Minggu, 20 Mei 2018 20:11 WIB

Cara Mengerem Marquez Lebih Liar dari Valentino Rossi

Dina Rayanti - detikOto
Rossi mengerem dengan penuh perhitungan. Foto: Mirco Lazzari gp/Getty Images Rossi mengerem dengan penuh perhitungan. Foto: Mirco Lazzari gp/Getty Images
Jakarta - Ada yang mengatakan gaya balap Valentino Rossi dan Marc Marquez memiliki kesamaan. Itulah yang bisa membuat keduanya meraih gelar juara.

Namun, sekilas tampak sama-sama nekat saat berkendara rupanya keduanya memiliki perbedaan terlebih saat melakukan pengereman.


Perbedaan gaya berkendara tersebut sangat bermanfaat untuk para pabrikan komponen MotoGP mengembangkan produknya. Perusahaan rem Brembo misalnya. Rossi sering memberikan komentarnya terkait sistem pengereman rem Brembo.

Rossi dikenal memiliki teknik pengereman yang sangat efektif dan penuh perhitungan. Pebalap asal Italia itu biasanya mengerem dengan jarak beberapa meter ke pengendara di depannya untuk membalap sembari menurunkan kakinya terutama saat di tikungan.


Kepekaan Rossi sepanjang karirnya membalap, cara mengerem Rossi sudah terpola dan tidak pernah dadakan. Di setiap tikungan, Rossi memilih untuk mengendalikan roda depan untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan. Itu sebabnya Rossi jarang terjatuh.

Sementara Marquez mengerem dengan cara lebih liar seperti ditulis dalam situs Brembo yang dilihat detikOto, Minggu (20/5/2018). Itulah yang menyebabkan Marquez terlihat sering jatuh.


Bedanya dengan Rossi, Marquez tak memaksimalkan ban depan saat mengerem. Tak heran motor yang dikendarai Marquez Honda RC213V menggunakan diameter rem cakram yang lebih kecil terkecuali saat di Sirkuit tertentu seperti Motegi.

Marquez di sisi lain juga mengadopsi gaya berkendara melibatkan badan dan tubuh saat di tikungan sehingga bisa membuka gas dengan maksimal usai tikungan. Ia juga bahkan bisa mengontrol kecepatan tinggi saat di tikungan. (dry/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed