Gagal Menang, Quartararo Malah Sebut MotoGP San Marino Balapan Terbaiknya

Ilham Satria Fikriansyah - detikOto
Senin, 20 Sep 2021 17:33 WIB
Fabio Quartararo di Kualifikasi MotoGP San Marino 2021.
Fabio Quartararo cukup puas meski cuma dapat posisi finis kedua di MotoGP San Marino (Dorna Sports)
Jakarta -

Fabio Quartararo gagal meraih kemenangan di MotoGP San Marino. Meski cuma finis di posisi dua, Quartararo mengaku senang malah menyebut hasil balapan tersebut merupakan yang terbaik sepanjang musim ini.

Memulai balapan dari posisi tiga, Quartararo terliabt duel dengan beberapa rider Ducati demi menjadi juara MotoGP San Marino. Yang pertama adalah dengan Jorge Martin, di mana mereka sempat saling susul tiga kali sebelum Martin akhirnya crash di tikungan 14 lap ketiga.

Pebalap Ducati berikutnya yang terlibat duel dengan Quartararo adalah Jack Miller. Sama seperti Martin, Quartararo berhasil menaklukkan Miller.

Tapi kondisinya tak lagi sama saat dia mencoba melewati Francesco Bagnaia. Quartararo tak kuasa menjinakkan Bagnaia, yang pada akhirnya meraih kemenangan keduanya secara beruntun.

Dengan hasil tersebut, Quartararo kembali gagal meraih kemenangan setelah terakhir kali finis di posisi pertama saat tampil di MotoGP Inggris. Tapi, Quartararo mengaku senang meraih posisi kedua dan berujar jika balapan di seri MotoGP San Marino merupakan yang terbaik di musim ini.

"Jujur, saya pikir ini adalah (balapan) terbaik saya. Tentu saja, meraih kemenangan akan terasa berbeda tetapi saya pikir ini pertama kalinya saya merasa senang meski berada di tempat kedua," kata Quartararo dikutip Crash.

Pebalap asal Prancis ini mengungkapkan jika persaingan di lintasan yang membuat dirinya merasa puas dan bahagia, walaupun pada akhirnya Quartararo gagal meraih kemenangan.

"Bukan karena kejuaraan, tetapi saya telah memberikan segalanya. Juga saat di awal saya dengan Jack (Miller) dan Jorge Martin bertarung melawan mereka seolah itu adalah lap terakhir," ujarnya.

"Saya menyalip Jack Miller di tempat yang tidak pernah saya duga dapat menyalip. Di lap terakhir saya agak terlalu jauh dari Bagnaia, karena di tikungan empat dan lima Bagnaia jauh lebih kuat, saya ingin menyalip di tikungan enam tapi saya terlalu jauh," sambung Quartararo.

"Sudut kemiringan yang dia miliki di tikungan 12 membuat saya berpikir untuk tetap tenang. Tapi itu balapan yang sangat bagus, itu adalah balapan yang paling saya nikmati," pungkasnya.

Berhasil finis di posisi kedua membuat Fabio Quartararo mendapat tambahan 20 poin. Kini, rider berusia 22 tahun tersebut telah mengoleksi 234 poin dan masih bertahan di puncak klasemen sementara MotoGP. Quartararo unggul 48 poin dari Francesco Bagnaia di posisi kedua dan berjarak 67 poin dari Joan Mir di peringkat ketiga.



Simak Video "Kata Joan Mir dan Quartararo Saat Rossi Pensiun dari MotoGP"
[Gambas:Video 20detik]
(din/din)