MotoGP Berduka, Fausto Gresini Meninggal Dunia

Ilham Satria Fikriansyah - detikOto
Rabu, 24 Feb 2021 05:30 WIB
Fausto Gresini, team manager of San Carlo Honda Gresini pays his respects during a tribute to Italian rider Marco Simoncelli, who died during an accident at the 2011 Malaysian Grand Prix, in Sepang on October 18, 2012. The Malaysian grand prix begins October 19 to 21. AFP PHOTO / MOHD RASFAN (Photo by MOHD RASFAN / AFP)
Fausto Gresini tutup usia karena COVID-19 (AFP/MOHD RASFAN)
Jakarta -

Kabar duka datang dari dunia balap MotoGP dan balap motor secara umum. Mantan pebalap sekaligus pemilik Tim Gresini Racing, Fausto Gresini, meninggal dunia pada Selasa (23/02/2021) waktu setempat. Pengumuman meninggalnya Gresini disampaikan langsung melalui laman resmi dan sosial media MotoGP.

Fausto Gresini dikabarkan meninggal akibat terpapar COVID-19. Dia telah berjuang melawan virus tersebut sejak Desember lalu. Mantan pembalap asal Italia berusia 60 tahun tersebut sempat dirawat intensif di Rumah Sakit Maggiore Carlo Alberto Pizzardi, Bologna, Italia.

Kondisinya pun sempat membaik, namun tak lama kembali menurun selama sepekan terakhir dan memasuki masa kritis. Hingga akhirnya Gresini menghembuskan nafas terakhirnya Selasa waktu setempat.

Gresini mulai memasuki dunia balap sejak tahun 1983, ia memulai karier di kelas 125 cc. Musim berikutnya ia berhasil meraih kemenangan pertamanya di kelas tersebut. Lalu di tahun 1985 Gresini berhasil meraih juara dunia di kelas 125 cc, kemudian kembali tampil impresif di musim 1986 sebagai runner up.

Pada musim 1987, Gresini kembali menunjukan kehebatannya. Dari 11 seri Grand Prix di musim itu, Gresini berhasil meraih 10 kemenangan dan mengakhiri musim sebagai juara dunia lagi.

Dirinya sempat meraih posisi runner up kembali di musim 1991 dan 1992, lalu memutuskan pensiun dari dunia balap di akhir musim 1994. Kemudian Gresini beralih menjadi manajer untuk tim balap yang dibentuknya pada tahun 1997.

Sejak memulai kompetisi dari 1983 hingga 1994, Gresini berhasil meraih 21 kemenangan secara keseluruhan, menjadikan dirinya salah satu pembalap tersukses di kelas 125 cc kala itu.

Perjalanan karier sebagai manajer tim juga bisa dikatakan cukup impresif. Tim Gresini Racing berhasil meraih gelar juara dunia untuk pertama kalinya di tahun 2001 bersama pembalap Jepang, Daijiro Kato pada kelas 250 cc dengan mengendarai Honda NSR250.

Gresini Racing harus menunggu lama untuk bisa meraih kembali gelar juara dunia. Mereka baru bisa mengulanginya pada 2010, di mana Toni Elias keluar sebagai juara di kelas Moto2. Tahun 2018 tim Gresini kembali meraih kesuksesan, kali ini Jorge Martin menjadi juara dunia di kelas Moto3, dan meraih kemenangan di Moto E pada 2019 bersama Matteo Ferrari.

Fausto Gresini mengepalai Gresini Racing yang berlaga di berbagai kelas dan kategori balap motor. Di balapan Grand Prix Gresini tampil di seluruh kelas. Yakni Aprilia Racing Team Gresini (MotoGP), Federal Oil Gresini (Moto2), dan tim yang baru saja terbentuk setelah bekerjasama dengan perusahaan asal Indonesia: Indonesian Racing Gresini Moto3.

Gresini Racing juga berpartisipasi pada ajang MotoE dengan nama Trentino Gresini MotoE. Kejuaraan lainnya yang diikuti adalah CIV Moto3.



Simak Video "Mengenal Dimas Ekky Pratama, Pembalap Mandalika Racing Team Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(din/din)