Senin, 01 Jan 2018 16:38 WIB

Begini Cara Mengangkut Mobil F1 di Setiap Seri Balapan

Dina Rayanti - detikOto
Foto: Screenshot Youtube RacerThoughts Foto: Screenshot Youtube RacerThoughts
Paris - Ajang balap mobil Formula One (F1) setiap tahun digelar. Tak hanya di satu negara atau satu benua saja, balapan berlangsung berpindah-pindah dari negara satu ke negara lain yang jaraknya cukup jauh.

Selang waktu antara seri satu dengan seri berikutnya juga tak lama, paling hanya dua minggu saja. Terbayang tidak Otolovers bagaimana para tim F1 ini mengangkut mobil-mobil dan perlengkapan logistik di setiap seri?

Mengutip akun Youtube RacerThoughts, Senin (1/1/2018), masing-masing tim F1 menempuh jarak sekitar 160.000 km dalam setahun untuk mengikuti balap atau sekadar sesi tes saja.

Logistik yang diangkut pun tidak ringan, karena bobot logistik mencapai 50 ton yang harus dibawa sekaligus. Dalam hal ini, mereka menggunakan jasa angkut DHL agar semua bisa tepat waktu sehingga balapan berjalan dengan lancar. Apalagi untuk balapan yang hanya berselang seminggu saja.


Sama seperti halnya mengangkut logistik MotoGP, logistik F1 juga diangkut melalui darat, laut, dan udara. Karena rata-rata tim F1 bermarkas di benua Eropa, maka ketika balap berlangsung di benua biru itu, logistik diangkut dengan menggunakan truk melintasi jalur darat.

Logistik yang diangkut itu antara lain mobil, suku cadang, ban, hingga bahan bakar. Tapi tak semuanya diboyong dalam satu truk ya, melainkan dengan truk yang terpisah.

Nah yang lebih sulit itu kalau balapan berbeda benua nih Otolovers, misalnya dari benua Eropa kemudian seri selanjutnya di benua Asia. Tiga kombinasi antara truk, kapal, dan pesawat digunakan untuk mengangkut logistik F1 itu.


Barang-barang yang diangkut pun dibedakan menjadi dua grup yaitu antara 'Critical' dan 'Non-Critical'. Yang termasuk ke dalam komponen kritikal antara lain sasis, mesin, sayap mobil, komputer, dan perlengkapan IT yang berhubungan dengan mobil. Sementara yang termasuk ke dalam bagian Non-Critical adalah komponen dalam garasi seperti peralatan bengkel, perlengkapan catering, hingga banner iklan.

Perlengkapan Critical diangkut menggunakan pesawat kargo. Mobil tersebut dimasukkan ke sebuah kerangkeng yang didesain khusus agar bisa cukup diangkut dalam pesawat kargo.

Ada tujuh pesawat kargo DHL yang memang khusus untuk mengangkut logistik Critical tim F1 ini kemudian nantinya baru diangkat menggunakan truk setibanya di seri balap digelar.

Berbeda dengan bagian Critical, bagian-bagian Non-Critical diangkut menggunakan lima peti kemas yang sudah diatur sedemikian rupa jadwal pengirimannya. Dengan begitu kebutuhan logistik F1 bisa sampai tepat waktu.

Usai balapan, semua logistik langsung dikemas secepat mungkin. Tim hanya diberikan waktu 3-6 jam untuk membereskan semuanya dan kemudian baru ditangani oleh DHL.

Logistik tersebut selanjutnya diangkut ke bandara sebelum akhirnya harus kembali dimasukkan ke pesawat kargo untuk diterbangkan ke negara berikutnya seri balap akan berlangsung.


Untuk balapan yang berlangsung hanya selang seminggu, tim hanya diberikan waktu 36 jam untuk membereskan semua perlengkapan logistik sebelum latihan berlangsung pada hari Jumat (balapan biasanya berlangsung Minggu).

Manajemen waktu yang baik sangat dibutuhkan kala bicara soal pengangkutan logistik F1 ini. Jika tak tepat maka tim itu sendiri yang bakalan rugi nih Otolovers.

(dry/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed