lumpur, Malaysia. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)Manajer Yamaha, Lin Jarvis (tengah) Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp

Seperti diketahui, Rossi resmi gantung helm di akhir musim 2021. Dia menutup 26 tahun kariernya di kejuaraan dunia balap motor dengan torehan sembilan gelar juara dunia, yang tujuh di antaranya dari kelas utama.

Selama berkarier, Valentino Rossi dikagumi karena sepak terjangnya di atas lintasan balap. Namun, lebih dari itu pebalap legendaris Italia ini sangat berjasa dalam mempopulerkan MotoGP sehingga menjadi sebesar sekarang ini.

Alhasil, muncul kekhawatiran akan dampak pensiunnya Valentino Rossi pada MotoGP di masa depan. Namun, Lin Jarvis merasa kejuaraan tidak akan kehilangan pamornya, sebab regenerasi pebalap muda juga terjadi, salah satu yang ikonik ialah Fabio Quartararo.

"Saya juga optimis tentang masa depan MotoGP, karena balap sekarang sangat menarik. Kami memiliki banyak talenta muda, baru, talenta menarik, atlet yang menarik. Orang-orang juga menyukai Fabio, yang memiliki kepribadian yang nyata. Dia bersenang-senang dan mengomunikasikannya," tutur Jarvis.

Valentino Rossi akan diingat di dalam sejarah olahraga motor sebagai salah satu dari yang terbaik Sekalipun nanti 'The Doctor' berhenti membalap, ia bakal tetap eksis di lintasan MotoGP. Sebab dia akan memimpin timnya VR46 Racing Team di MotoGP 2022.

(riar/lua)