Rabu, 09 Sep 2020 12:33 WIB

Seret Prestasi, Honda Disebut Kembangkan Motor Hanya untuk Marquez

Luthfi Anshori - detikOto
Repsol Honda Teams Spanish rider Marc Marquez takes part in the third MotoGP free practice session of the Andalucia Grand Prix at the Jerez race track in Jerez de la Frontera on July 25, 2020. (Photo by JAVIER SORIANO / AFP) Marc Marquez. Foto: AFP/JAVIER SORIANO
Jakarta -

Bersama Marc Marquez, Honda begitu perkasa dan seakan tidak terkalahkan di MotoGP. Tapi saat Marquez mengalami cedera dan melewati seri demi seri, Honda terlihat kewalahan dan tidak mampu bersaing memperebutkan podium di musim balap 2020.

Melihat fakta itu, ayah Jorge Lorenzo, Chicho Lorenzo, berpendapat bahwa Honda hanya fokus mengembangkan motor yang cocok untuk Marquez. Akibatnya, pebalap Honda lainnya kesulitan mengendarai RC213V yang diprogram hanya untuk gaya balap The Baby Alien itu.

"Marquez adalah pebalap yang sangat agresif dan dia harus bekerja keras untuk melatih ototnya. Dengan kekuatan dan agresivitasnya, dia pun berhasil menjinakkan motor dan mengendarainya sesuai yang diinginkan. Tapi di sisi lain, Honda kini memiliki masalah sangat serius. Mereka memutuskan untuk mengembangkan motor hanya untuk Marquez dan tidak ada orang lain yang bisa melaju cepat, bahkan saudaranya (Alex Marquez)," kata Chicho, dikutip dari Tuttomotoriweb.

Lanjut Chicho menjelaskan, Honda fokus mengembangkan motor untuk Marquez sejak pebalap itu datang pertama kali ke 'paddock' HRC MotoGP pada 2013 silam. Kehadiran Marquez secara perlahan juga mengebiri peran Dani Pedrosa sebagai pebalap utama Repsol Honda Team saat itu.

"Honda harus terus mengembangkan motor untuk Marquez, tetapi juga fokus membuat motor lain yang bagus untuk pebalap lain. Ketika Marquez tiba di Honda, motornya telah dikembangkan oleh Pedrosa dan mudah dikendarai," sambung Chicho.

"Dan ketika Marquez mulai memperoleh hasil yang lebih baik dari Dani, maka Honda mulai mengikutinya. Pedrosa adalah korban pertama. Anak saya (Jorge Lorenzo) juga mendapatkan motor yang sulit dikendarai. Kemudian dia juga mengalami cedera dan karena itu harus menyerah," bilangnya lagi.

Sebagai informasi, dalam 5 seri awal MotoGP 2020, Honda belum sama sekali menempatkan pebalapnya di podium. Cederanya Marquez disebut menjadi faktor utama melempemnya Honda.

Pada klasemen sementara MotoGP 2020, Honda hanya mampu menempatkan pebalap tim satelit, LCR Honda Idemitsu, Takaaki Nakagami, di posisi tertinggi nomor enam dengan poin 46. Sementara Alex Marquez (Repsol Honda Team) terjerembab di posisi ke-15 dengan 16 poin. Diikuti Cal Crutchlow (LCR Honda Castrol) di posisi ke-21 dengan raihan 7 poin.

Dari segi klasemen sementara konstruktor MotoGP 2020 pun, posisi Honda juga sangat menyedihkan. Hanya menempati urutan kelima dengan 46 poin, di bawah Suzuki dan KTM yang semula dianggap kuda hitam di ajang MotoGP.



Simak Video "MotoGP Teruel Masih Tanpa Rossi dan Marc Marquez"
[Gambas:Video 20detik]
(lua/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com