Jumat, 16 Nov 2018 08:26 WIB

Mobil LCGC Bisa Buat 'Ngesot' Tidak?

Ridwan Arifin - detikOto
Foto: M. Luthfi Andika Foto: M. Luthfi Andika
Jakarta - Drift merupakan salah satu balapan yang sangat populer, butuh teknik dan performa mobil yang mumpuni agar mobil bisa ngesot di jalanan. Tentu kita melihat kebanyakan mobil sedan yang terbiasa melakukan drifting.

Jenis mobil Low Cost and Green Car (LCGC) atau mobil ramah lingkungan diketahui sekarang menjadi mobil populer di Indonesia, tapi Otolovers yang ingin ngesot pakai mobil ini sebaiknya diurungkan ya.

Soalnya bobot dan tubuh LCGC yang memang hanya didesain untuk penggunaan sehari-hari walhasil kemungkinan besar akan terguling saat dilakukan drift.

"Yang pertama itu mobilnya pasti harus Real Wheel Drive dan harus sedan nggak boleh minibus bisa kebalik nanti, kalau LCGC sudah pasti nggak bisa karena menggunakan penggerak roda depan dan tidak diperuntukkan (Drifting), dia kan typical comfort," ungkap drifter Indonesia, Akbar Rais saat berbincang dengan detikOto, di The Palace, SCBD, Jakarta Pusat, Kamis (15/11/2018).



Oleh karena itu, mengapa mobil sedan selalu dipilih dalam ajang drifting karena bobotnya serta ground clearance-nya sesuai dengan karakter Drifting.

"Sedangkan biasanya yang dipakai untuk mobil drifting typical lebih rigid, contohnya sedan kan dibuat untuk rigidnya mereka memperhatikan dari sasisnya juga itu pengaruh juga soalnya," sambung Akbar.
Akbar Rais merupakan drifter profesional Indonesia, ia tak ketinggalan ikut berpartisipasi pada puncak gelaran Intersport World Stage bersama Alinka Hardianti pada 17 - 18 November 2018 di di The District Street, BSD City, Tangerang.




Tonton juga 'Nonton Aksi Drifter Ternyata Seru Juga!':

[Gambas:Video 20detik]

(riar/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com