Wah, Pedrosa Sudah Naik Motor dari Umur 4 Tahun

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Senin, 16 Jul 2018 18:00 WIB
Dani Pedrosa. Foto: Mirco Lazzari gp/Getty Images
Jakarta - Pebalap Repsol Honda, Dani Pedrosa, memutuskan untuk mengakhiri kariernya di balapan MotoGP. Pedrosa ternyata sudah mulai naik motor sejak usia dini.

Dikutip dari laman resmi HRC, Pedrosa sudah mengenal motor sejak usia 4 tahun. Kala itu, Pedrosa mulai naik motor pertamanya, sebuah motor kecil. Tapi, Pedrosa tentu menjalankan motornya di lingkungan tertutup, bukan di jalan raya.

Dua tahun kemudian, Pedrosa mulai mengenal balapan. Pada usianya yang keenam tahun, Pedrosa menunggangi motor mini untuk balapan.



Sepeda motor lainnya mengikuti kemudian, begitu juga sirkuit dan balapan dengan teman-teman. Dia melakukan itu untuk senang-senang, bahkan tidak terbayang masa depan menjadi pebalap MotoGP seperti saat ini.

Pada 1996, ketika Pedrosa menginjak usia 10 tahun, dia mengikuti Spanish Minibike Championship, sebuah kejuaraan motor mini di negara asalnya, Spanyol. Pedrosa mulai mengikuti balapan di sirkuit karting seluruh Spanyol. Orang tuanya selalu mengiringi langkah Pedrosa saat balapan.

Pada balapan pertama, Pedrosa finis di posisi keenam. Motornya kala itu bermasalah pada bagian knalpot sehingga tidak bisa menjadi yang tercepat. Tapi pada balapan keduanya, Pedrosa berhasil mendapatkan podium pertamanya.

Pedrosa sangat menikmati pengalamannya. Setelah berhasil menduduki posisi kedua di musim pertamanya, dia memutuskan untuk mengikuti kejuaraan yang sama pada tahun berikutnya.

Sayangnya, beberapa hari sebelum musim 1997, Pedrosa terkena cacar air bahkan dia tidak bisa memakai helm. Pada akhir tahun ia menyelesaikan musim balapan di posisi ketiga.



Meski berhasil merebut gelar pada 1998, Pedrosa masih menganggap balapan hanya sebuah hobi. Pedrosa ingin mengikuti seri promosi populer pada saat itu, tapi karena kurangnya sarana dan dukungan, dia memutuskan untuk meninggalkan balap motor dan fokus ke sepeda gunung.

Ketika Pedrosa baru saja mendapatkan lisensi balap sepeda, keluarganya mendengar bahwa Movistar Activa Cup, sebuah seri promosi dengan motor kompetisi, sedang digelar. Langkah yang bagus untuk Pedrosa dari motor kecil ke motor balap sungguhan.

Pada 1999, keluarga Pedrosa mengirimkannya untuk uji coba di sirkuit Jarama di Madrid. Sepekan sebelumnya, dia berlatih ekstra dengan motor yang memiliki girboks di area industri dekat rumahnya. Dia berlatih menggunakan motor pinjaman.

Uji coba di sirkuit pun dilakukan. Awalnya dia gugup, motornya sangat tinggi sehingga kakinya tidak bisa menapak ke tanah. Dari 25 pebalap yang mengambil bagian, hanya tiga yang dipilih. Dani Pedrosa salah satunya.

Kenangan itu pula yang membuat Pedrosa sempat menitikkan air mata saat mengumumkan bakal pensiun. Musim depan, Pedrosa tak lagi balapan di MotoGP.

"Sejujurnya banyak (momen yang tak terlupakan). Tapi, satu momen yang sangat saya ingat adalah ketika saya memulai balapan di Jarama," kata Pedrosa yang menitikkan air mata.

"Saya sangat kecil dan saya tidak membayangkan ketika begitu banyak pebalap berada di sana tapi saya yang dipilih. Dari momen itu sampai sekarang luar biasa bagi saya," sambung pebalap dengan nomor khas 26 itu. (rgr/ddn)