Jumat, 05 Okt 2018 13:47 WIB

Kenalan dengan Sirkuit Thailand yang Jadi Host MotoGP

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Sirkuit Buriram Foto: AFP/Lillian Suwanrumpha Sirkuit Buriram Foto: AFP/Lillian Suwanrumpha
Buriram - MotoGP akan melangsungkan seri Thailand di Chang International Circuit, Buriram, Thailand. Ini merupakan seri Thailand pertama kali untuk MotoGP.

Namun, dalam siaran persnya Ducati mengaku bahwa pabrikan asal Italia itu sudah familiar dengan sirkuit di Thailand ini. Terlebih, Ducati memenangkan balapan Superbike di sirkuit tersebut dengan pebalap Chaz Davies.

Tim Ducati tetap diperkuat oleh Jorge Lorenzo--yang menjalani proses penyembuhan cedera sejak kecelakaan di MotoGP Aragon--juga Andrea Dovizioso untuk balapan di Thailand.



"Ducati Dovizioso menempuh kecepatan sampai 334,30 km/jam selama tes pramusim, yang merupakan rekor kecepatan tertinggi di trek Buriram," tulis Ducati dalam siaran resminya.

Sirkuit Buriram ini cukup unik. Sirkuit memiliki total 12 tikungan dan 7 titik pengereman dengan dua bidang yang sangat berbeda. Pengereman terkuat terjadi di tikungan ketiga. Setelah menempuh kecepatan sampai 330 km/jam, rider harus mengerem hingga 75 km/jam di jarak 240 meter dalam 5,5 detik.




Lintasan lurus sebelum tikungan 3 jaraknya cukup panjang, mencapai 1.000 meter. Ini merupakan lintasan lurus terpanjang kelima dalam kalender MotoGP setelah Austin, Mugello, Argentina, dan Catalunya. Seperti diketahui, Ducati jago melahap lintasan lurus yang panjang.

Namun tantangannya Sirkuit Buriram ini adalah temperatur aspalnya yang bisa mencapai 60ºC. Itu merupakan salah satu faktor yang paling mengkhawatirkan karena ban dapat mencapai lebih dari 150ºC sehingga menyebabkan kehilangan grip.

Fastest lap untuk sebuah mesin MotoGP di Buriram adalah 1'29.781.

Dikutip dari Racing Circuit Info, Sirkuit Buriram mulai dibangun pada Maret 2013 dengan total biaya mencapai 38 juta poundsterling atau sekitar Rp 748,2 miliar. Mengontrak desainer sirkuit kenamaan asal Jerman, Hermann Tilke, Sirkuit Buriram dibangun dengan cepat. Pada September 2014 seluruh bagian utama lintasan sudah selesai dibangun.

FIA yang melakukan inspeksi sebulan kemudian langsung memberikan Grade 1. Disebutkan kalau pada awalnya trek sebenarnya hanya ditarget untuk memenuhi Grade 2, namun dalam perkembangannya didorong hingga mencapai level terbaik.

Itu artinya Sirkuit Buriram bisa menggelar balapan Formula 1. Kabarnya Thailand memang tengah mengupayakan akan membawa balapan tersebut ke negaranya, kans yang dianggap terbuka setelah Sirkuit Sepang tak lagi menjadi tuan rumah.

Sirkuit Buriram didesain dengan standar tinggi dan juga modern. Mereka punya kemampuan untuk menggelar balapan malam. Hala lainnya, di dalam area ada dua kolam besar yang berfungsi menjaga sirkulasi udara demi mengurangi kelembaban udara yang tinggi di Thailand.

Balapan perdana yang dilangsungkan di sirkuit tersebut adalah Seri Super GT pada 4-5 Oktober 2014. Sejak saat itu beberapa balapan top dunia mampir di sana, seperti Superbike dan World Tour Car Championship (rgr/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed