Jelang MotoGP 2016

MotoGP 2016: Musim Baru, Perseteruan Lama

Doni Wahyudi - detikOto
Jumat, 11 Mar 2016 13:26 WIB
Foto: Getty Images Sport/Mirco Lazzari gp
Jakarta - ECU dan ban baru membuat MotoGP 2016 mengalami perubahan besar dibanding musim sebelumnya. Yang tak berubah adalah rivalitas para pebalap: Jorge Lorenzo, Marc Marquez, Valentino Rossi, dan Dani Pedrosa.

Sejak musim 2015 berakhir beberapa pebalap sudah mengantisipasi adanya perubahan besar pada tunggangan mereka di 2016. Penyeragaman ECU dan pergantian ban dari Bridgeston ke Michelin jelas menuntut seluruh rider beradaptasi dengan cepat untuk bisa memaksimalkan potensi tunggangannya.

Electronic Control Unit (ECU) yang harus dipakai seluruh tim MotoGP musim ini adalah kembangan Magneti Marelli. Sebelumnya setiap tim pabrikan (Honda, Ducati, Yamaha) memproduksi sendiri komponen ECU tersebut. Di musim 2015 lalu ECU bikinan Magneti Marelli sudah terpasang di motor Suzuki dan motor lain yang masuk kategori 'Open'.

Teknologi ECU produksi Magneti Marelli diklaim tidak semaju buatan Honda, Ducati dan Yamaha. Karena itulah sejak awal rencana penerapan ECU yang seragam ini Honda menentang keras. Dalam sesi tes di akhir tahun lalu, Marquez dan Rossi menyebut ECU baru adalah langkah mundur untuk tunggangannya.

Perubahan besar lain adalah datangnya Micelin menggantikan Bridgeston sebagai pemasok ban. Sejauh ini beberapa pebalap sudah menyatakan puas dengan kondisi ban belakang pabrikan asal Prancis itu, tapi tidak dengan ban depan. Usai tes pramusim terakhir di Qatar, pekan lalu, beberapa pebalap mengeluhkan kondisi ban mereka. Meski sudah dirasa oke saat dipakai di Sepang, situasinya jadi berbeda ketika dipakai di Losail karena dinilai kurang punya grip.

Terlepas dari hal-hal teknis tersebut, MotoGP 2016 akan sangat dinantikan tekait bagaimana para pebalap bereaksi usai menjalani musim yang luar biasa panas di 2015. Ingat bagaimana Lorenzo dan Rossi bersaing menjadi juara hingga seri terakhir? Ingat bagaimana Marquez dituding sebagai 'orang ketiga' yang mengacaukan persaingan? Juga soal insiden tendangan di Sepang?

Semua itu membuat datangnya musim balap 2016 menjadi sangat dinantikan. Publik akan menantikan bagaimana kelanjutan relasi Rossi dengan Marquez, juga bagaimana Lorenzo yang selalu gagal mempertahankan gelar juara dunia akan berupaya menjaga takhtanya, atau upaya si 'Baby Alien' meraih titel juara dunianya yang ketiga setelah banyak dipecundangi tahun lalu.

Di sisi lain, setelah begitu dekat dengan titel juara yang ke-10, Rossi dikejar waktu untuk segera memparipurnakan kariernya. Kontrak Rossi bersama Yamaha habis di akhir tahun ini, dengan usia yang sudah 37 tahun The Doctor tak punya banyak kesempatan lagi.

Pedrosa? Dia harus banyak berdoa untuk tidak laga didera cedera parah. Pedrosa tampil luar biasa baik di penghujung musim lalu setelah empat kali naik podium di lima balapan terakhir.

Persaingan empat pebalap teratas itu diprediksi tidak akan mulus. Duo Ducati, Andrea Dovizioso dan Andrea Iannone, sudah beberapa kali menunjukkan di musim lalu karena mereka punya daya saing yang layak diperhitungkan. Fakta bahwa Ducati ikut mengembangkan ECU Magneti Marelli bisa menjadi keuntungan besar untuk pabrikan asal Italia itu.

Dari jumlah seri, akan ada 18 balapan yang digelar mulai dari 20 Maret sampai 13 November. MotoGP Austria kembali masuk kalender setelah absen 19 tahun, sementara seri Indianapolis tidak ada lagi setelah menjadi tuan rumah sejak 2008. Perubahan lain adalah soal gelaran MotoGP Belanda, jika sebelumnya selalu dihelat pada hari Sabtu maka untuk tahun ini eventnya dipindahkan ke hari Minggu.

Line Up MotoGP 2016

Ducati Team
Andrea Dovizioso
Andrea Iannone

Aprilia Racing Team Gresini
Stefan Bradl
Alvaro Bautista[6]

Avintia Racing
Héctor Barberá
France Loris Baz

Octo Pramac Yakhnich
Danilo Petrucci
Scott Redding

Team Suzuki Ecstar
Maverick Viñales
Aleix Espargaró

Repsol Honda Team
Dani Pedrosa
Marc Márquez

LCR Honda
Cal Crutchlow

Monster Yamaha Tech 3
Bradley Smith
Pol Espargaro

Marc VDS
Jack Miller
Tito Rabat

Movistar Yamaha MotoGP
Valentino Rossi
Jorge Lorenzo

Aspar MotoGP Team
Eugene Laverty
Yonny Hernández (din/ddn)