Minggu, 15 Apr 2018 19:26 WIB

Jarak 201 Meter, Motor Honda Jadul Ini Butuh 8,4 Detik Saja

Deni Prastyo Utomo - detikOto
Drag Bike (Foto: Deni Prastyo Utomo) Drag Bike (Foto: Deni Prastyo Utomo)
Surabaya - Ribuan bikers pencinta motor Honda Cup keluaran tahun 1950, 1970, 1990 saling beradu kecepatan di perlintasan Sirkuit Gelora Bung Tomo dalam acara Soerobojo Cup Day 2018. Kecepatan motor tak kalah dengan motor sport terkini.

Dalam Event lomba drag bike berjarak 201 meter tersebut merebutkan Piala Walikota Surabaya dan Poltesbates Surabaya diikuti 215 peserta dari Jawa Tengah, Jawa Timur dan Bali, Kalimantan dan Sumatera.

"Untuk peserta drag bike ada 215 peserta, sedang untuk komunitas Honda Cup mulai tadi malam mencapai 4 ribu yang hadir dari berbagai kota," kata Ketua Panitia Suroboyo Cup Day 2018 Nono Samandiman di sela-sela drag bike Honda C50, C70 dan C90 di Sirkuit Gelora Bung Tomo,Minggu (15/4/2018).

Untuk kelas drag bike sendiri terbagi dalam tiga kelas yakni kelas standar 50 cc, kelas 115, FFA dan braket 10 detik. Motor keluaran tahun 50, 70 dan 90 tersebut di dalam perlintasan tak kalah dengan motor sport. Sebab motor yang terbilang lawas tersebut bisa menembus 8,4 detik dengan jarak 201 meter.

Drag Bike Honda C50, C70 dan C90Drag Bike Honda C50, C70 dan C90 Foto: Deni Prastyo Utomo


"Untuk tahun ini waktu tercepat bisa mencapai 8,4 detik. Akan tetapi belum bisa memecahkan rekor tahun lalu yang bisa menembus 8,2 detik," kata Nono.

Selain itu peserta juga bisa didiskualifikasi meski sudah meraih juara. Sebab seusai pertandingan, panitia melakukan scrutineering (pemeriksaan teknis kendaraan seperti mengecek kapasitas mesin) para pemenang di semua kelas drag bike.

"Jika yang merebut kelas 115 tapi komponen batas toleransi mesin yang melebihi kapasitas saat dicek terakhir maka akan kami diskualifikasi. Jadi nomor selanjutnya yang bisa menjadi juara," ujar Nono.

Selain drag bike dalam even ini juga ada fun game yang diikuti oleb peserta Soeroboyo Cup Day 2018. Pihak panitia mengelar agar bisa menghilangkan rasa jenuh dan bosan bagi pengujung yang tidak mengikuti drag bike. "Kami gelar juga lomba Drag Dorong, modifikasi, slalom dorong dan safety riding, itu semua hanya bersifat fun games, " ungkap Nono.


(ddn/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed
Layar Pemilu
×
Persepsi Korupsi Jelang Pesta Demokrasi
Persepsi Korupsi Jelang Pesta Demokrasi Selengkapnya