Kamis, 02 Mei 2019 10:59 WIB

Beda Moto3, Moto2, dan MotoGP, Sudah Tahu?

Luthfi Anshori - detikOto
Beda Moto3, Moto2, dan MotoGP
Jakarta - Kasta balap motor paling bergengsi di dunia saat ini dibagi menjadi 3 kelas, yakni Moto3, Moto2, dan paling tinggi MotoGP. Ketiga kelas tersebut dibedakan dari segi kapasitas mesin, konfigurasi mesin, jenis mesin yang diusung, dan regulasi bobot motor plus pembalap.

Akun instagram MotoGP, melalui sebuah video infografis, memberi penjelasan singkat soal perbedaan mendasar antara Moto3, Moto2, dan MotoGP. Pertama dari segi rangka ketiga kelas motor balap ini ternyata memakai rangka atau sasis prototipe. Artinya bukan rangka motor yang dijual secara umum di pasaran.



Lalu yang kedua dari jenis mesin, Moto3 dan MotoGP menggunakan mesin prototipe yang dikembangkan secara mandiri oleh tim balap. Sedangkan Moto2 pakai mesin produksi massal, basisnya dari mesin Triumph Street Triple.

Masih dari bagian mesin, Moto3 pakai konfigurasi 1 silinder, Moto2 pakai mesin 3 silinder, dan MotoGP 4 silinder. Sementara untuk kapasitasnya, Moto3 pakai kapasitas mesin 250cc, Moto2 765cc, dan MotoGP 1.000cc.



Bicara perkiraan power maksimum, Moto3 sanggup mencatat angka 60 dk, Moto2 140 dk, dan MotoGP 250 dk. Beda output tenaga tentunya berbanding lurus dengan kecepatan maksimum yang dihasilkan. Contoh di Moto3, kecepatan maksimumnya bisa sampai angka 245 km/jam, Moto2 295 km/jam, dan MotoGP 350 km/jam.

Menyoal regulasi bobot motor dan pembalap, di Moto3 pembalap dan motor minimal harus punya bobot 152 kg, sementara di Moto2 motor dan pembalap minimal punya bobot 217 kg. Dan khusus untuk MotoGP, minimal motor harus punya bobot 157 kg, sementara untuk berat badan pembalap tidak masuk aturan. (lua/rgr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com