Minggu, 06 Mei 2018 15:07 WIB

Aksi Drifter 'Bakar' Ban Mobil Hibur Masyarakat Pondok Cabe

Ruly Kurniawan - detikOto
Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Drifting 2018 Foto: M. Luthfi Andika Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Drifting 2018 Foto: M. Luthfi Andika
Tangerang Selatan - Suara ban berdecit di aspal yang mengeluarkan asap tebal disambut antusias pengunjung di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Drifting 2018 putaran pertama.

Bertempat di area Skadron 21, Pondok Cabe, Tangerang Selatan, ajang yang bertajuk Super Drift 2018 ini menjadi salah satu tempat menarik bagi keluarga untuk menghabiskan akhir pekan. Menurut pantauan detikOto, siang ini cukup banyak keluarga yang berada di kawasan Tangerang Selatan berbondong-bondong mendatangi lokasi.

Tujuannya satu, yaitu untuk menghabiskan akhir pekan bersama keluarga. Soalnya, acara mobil drift yang melibatkan berbagai ahli cukup jarang dinikmati secara langsung. Terlebih Super Drift 2018 dibuka secara umum. Skadron 21 di Pondok Cabe dipilih sebagai tempat digelarnya putaran pertama Kejurnas Drifting 2018 lantaran lokasinya yang strategis dan memiliki karakter yang sesuai untuk menggelar olahraga drifting. Selain luas, Skadron 21 juga mudah dijangkau oleh para peserta yang datang dari berbagai daerah. Begitu juga bagi para penonton atau pecinta olahraga drifting yang hendak menyaksikan keseruan Kejurnas Drifting 2018.


Penonton Kejurnas Drifting putaran pertama di Pondok CabePenonton Kejurnas Drifting putaran pertama di Pondok Cabe Foto: Ruly Kurniawan


"Biasanya kan lewat video game atau film saja. Nah ini nonton drift secara langsung. Jadi penasaran. Anak saya antusias sekali ini," kata Doni, salah satu keluarga yang mendatangi helatan tersebut saat berbincang bersama detikOto di Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Minggu (6/5/2018).

"Mobilnya keren-keren. Kayak di film-film balap," ucap Mona yang datang bersama ayah dan ibu serta adiknya di helatan yang sama.

Masih di kesempatan yang sama, Poedio Oetojo selaku Sekretaris Olahraga Ikatan Motor Indonesia (IMI) pusat yang mewakili IMI mengatakan memang drifting adalah salah satu olahraga kendaraan roda empat yang menghibur. Bahkan proporsinya adalah 50:50, sehingga Super Drift 2018 dibuka secara umum.


"Drift adalah salah satu olahraga mobil yang memiliki entertainment besar. Sampai 50:50 kalau bisa dibagi dengan olahraganya itu sendiri. Jadi kita buka secara umum," katanya kepada detikOto.

Lagipula, dengan banyaknya penonton dan sorak-sorai mereka, para pembalap menjadi lebih semangat dan mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Sehingga gelaran drift menjadi lebih menarik.

"Kan kalau ramai yang tonton para pebalapnya jadi lebih serius dan bersungguh-sungguh. Mereka menampilkan peforma terbaiknya. Jadi bisa memotivasi," kata Poedio.

"Untuk para pemuda yang nonton juga bisa termotivasi bila ingin menjadi drifter Indonesia," tutupnya.

Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Drifting 2018 ini memang diharapkan dapat menjadi ajang pembuktian bagi para drifter nasional dalam menunjukkan kualitas cabang olahraga drifting Tanah Air yang saat ini terus berkembang dengan pesat.

Hal ini diungkapkan langsung oleh M. Yoki Arafat, SE selaku Ketua Promotor Nasional dari PT. Eka Surya Alam yang bertindak sebagai penggagas Kejurnas Drifting 2018. "Lewat Kejurnas Drifting 2018, kami berharap para drifter Indonesia semakin dapat menunjukkan prestasi mereka di skala nasional. Hal ini tentunya dapat berdampak pada perkembangan olahraga otomotif, khususnya kancah drifting yang belakangan ini terlihat semakin digemari," ungkap Yoki.

PT. Eka Surya Alam sendiri adalah Promotor Nasional (Pronas) pemegang lisensi resmi yang dikeluarkan langsung oleh Ikatan Motor Indonesia (IMI) untuk dapat menggelar Kejurnas Drifting. Kepercayaan dan dukungan yang diberikan IMI menjadi suatu dorongan bagi PT. Eka Surya Alam untuk terus memberikan yang terbaik bagi kemajuan olahraga drifting Tanah Air. Di tahun ini, PT. Eka Surya Alam turut menggandeng Maximus Management & Communication sebagai EO pelaksana ajang Kejurnas Drifting 2018.

Kejurnas Drifting 2018 memperlombakan sebanyak 5 kelas, yang terdiri dari 3 kelas utama (Pro, Rookie, Driftstar). Sedangkan 2 kelas tambahan (Supporting Class) akan mempertandingkan mobil-mobil berjenis retro / pick up dan front wheel drive (FWD). PT. Eka Surya Alam juga telah membuka pendaftaran untuk putaran pertama melalui laman Instagram resmi Kejurnas Drifting 2018, yaitu @superdriftindonesia2018. Hadiah utama berupa motor dan uang tunai senilai jutaan rupiah pun telah disiapkan oleh PT. Eka Surya Alam bagi para drifter yang berhasil keluar sebagai juara di akhir musim kompetisi.

"Kami berterima kasih untuk dukungan para sponsor yang telah bekerja keras selama ini untuk menjadikan kejurnas Drifting 2018 dapat terlaksana. Kita semua tentu mengharapkan agar semuanya dapat berjalan lancar sesuai yang telah direncanakan," pungkas Yoki.

Usai menggelar putaran pertama pada 5 dan 6 Mei, PT. Eka Surya Alam siap menggelar putaran kedua dan ketiga dari Kejurnas Drifting 2018 yang menurut rencana masing-masing akan dilaksanakan pada bulan Agustus dan Desember mendatang.

(ruk/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com