Bagaimana Rasanya Lompat dari Motor di Kecepatan 220 Km/Jam? Begini Curhat Vinales

Doni Wahyudi - detikOto
Senin, 24 Agu 2020 05:54 WIB
SPIELBERG, AUSTRIA - AUGUST 15:  Maverick Vinales of Spain and Monster Energy Yamaha MotoGP Team prepares to start in box during the MotoGP Of Austria - Qualifying at Red Bull Ring on August 15, 2020 in Spielberg, Austria. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images)
Maverick Vinales harus lompat dari motor yang melaju di kecepatan 220 km/jam (Getty Images/Mirco Lazzari gp)
Jakarta -

Bagaimana rasanya turun dari motor yang tengah melaju sangat cepat di tengah balapan? Cuma Maverick Vinales yang tahu jawabannya.

Vinales menjalani salah satu pengalaman yang mungkin paling absurd dan juga berbahaya saat tampil di MotoGP Styria, Minggu (23/8) malam WIB. Saat balapan tersisa 12 putaran, dia dipaksa menyerah karena ada masalah pada pengereman motornya.

Tak seperti banyak masalah teknis lain yang biasa dialami pebalap, Vinales menuntaskan race dengan cara mengerikan. Dia harus melompat turun dari motornya yang sedang ngebut di kecepatan 220 Km/jam.

Sangat jarang ditemui pebalap harus sampai terpaksa turun dari motornya saat melaju di kecepatan tinggi. Tapi langkah tersebut diambil Vinales lantaran M1 miliknya tak bisa dihentikan. Langkah berani itu dia ambil demi keselamatannya sendiri.

Setelah Vinales melompat turun, motornya terus melaju tanpa penumpang. Sampai akhirnya menabrak dinding pembatas lintasan dam terbakar.

"Saya mulai kehilangan pengereman sejak lap 4 dan seterusnya. Saya sudah melakukan yang terbaik. Saya mencoba menyalip (Andrea) Dovizioso, dan kemudian berhasil, tapi tiba-tiba di trek lurus dia membalap saya lagi," ucap Vinales dalam rilis yang diterima detikOto.

"Ini sungguh balapan yang berat, di mana kami sebenarnya bisa melakukan pekerjaan dengan baik, tapi karena kesalahan sendiri kami tak bisa ada di depan. Pastinya, kecelakaan hari ini luar biasa. Saya tak pernah merasakan sebelumnya, saat benar-benar kehilangan kemampuan pengereman dan harus melompat (dari motor)," lanjut rider asal Spanyol itu.

Apa yang terjadi di MotoGP Styria pada Vinales memperpanjang masalah Yamaha di musim ini. Sebelumnya mereka terkendala dengan mesin, di mana beberapa pebalapnya mengalami masalah baik saat balapan maupun ketika tampil di sesi latihan.

Yamaha sempat meminta supaya diizinkan membuka segel mesin dan melakukan perbaikan demi keamanan pebalapnya. Namun mereka kemudian membatalkan rencana tersebut. Kini pengereman yang gagal jadi tantangan baru buat Yamaha.

MotoGP Styria pada akhirnya dimenangi oleh Miguel Oliveira. Rider KTM Tech 3 asal Portugal itu memastikan meraih kemenangan pertamanya setelah dengan lihai menyalip Pol Espargaro dan Jack Miller jelang garis finis.



Simak Video "Kata Joan Mir dan Quartararo Saat Rossi Pensiun dari MotoGP"
[Gambas:Video 20detik]
(din/din)