Minggu, 10 Nov 2019 22:38 WIB

CEV 2019 Berakhir, Pebalap Astra Honda Optimistis Tatap Musim 2020

M Luthfi Andika - detikOto
Foto: Dok. Honda Foto: Dok. Honda
Jakarta - FIM CEV International Championship 2019 sesi akhir yang digelar pada 9-10 November 2019 di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol, berakhir. Tiga pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT), Mario Suryo Aji, Gerry Salim, dan Andi Farid "Gilang" Izdihar menuntas perjuangan balapnya di musim balap FIM CEV International Championship 2019.

Ketiga pebalap ini patut diajungi jempol, mengingat perjuangan yang mereka tempuh tidak mudah. Terlebih balapan ini didominasi pebalap tangguh negara Eropa ini, mereka mampu bersaing dan meningkatkan skill balap untuk mewujudkan mimpi sebagai pebalap yang membanggakan bangsa Indonesia.



Pada kelas CEV Moto3 Junior World Championship, Mario menutup balapan seri terakhir yang digelar dua kali pada posisi 17 di balap pertama dan posisi 26 karena kendala pengereman pada 6 lap terakhir. Pencapaian pebalap berusia 15 tahun pada tahun pertamanya balapan di benua Eropa ini mengantarkannya sebagai pebalap kompetitif dengan posisi ke-18 klasemen akhir.

CEV 2019 Berakhir, Pebalap Astra Honda Optimis Tatap Musim 2020Mario Suryo Aji Foto: Mohammad Luthfi Andika


"Waktu Race pertama sempat tidak percaya diri, karena kemarin sempat jatuh, dan finis di posisi 16. Pada race kedua saya coba push dari awal, namun pertengahan race kopling menggantung dan engine brake tidak mulus," ujar Mario usai race.

Mario mengatakan ajang CEV Moto3 Junior World Championship, jadi satu pelajaran berharga dalam karir balap dirinya.

Mario Suryo AjiMario Suryo Aji Foto: Mohammad Luthfi Andika


"Banyak pengalaman berharga selama balapan perdana saya di CEV tahun ini, terutama saat saya berhasil meraih podium saat finish posisi ke-4 di Estoril. Dari hasil balap satu musim ini, saya ingin tingkatkan lagi skill dalam gaya balap yang lebih agresif dan teknik pengereman yang tepat untuk dapat semakin kompetitif di balapan tahun depan," ujar Mario.

Gerry SalimGerry Salim Foto: Dok. Honda


Begitu juga yang dikatakan anak bangsa asal Surabaya, Gerry Salim. Gerry Salim mengatakan ajang ini merupakan ajang untuk meningkatkan skill balapnya, Gerry terus mengasah dirinya dengan berbagai latihan fisik dan balap selama tinggal di Eropa sepanjang musim balap CEV Moto2 European Championship tahun ini. Hasilnya, Gerry mengamankan posisi ke-17 klasemen akhir kendati tidak dapat balapan pada seri pamungkas di Valencia karena terjatuh pada sesi pemanasan, beberapa jam sebelum balapan dimulai.

"Sayang sekali saya terjatuh saat warm up karena ada masalah dengan shifting gear saat saya mencoba menurunkan kecepatan. Hal ini berdampak pada pada tulang selangka yang masih dalam proses penyembuhan akibat insiden di Aragon. Namun pengalaman balap sepanjang musim CEV tahun ini banyak menempa skill saya untuk bekal balapan saya di ajang balap lainnya. Hara" ujar Gerry.



Pebalap AHRT lainnya, Andi Gilang mengatakan dirinya juga ikut mengasah skill balapnya pada CEV Moto2 European Championship 2019 pada 4 seri yang digelar dari total 8 seri penyelenggaraan.

Pada balapan yang diikutinya, Andi mampu tampil maksimal dengan menempati posisi 10 besar pada 3 balapan yang digelar. Di seri pamungkas, Andi pun turut tampil untuk terakhir kalinya. Namun sayang, motor yang ditungganginya mengalami kendala teknis sehingga harus finish bersama group pebalap terakhir. Dari 4 seri yang diikuti, Andi menutup dengan posisi ke-14 klasemen akhir.

Andi GilangAndi Gilang Foto: Mohammad Luthfi Andika


"Sayang sekali hasil seri terakhir ini tidak sesuai harapan saya dapat finish 10 besar, seperti pada 3 balapan sebelumnya dimana saya bisa finish pada posisi 5 hingga 8. Pengalaman balap di CEV Moto2 ini menjadi bekal balapan tahun depan di GP Moto2, terutama terkait setting motor yang terbaik. Sehingga perindahan gigi menjadi keras," kata Andi.

Andi SalimAndi Salim Foto: Mohammad Luthfi Andika


Andi pun berharap pengalaman balap pada ajang CEV Moto2 European Championship 2019 ini menjadi pengalaman berharga, dan bisa menatap dunia balap lebih baik lagi.

"Semoga saya dapat menjadi pebalap kompetitif pada balapan tingkat dunia tersebut," ujar Andi Gilang.

Pembinaan Berjenjang

FIM CEV International Championship merupakan bagian dari penggemblengan para pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) sebelum menghadapi pertarungan balap tertinggi di Grand Prix. Dari pembinaan di ajang balap yang tingkat kompetisi balapnya satu level di bawah Grand Prix MotoGP, telah dicetak pebalap-pebalap tangguh Tanah Air yang menjadi kebanggaan bangsa.

Tahun lalu, Dimas Ekky Pratama yang sempat mengasah skill balap CEV Moto2 European Championship berhasil terpilih balapan di jenjang lebih tinggi, yakni Grand Prix Moto2 semusim penuh. Tahun depan, pebalap asal Bulukumba, Andi Gilang, dipastikan akan menjadi satu-satunya pebalap Indonesia yang balapan satu musim penuh Grand Prix Moto2 2020.

Gerry Salim yang pernah menjadi juara umum ARRC kelas 250cc dan balapan di CEV Moto3 pun mendapat pengalaman berbeda yang menambah skill balapnya saat balapan di CEV Moto2 tahun ini. Sementara itu, Mario Suryo Aji semakin kuat mengasah skill balapnya sepanjang musim balap CEV perdananya.

President Director AHM Toshiyuki Inuma, yang turut hadir menyaksikan aksi pebalap binaanya pada seri pamungkas di Valencia, Spanyol, mengatakan hasil balap di CEV International Championship tahun ini diharapkan dapat semakin menempa pebalap untuk menyiapkan diri mereka secara skill, fisik, maupun mental menghadapi berbagai ajang balap, mulai dari balapan tingkat lokal, regional Asia, kejuaraan di Eropa seperti FIM CEV International Championship, maupun dalam mewujudkan mimpi balapan dengan hasil kompetitif di balapan dunia Grand Prix MotoGP.

"Setahap demi setahap, pebalap kami terus meningkatkan skill balapnya. Hasil balap di CEV akan dievaluasi untuk memberikan pembinaan balap yang paling tepat untuk pebalap kami. Kami akan terus memperkuat pembinaan balap berjenjang bagi pebalap muda Indonesia, yang dimulai dari Astra Honda Racing School hingga ke MotoGP", ujar Toshiyuki Inuma.
Halaman
1 Tampilkan Semua

(lth/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com